Kisah Cinta Perantau Jalanan

Indahnya duniaku

Sering aku tidak bisa melihat indahnya dunia, seluruh pandanganku dipenuhi olehmu. wajah indah, senyuman dan sempurnanya ragamu, selalu terlihat disaat kedua kelopak mataku terbuka.

Kini ragamu adalah duniaku, senyumanmu, tawamu menjadi pemandangan indah buatku. disaat aku ingin berlibur, dikala hatiku sendu dan tawa tidak lagi bersamaku

Bandung, juni 2008

Perantau Jalanan

Ketika kuarungi hidup keluar dari kelahiran

Jauh dari orang tua bahkan sanak-saudara

Mencoba untuk hidup susah

DiNegri orang yang penuh cobaan

Yang mungkin menggerogoti

Disetiap titik pundasi kehidupan

Berbaur dengan orang-orang

Yang tak pernah dipandang

Yang sering jadi musuh dalam persaingan

Untuk mencari nasi disetiap pekerjaan

Tidur di jalanan

Bahkan di kolong-kolong jembatan

Berharap lusa ada perubahan

Atau bulan depan

Mungkin juga tahun depan

Hanya kesabaran yang dibutuhkan

Menuju keberhasilan yang akan datang

Bandung, September 2007

Karya: Ferdinan De J Saragih


1 Response to "Kisah Cinta Perantau Jalanan"

  1. wah agan, orang perantauan ya??/ keren jga puisinya ni :D

    ReplyDelete