<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-1947223778409007338</id><updated>2011-12-03T07:44:59.669-08:00</updated><category term='Menulis'/><category term='Lomba'/><category term='Bola'/><category term='tentang mobil keluarga ideal'/><category term='Ferdinan De J Saragih'/><category term='Sajak'/><category term='Bataks'/><category term='Kristen'/><category term='Esai'/><category term='Linguistik'/><category term='Bejana'/><category term='Prosa'/><category term='Sastra'/><title type='text'>Ruang Karya</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://ferdinan01.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1947223778409007338/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ferdinan01.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Ferdinaen Saragih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14271143361651242849</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>87</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1947223778409007338.post-1526284540433967254</id><published>2010-12-08T03:47:00.000-08:00</published><updated>2010-12-08T03:53:16.357-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tentang mobil keluarga ideal'/><title type='text'>Mobil Keluarga Ideal Terbaik Indonesia</title><content type='html'>Bagaimana jika kita berbicara &lt;a href="http://www.ferdinaen.com/2010/11/mobil-keluarga-ideal-terbaik-indonesia.html"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;tentang Mobil Keluarga Ideal Terbaik Indonesia&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;? Tentunya setiap keluarga Indonesia memiliki kriteria tersendiri dalam memilih &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;a href="http://www.ferdinaen.com/2010/11/mobil-keluarga-ideal-terbaik-indonesia.html"&gt;mobil yang ideal untuk keluarganya&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt; Memilih sebuah mobil ideal, kita tidak boleh asal memilih, karena akan berakibat terhadap kenyamanan dalam penggunaannya di hari mendatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam memilih Mobil Keluarga Ideal Terbaik Indonesia, mempunyai beberapa kriteria. Misalnya saja irit BBM, desain atau model-model Keluaran terbaru yang mengikuti perkembangan jaman “populer”, ramah lingkungan, kuat dan bertenaga, dan lain sebagainya.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mobil Toyota berinovasi untuk memenuhi semua kriteria di atas. Toyota memberikan banyak pilihan, dari berbagai jenis &lt;a href="http://www.ferdinaen.com/2010/11/mobil-keluarga-ideal-terbaik-indonesia.html"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Mobil keluarga ideal terbaik Indonesia&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. Perkembangan Toyota yang selalu dinamis dan inovatif mengikuti arus perkembangan jaman, memberikan sebuah kesan, bahwa Toyota layak memegang prestasi dan pantas dinobatkan sebagai Mobil Keluarga Ideal Terbaik Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini tentunya di perkuat dengan banyaknya prestasi yang sudah diraih PT. Toyota Astra Motor itu sendiri, mulai dari penghargaan dalam pemenuhan kepuasan konsumen, penjualan terbanyak setiap tahunnya, sistim pemasaran, dan lainnya. Semoga Toyota selalu semakin berinovasi untuk memanjakan konsumennya. &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1947223778409007338-1526284540433967254?l=ferdinan01.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.ferdinaen.com/2010/11/mobil-keluarga-ideal-terbaik-indonesia.html' title='Mobil Keluarga Ideal Terbaik Indonesia'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ferdinan01.blogspot.com/feeds/1526284540433967254/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ferdinan01.blogspot.com/2010/12/mobil-keluarga-ideal-terbaik-indonesia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1947223778409007338/posts/default/1526284540433967254'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1947223778409007338/posts/default/1526284540433967254'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ferdinan01.blogspot.com/2010/12/mobil-keluarga-ideal-terbaik-indonesia.html' title='Mobil Keluarga Ideal Terbaik Indonesia'/><author><name>Ferdinaen Saragih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14271143361651242849</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1947223778409007338.post-6734048636220163908</id><published>2009-02-20T13:12:00.001-08:00</published><updated>2010-06-03T20:07:35.011-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Prosa'/><title type='text'>Cerpen Feri M. Syukur</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 6pt 0cm; text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;color:red;"   lang="IN" &gt;SEMUT DI GEDUNG TUA&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 6pt 0cm; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Laki-laki setengah tua. Lampau muda. Ketika uban sudah meraja. Kaca di mata menebal. Tungkai tak lagi tegak, merunduk. Mengerut. Mengecil. Kehilangan udara dalam dada. Timbul wibawa karena ketuaan, kemudian sedikit mengikis lagi wibawa itu. Jalan berderma setangkai kayu. Hampir layu. Tubuh itu, berdiri di ambang jendela. Menghadap gedung tua.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:11pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 6pt 0cm; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Kakinya bergoyang. Tak tentu kemana arahnya. Kursi di gesernya dengan tongkat. Namun, matanya tetap saja memandang gedung tua itu. Tak lepasnya sekejap mata. Orang tua yang sibuk dengan memandang gedung tua, seperti memandang lukisan abstrak para perupa. Atau semacam memandang bayi yang selamat dari sebuah kecelakaan maut.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 6pt 0cm; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Dari gedung putih, yang berlantai empat, di tambah taman kecil di ujung gedung, dan pendaratan helykopter, &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;ia masih bisa berharap, nanti, esok hari atau masa depan sebelum ia menutup mata, orang-orang dalam gedung sebrang gedung putih sudah tak ada. Atau sekedar menghilang saja sejenak, sebelum ia menutup mata. Mati penasaran sebelum kandang semut itu menghilang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 6pt 0cm; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Karyo namanya. Karyo Atmowiloto Cokro Bin Bimo. Keturunan jawa sunda belanda. Walau tanpa &lt;i style=""&gt;van&lt;/i&gt; di namanya, orang masih bisa melihat mancung hidungnya, atau mata biru yang menyala di malam hari. Seperti mata kucing yang mengintai mangsanya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 6pt 0cm; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Tak banyak yang ia bisa lakukan. Dalam keadaan yang sempit ini, ia tak bisa berjalan keluar. Melintasi daun pintu, atau hanya menempelkan telinganya di dinding pintu, ingin mendengar luaran kamarnya. Atau sekedar untuk buang angin. Beli kopi. Beli mie. Beli kue. Garam. Baju. Celana dalam. Kutang istri. Atau semacam gincu untuk istrinya yang ke dua. Tak bisa lagi ia lakukan. Tak bisa. Sekalipun tak bisa apa-apa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 6pt 0cm; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Karto panggilannya. Karto Atmowiloto Cokro Bin Bimo. Nama ubahan dari Sugeng Suharta. Anak buah Karyo. Lelaki kuasa yang tak bisa keluar rumah. Bahkan kamarpun ia tak bisa. Ketika tak bisanya itu, Karto kini bisa leluasa keluar masuk istana putih. Sebuah gedung bercetkan putih yang hadir dengan pagar mobil-mobil kaca. Berwarna-warni. Motor sekelas apapun tak ada. Di atas gedung itu yang di atasnya ad ataman kecil dan tanah bertuliskan &lt;i style=""&gt;H&lt;/i&gt;, ia bisa memandang sebuah gedung tua. Setua perkataan orang-orang tentang dirinya. Yang kokoh di terjang badai, hama dan juga semacam bom atom di Hirosima dan Nagasaki.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 6pt 0cm; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Dunungannya&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt; tak punya pekerjaan lain. Selain memandang gedung tua itu. Dia pernah berkata tentang kelakuannya itu, tapi Karyo tak menjawab. Ia tak bergerak sedikitpun mengenai itu. Kanapa ia selalu berdiri di sana? adakah yang aneh atau indah di sana? adakah kenangan yang tersimpan di sana? harapan mungkin? Semacam unek-unek? Atau segenggam kebencian? Karyo tak menjawab. Sampai akhirnya Karto tak lagi mau bertanya tentang gedung tua itu. Tentang kelakuan tuannya yang aneh.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 6pt 0cm; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 6pt 0cm; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;I&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 6pt 0cm; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Matahari di bibir hari. anak-anak bayi di paksa bermandi cahaya mentari. Memandang langit dan melahap vitamin yang tak bisa membuatnya kenyang. Mencuri-mencuri kekuatan. Dari tangan matahari yang selalu merayapi bumi. Dari &lt;i style=""&gt;liang&lt;/i&gt; semut, hingga &lt;i style=""&gt;liang&lt;/i&gt; kemanusiaan yang semakin menganga setiap harinya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 6pt 0cm; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Seperti biasa, Karyo dan Karto datang bersamaan. Seperti amplop dan perangko. Guntur dan halilinar. Karyo, sang dunungan berjas, kemeja putih, celana katun. Bejalan santai dari dalam mobiolnya menuju pintu gedung putih. Karto, yang berjalan di belakang tak jauh berbeda, hanya saja karto berkaca mata hitam. Sehitam kulitnya yang legam.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 6pt 0cm; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;“Kamu tahu gedung di sebrang sana?”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 6pt 0cm; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;“Pentagon tuan?”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 6pt 0cm; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;“Sudah lama saya mendengar bising-bising dari sana. seperti gergaji kayu yang siap membabat hutan.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 6pt 0cm; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;“Muangkin hanya perasaan tuan saja.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 6pt 0cm; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;“Perasaan pemimpin selalu benar. Benar pada hal-hal yang menyangkut kekuasaan!”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 6pt 0cm; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;“Maksudnya?”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 6pt 0cm; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;“Sering saya melihat &lt;i style=""&gt;orang-orang hitam itu&lt;/i&gt; membawa roti buaya ke balik bilik mereka. Saya takut kalau mereka akan berguru pada buaya-buaya, yang akhirnya tumbuhlah gigi-gigi tajam dari balik bibir mereka.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 6pt 0cm; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;“Kalau begitu, kita harus mengadakan rapat dadakan tuan?!”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 6pt 0cm; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;“Kumpulkan sekarang juga orang-orang kita Karto. Kita akan mengadakan rapat dadakan yang tertutup!”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 6pt 0cm; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;“Bagaimana dengan para preman? Apa harus juga kita undang?”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 6pt 0cm; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;“Kamu jangan lupa, kalau mereka itu adalah anjing-anjing kita yang harus kita beri makan. Agar mereka mau menuruti perintah kita. Menjaga kita dan mengabdi pada kita.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 6pt 0cm; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Sambil menutupkan pintu kerjanya, Karyo menutup pembicaraan hari itu. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 6pt 0cm; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 6pt 0cm; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;II&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 6pt 0cm; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Dari balik pentagon. Bersebrangan dengan gedung rektorat. Yang di antara mereka menghadang taman parterre. Beberapa pohoh beringin tua hidup diantara lantai-lantai keramik. Tembok pertahanan masing-masing dari serangan musuh. Bagi rektorat dari pentagon. Bagi pentagon dari rektorat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 6pt 0cm; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Segerombolan semut berjalan masing-masing. Tetap saling sapa dan saling mewasiatkan. Seolah mereka menyimpan sebuah rahasia besat. Yang sangat besar tanggung jawabnya. Semut satu dan yang lainnya tak bisa berbagi senyum. Mereka berbicara dari tangan satu ke tangan yang lainnya. Hanya saling raba. Dari jala tangan yang berkeriangat, satu sama lain bisa menilai satu sama lain. Apakah dia kawan ataukah lawan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 6pt 0cm; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Semua saling curiga. Junior dengan seniornya. Mahasiswa dengan dosennya. Dosen dengan jurusannya. Jurusan dengan dekannya. Dekan dengan rektornya. Dan rector dengan mahasiswanya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 6pt 0cm; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Beberapa orang yang tertangkap sebagai status &lt;i style=""&gt;prasangka mata-mata&lt;/i&gt; tak bisa menghindar. Dari tajamnya pedang yang di asah oleh kebencian. Ketidak percayaan yang menggelayuti. Apalagi tersangka, yang tervonis dengan amarah, tak bisa selamat. Ruh yang abstrak sekalipun tetap harus merasakan sebuah kekejaman. Saling curiga.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 6pt 0cm; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Ketika orang-orang pentagon sedang asik membagi roti di meja permasalahan, mereka tak bisa menyembunyikan garis-garis muka yang menghitam. Karena benturan moral dengan kebijakan. Antara tanda tangan dan &lt;i style=""&gt;toa&lt;/i&gt; yang berteriak. Atau palu meja hijau dengan urat kerongkorangan yang menegang. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 6pt 0cm; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Daftar hadir di isi. Nama-nama tercantum sebagai pengikat. Agar kata dan laku mereka bisa di ikat. Seperti tali anjing yang melingkar di leher. Agar tak menggigit.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 6pt 0cm; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Satu, dua, tiga dan seterusnya kalimat berurai. Berjatuhan. Seperti hujan. Seperti daun di masa kemarau. Seperti buah &lt;i style=""&gt;mahoni&lt;/i&gt; yang berjatuhan dari pohonnya. Berputar. Menari. Memalingkan pahitnya biji dengan tariannya. Jatuh kejalan. Ke taman. Di atap rumah. Di kendaraan. Di tangan anak kecil. Di tangan orang dewasa. Menyentuh buku. Menyentu &lt;i style=""&gt;toga&lt;/i&gt;. Terinjak sepatu. Tergilas ban. Di makan burung. Masuk kolam. Satu sama lain tak saling bertemu. Sendiri-sendirinya berjalan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 6pt 0cm; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Dari jauh. Di sebrang pentagon. Sepasang mata nyalang memperhatikan mereka. Gerak bibir berbicara di tafsirkan sebagai sebuah ancaman. Gerak tangan yang memutarkan pena berrubah menjadi panah yang siap melesat. Kertas-kertas seperti sebuah senjata yang akan menghukumi dirinya dengan segala tuduhan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 6pt 0cm; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Karyo berbicara dengan seseorang di selulernya. Dengan sekali-sekali menelan ludah. Karyo berdiri dari kursinya, melewati meja dinas dan jas yang tergantung. Membuka jendela dan melemparkan pandangannya ke sebrang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 6pt 0cm; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;“Siapkan saja semuanya. Saya akan urus semut-semut kecil itu. Tak usah takut. Saya akan jamin kalau mahasiswa kami tidak akan turun ke jalan. Ya, semuanya tanggung jawab saya sebagai rektorat di kampus ini. Kalau mereka memaksa, maka akan saya paksa juga para dosen untuk menyembelih nilai mereka. Tenang saja pak. Bapak tinggal urus saja undang-undang pendidikan yang belum selesai itu. Bukankah undang-undang itu juga sangat penting untuk kepntingan kita? Orang-orang yang berpengaruh dalam dunia didik mendidik. Ya, saya mengerti. Bapak minta yang bagai mana? Ya, saya akan kirimkan dia nanti sore. Kebetulan hari ini dia ada kelas. Hingga tengah hari.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 6pt 0cm; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 6pt 0cm; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;III&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 6pt 0cm; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Hari itu, di mana hari-hari yang berputar seperti meinggu kemarin. Tak ubahnya seperti mobil yang berjalan di jalan. Dari jauh menjadi dekat, dari dekat kemudia menjadi jauh, meninggalkan asap tebal di muka jalan. Hanya beberapa orang saja yang turun ke jalan. Semua mati. Di tembak para polisi. Teman-teman yang lain, yang selamat dari penculikan para aparat, menghilang. Tak di temukan jejaknya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 6pt 0cm; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Hari sudah siang. Para mahasiswa hanya tersisa empat orang. Yang lain sudah pulang, teman-teman sembilan orang lainnya. &lt;i style=""&gt;Toa&lt;/i&gt; tak bisa lagi diandalkan. Hilang suara. Tiba-tiba saja terkena panas dalam. Serak. Kalau adapun tinggal jerit kesakitan. Hanya itu tersisa. Dari sebuah perjuangan yang saling&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;cemburu. Curiga. Dan saliang terkam. Semut-semut malang yang tak bertuan. Kini hilang, tak punya kandang. Musnah menjadi arang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 6pt 0cm; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 6pt 0cm; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Bandung, 2008&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Feri M. Syukur, &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;lahir di Bandung 25 Februari 1989. kuliah di Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia UPI. Kumpulan cerpennya tertuang dalam buku antologi bersama &lt;b style=""&gt;Peradaban Cinta&lt;/b&gt;, 2006. sekarang sedang merampungkan buku antologi puisi, drama, dan prosa &lt;b style=""&gt;Karnaval Kupu-Kupu&lt;/b&gt;. Bekerja sama dengan &lt;b style=""&gt;Rumah Akasia&lt;/b&gt; dan &lt;b style=""&gt;FLaSH BDG&lt;/b&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt; &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:11pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1947223778409007338-6734048636220163908?l=ferdinan01.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ferdinan01.blogspot.com/feeds/6734048636220163908/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ferdinan01.blogspot.com/2009/02/cerpen-feri-m-syukur.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1947223778409007338/posts/default/6734048636220163908'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1947223778409007338/posts/default/6734048636220163908'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ferdinan01.blogspot.com/2009/02/cerpen-feri-m-syukur.html' title='Cerpen Feri M. Syukur'/><author><name>Ferdinaen Saragih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14271143361651242849</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1947223778409007338.post-6698890349724030411</id><published>2009-02-20T13:12:00.000-08:00</published><updated>2009-02-20T13:15:16.310-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sajak'/><title type='text'>Puisi Faisal Syahreza</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Kristen ITC&amp;quot;; color: red;" lang="IN"&gt;Mata waktu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Sering sekali&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Kita mengayuhnya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Dengan perasaan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Yang tergesa-gesa&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Seakan-akan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Jauh sudah kita&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Ketinggalan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Padahal&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span class="fullpost"&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Tuhan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Betapa&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Sabarnya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Menuntun jalan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Tapi kita selalu kehabisan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Waktu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Mengejar keabadian&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Karena kita&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Kepalang tergoda&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Di setiap&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Simpangan jalan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Melihat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Airmata&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Sebagai kado&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Istimewa&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Melihat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Kepedihan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Sebagai&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Perempuan cantik&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;menggairahkan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Dan kita lupa&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Menengok ke luar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;jendela&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Jauh sana&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Kereta, sudah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Berangkat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Kita masih&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Terduduk&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Di stasiun tempat bertolak&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Keretamu, tuhan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Yang menarik gerbong-gerbong&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Berisi segala kembang surga.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; color: rgb(255, 153, 0);" lang="IN"&gt;2008&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 16pt; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; color: red;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Kristen ITC&amp;quot;; color: red;" lang="IN"&gt;Ziarah tanah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;bagaimana&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;bila aku&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;hanya selembar daun&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;di makammu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;apakah hanya sunyi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;yang engkau&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;kenali sebagai&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;wajahku atau&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;apakah hanya tumpukan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;kecemasan yang kau&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;rasakan telah &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;berlelehan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;di dahimu tapi meski&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;selembar daun&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;aku akan tetap&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;tumbuh&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;sebagai&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;wujud yang tak&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;bisa dihapus&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;oleh waktu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;dan cahaya, waktu itu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;barangkali &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;hanya benda yang lupa&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;sama-sama&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;kita sapa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;2008&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; color: rgb(255, 153, 0);" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; color: rgb(255, 153, 0);" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; color: rgb(255, 153, 0);" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; color: maroon;" lang="IN"&gt;Faisal syahreza&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; color: maroon;" lang="IN"&gt;, Penyair Cianjur ini sedang merampungkan pendidikannya di UPI, Bahasa dan Sastra Indonesia. Puisinya tergabung di antologi sastra senja, &lt;b style=""&gt;SELALU ADA RINDU&lt;/b&gt; (2006, DKJ). Puisi dan cerpennya dimuat surat kabar daerah maupun nasional (Jurnal Nasional, Seputar Indonesia, Padang Ekspres, Lampung Post, Pikiran Rakyat, Suara Karya, Jurnal Sastra Lazuardi, Majalah Sastra Horison Dll)&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kini bergiat di Arena Studi Apresiasi Sastra (ASAS UPI) dan Sanggar Sastra Remaja Indonesia, Horison. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1947223778409007338-6698890349724030411?l=ferdinan01.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ferdinan01.blogspot.com/feeds/6698890349724030411/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ferdinan01.blogspot.com/2009/02/puisi-faisal-syahreza.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1947223778409007338/posts/default/6698890349724030411'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1947223778409007338/posts/default/6698890349724030411'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ferdinan01.blogspot.com/2009/02/puisi-faisal-syahreza.html' title='Puisi Faisal Syahreza'/><author><name>Ferdinaen Saragih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14271143361651242849</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1947223778409007338.post-2262157801662007321</id><published>2009-02-20T13:11:00.002-08:00</published><updated>2010-06-03T20:12:19.880-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sajak'/><title type='text'>Penyair dan Kematian</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: rgb(192, 0, 0);font-size:14pt;" lang="IT" &gt;Indahnya kematian &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IT"&gt;Dunia ini telah mengubah pandanganku&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IT"&gt;Sebagai manusia&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IT"&gt;Aku rindu pergi dari jagat raya ini&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IT"&gt;Pergi ke dunia berbeda&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:11pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IT"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IT"&gt;Perpisahan jiwa dan raga &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IT"&gt;Menyatunya raga dan tanah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IT"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IT"&gt;Bermukim diantara Sorga atau Neraka&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IT"&gt;Suatu cita-cita lama&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IT"&gt;Jika ini terwujutkan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IT"&gt;Tak lupa aku berpamitan kepada bumi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IT"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IT"&gt;Setia Budhi, Juli 2008 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IT"  style="font-size:18pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: rgb(192, 0, 0);font-size:14pt;" lang="IT" &gt;Bugil&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IT"&gt;aku mendadak jadi penyair gila&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IT"&gt;melepas segala yang tertutup&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IT"&gt;menjadikannya telenjang&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IT"&gt;semuanya kubugili tanpa satu tersisa&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IT"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IT"&gt;membongkar kemunafikan pejabat negri&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IT"&gt;menendangnya ke ruang 2x4&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IT"&gt;terus kusuarakan hak-hak rakyat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IT"&gt;dalam bait-bait kebenaran sejati&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IT"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IT"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IT"&gt;Setia Budhi, Agustus 2008 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 112, 192);font-size:11pt;" lang="IN" &gt;Karya: Ferdinan De J Saragih&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: rgb(192, 0, 0);font-size:11pt;" lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: rgb(192, 0, 0);font-size:11pt;" lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt; &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:11pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1947223778409007338-2262157801662007321?l=ferdinan01.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ferdinan01.blogspot.com/feeds/2262157801662007321/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ferdinan01.blogspot.com/2009/02/penyair-dan-kematian.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1947223778409007338/posts/default/2262157801662007321'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1947223778409007338/posts/default/2262157801662007321'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ferdinan01.blogspot.com/2009/02/penyair-dan-kematian.html' title='Penyair dan Kematian'/><author><name>Ferdinaen Saragih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14271143361651242849</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1947223778409007338.post-1977833386556044027</id><published>2009-02-20T13:11:00.000-08:00</published><updated>2010-06-03T20:12:54.560-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sajak'/><title type='text'>Kisah Cinta Perantau Jalanan</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: rgb(192, 0, 0);font-size:14pt;" lang="IN" &gt;Indahnya duniaku&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Sering aku tidak bisa melihat indahnya dunia, seluruh pandanganku dipenuhi olehmu. wajah indah, senyuman dan sempurnanya ragamu, selalu terlihat disaat kedua kelopak mataku terbuka.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Kini ragamu adalah duniaku, senyumanmu, tawamu menjadi pemandangan indah buatku. disaat aku ingin berlibur, dikala hatiku sendu dan tawa tidak lagi bersamaku&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Bandung, juni 2008&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:11pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: rgb(192, 0, 0);font-size:14pt;" lang="IN" &gt;Perantau Jalanan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Ketika kuarungi hidup keluar dari kelahiran&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Jauh dari orang tua bahkan sanak-saudara&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Mencoba untuk hidup susah &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;DiNegri orang yang penuh cobaan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Yang mungkin menggerogoti &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Disetiap titik pundasi kehidupan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Berbaur dengan orang-orang &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Yang tak pernah dipandang &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Yang sering jadi musuh dalam persaingan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Untuk mencari nasi disetiap pekerjaan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Tidur di jalanan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Bahkan di kolong-kolong jembatan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Berharap lusa ada perubahan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Atau bulan depan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Mungkin juga tahun depan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Hanya kesabaran yang dibutuhkan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Menuju keberhasilan yang akan datang&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Bandung, September 2007&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 112, 192);font-size:11pt;" lang="IN" &gt;Karya: Ferdinan De J Saragih&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: rgb(192, 0, 0);font-size:11pt;" lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: rgb(192, 0, 0);font-size:11pt;" lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt; &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:11pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1947223778409007338-1977833386556044027?l=ferdinan01.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ferdinan01.blogspot.com/feeds/1977833386556044027/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ferdinan01.blogspot.com/2009/02/kisah-cinta-perantau-jalanan.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1947223778409007338/posts/default/1977833386556044027'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1947223778409007338/posts/default/1977833386556044027'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ferdinan01.blogspot.com/2009/02/kisah-cinta-perantau-jalanan.html' title='Kisah Cinta Perantau Jalanan'/><author><name>Ferdinaen Saragih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14271143361651242849</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1947223778409007338.post-7320046568265584323</id><published>2009-02-20T12:45:00.014-08:00</published><updated>2010-06-03T20:12:59.672-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Linguistik'/><title type='text'>Sosiolinguistik; Pengembangan Dan Pembinaan Bahasa</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:14pt;color:red;"   lang="IN" &gt;Pengembangan dan Pembinaan bahasa&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;Ada dua hal yang harus dilakukan dalam pengembangan dan pembinaan bahasa, antara lain kebijakan bahasa dan perencanaan bahasa. Ini bertujuan agar masalah pemilihan atau penentuan bahasa tertentu sebagai alat komunikasi di dalam negara itu tidak menimbulkan gejolak politik yang pada gilirannya akan dapat menggoyahkan kehidupan bangsa di negara tersebut.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span class="fullpost"&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:red;"   lang="IN"&gt;Kebijakan bahasa&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(227, 108, 10);"&gt;Apakah yang dimaksud kebijakan bahasa itu? Kalau kita mengikuti rumusan yang disepakati dalam seminar politik bahasa nasional yang diadakan di Jakarta tahun 1975 maka kebijakan bahasa itu dapat diartikan sebagai pertimbnagan konseptual dan politis yang dimaksudkan untuk dapat memberi perencanaan, pengarahan dan ketentuan-ketentuan yang dapat dipakai sebagai dasar bagi pengelolaan keseluruhan kebahasaan yang dihadapi oleh suatu bnagsa secara nasional.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Masalah-masalah kebahasaan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang di hadapi setiap bangsa adalah tidak sama, sebap tergantung terhadap situasi kebahasaan yang ada di dalam negara itu. Negara-negara yang sudah memiliki sejarah kebahasaan yang cukup, dan di dalam negara itu hanya ada satu bahasa saja (meskipun dengan sekian dialek dan ragamnya) cendrung tidak mempunyai masalah kebahasaan yang serius. Negara yang demikian, misalnya, Saudi Arabia, Jepang, Belanda dan Inggris. Tetapi negara-negara yang terbentuk, dan memiliki sekian bahasa banyak bahasa daerah akan memiliki persoalan kebahasaan yang cukup serius, dan mempunyai kemungkinan untuk timbulnya gejolak sosial dan polotik akibat persoalan bahasa itu. Indonesia sebagai negara yang relatif baru dengan bahasa daerah yang tidak kurang dari 400 buah, agak beruntung sebap masalah-masalah kebahasaan yang terjadi di negara lain, secara historis telah agak terselesaikan sejak agak lama. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Peristiwa pengangkatan bahasa Indonesia yang terjadi pada tanggal 28 oktober 1928 dalam satu ikrar yang disebut soempah pemoeda itu tidak pernah menimbulkan protes atau reaksi negatif dari suku-suku lain di Indonesia, meskipun jumlah penuturnya lebih banyak, berlipat ganda. Kemudian, penetapan bahasa Indonesia menjadi bahasa negara dalam undang-undang Dasar 1954 pun tidak menimbulkan masalah. Oleh karna itulah, para pengambil keputusan dalam menentukan kebijakan bahasa yang menetapkan fungsi-fungsi bahasa Indonesia, bahasa daerah, bahasa asing dapat melakukannya dengan mulus.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Tujuan kebijakan bahasa adalah dapat berlangsungnya komunikasi kenegaraan dan komunikasi intra bangsa dengan baik, tanpa menimbulkan gejolak sosial dan gejolak sosial yang dapat mengganggu stsbilitas bangsa. Oleh karena itu, kebijakan bahasa yang telah di ambil Indonesia dari perkataan diatas bisa dilihat bahwa kebijaksanaan bahasa merupakan usaha kenegaraan suatu bangsa untuk menentukan dan menetapkan dengan tepat fungsi dan status bahasaatau bahasa-bahasa yang ada di negara tersebut, agar komunukasi kenegaraan dan kebangsaan dapat berlangsung dengan baik. Selain memberi keputusan mengenai status, kedudukan, dan fungsi suatu bahasa, kebijakan bahasa harus pula memberi pengarahan terhadap pengolahan materi bahasa itu yang biasa disebut sebagai korpus bahasa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:red;"   lang="IN"&gt;Perencanaan bahasa&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(227, 108, 10);"&gt;Melihat urutan dalam penanganan dan pengolahan masalah-masalah kebahasaan dalam negara yang multilingual, multirasial, dan multikultural, maka perencanaan bahasamerupakan kegiatan yang harus dilakukan sesudah melakukan kebijaksanaan bahasa. Tetapi sebelumnya perlu juga diketahui bahwa ada pula pakar yang memasukkan kebijaksanaan bahasa itu sebagai satu tahap dalam perencanaan bahasa (Neustupni 1970, Gorman 1973, dan Garvin 1973). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Istilah perencanaan bahasa (language planning) mula-mula digunakan oleh haugen (1959) pengertian usaha untuk membimbing perkembangan bahasa ke arah yang di inginkan oleh para perencana. Menurut hougen selanjutnya, perencanaan bahasa itu tidak semata-mata meramalkan masa depan berdasarkan dari yang diketahui pada masa lampau, tetapi perencanaan itu merupakan usaha yang terarah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;Di Indonesia kegiatan yang serupa dengan language planning ini sebenarnya sudah berlangsung sebelum nama itu diperkenalkan oleh hougen(moeliono 1983), yakni sejak zaman pendudukan Jepang ketika ada komisi bahasa Indonesia sampai ketika Alisjahbana menerbitkan majalah pembina bahasa Indonesia tahun 1948. Malah kalau mau dilihat lebih jauh, language planning di Indonesia sudah dimulai sejak Van op huijsen menyusun ejaan bahasa Melayu (Indonesia)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;Sesudah memahami apa yang dimaksud dengan perencanaan bahasa itu, maka masalah berikut yang timbul adalah siapa yang harus melakukan perencanaan bahasa itu. Siapapun sebenarnya bisa menjadi pelaku perencanaan itu dalam arti perseorangan atau lembaga pemerintah atau lembaga suasta. Dalam sejarahnya, tampaknya, yang menjadi pelaku perencanaan itu adalah lembaga kebahasaan, baik dalam instansi maupun bukan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;Di Indonesia lembaga yang terlibat dalam perencanaan dan pengembangan bahasa dimulai dari berdirinya commisie voor de volkslectuur yang didirikan oleh kolonial pemerintahan belanda pada tahun 1908, yang pada tahun 1917 berubah mmenjadi balai pustaka. Lembaga ini dengan majalahnya sari pustaka, panji pustaka, dan kedjawen dapat dianggap sebagai perencanaan dan pengembangan bahasa. Lalu, pada tahun 1942 pemerintah penduduk Jepang membentuk dua komisi bahasa Indonesia satu di Jakarta dan satu lagi di Medan. Komisi ini diberi tugas untuk mengembangkan bahasa Indonesia lewat pembentukan istilah keilmuan, penyusunan tatabahasa baru, dan penentuan kata pungutan baru(moeliono 1983). Sesudah proklamasi kemerdekaan, pada tahun 1947 pemerintah indonesia membentuk panitia pekerja bahasa Indonesia dengan tugas mengmban peristilahan, menyusun tata bahasa sekolah, dan menyiapkan kamus baru untuk keperluan pengajaran bahasa Indonesia di sekolah. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;Suatu perencanaan bahasa tentunya harus diikuti dengan langkah-langkah pelaksanaan apa yang direncanakan. Pelaksanaan yang berkenaan dengan korpus bahasa adalah penyusunan sistim ejaan yang ideal (baku) yang dapat digunakan oleh penutur dengan benar, sebap adanya sistem ejaan yang di sepakati akan memudahkan dan melancarkan jalannya komunikasi. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;Pelaksanaan perencanaan bahasa ini kemungkinan besar akan mengalami hambatan yang mungkin akibat dari perencanaannya yang kurang tepat; bisa juga dari para pemegang tampuk kebijakan, dari kelompok sosial tertentu, dari sikap bahasa para penutur, maupun dari dana dan ketenagaan. Perencanaan yang kurang tepat bisa bersumber dari pengambilan kebijaksanaan yang tidak tepat atau keliru, karena salah mengistemasi masalah kebahasaan yang harus diteliti. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;Hambatan dari pemegang tampuk kebijakan bisa terjadi karna mereka yang memegang tampuk kebijakan diluar bidang bahasa. Di Indonesia, misalnya tidak jarang, ada orang yang cukup berpengaruh bukannya tidak memberi contoh penggunaan bahasa yang baik, malah juga melakukan tindakan yang tidak menunjang pembinaan bahasa. Antara lain dengan mengatakan “soal bahasa adalah urusan guru bahasa” &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;Berhasil atau tidaknya usaha perencanaan bahasa ini adalah masalah evaluasi. Dalam hal ini memang dapat dikatakan evaluasi keberhasilan perencanaan bahasa itu memang sukar dilaksanakan. Umpamanya, bagaimana mengevaluasi keberhasilan dalam bidang pembukuan bahasa, sebap pembukuan bahasa itu tidak disertai dengan pemerian terperinci mengenai sasarannya, dan tidak pula diberi kerangka acuan waktu bilamana hasil kira-kira akan tercapai.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: rgb(192, 0, 0);" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1947223778409007338-7320046568265584323?l=ferdinan01.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ferdinan01.blogspot.com/feeds/7320046568265584323/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ferdinan01.blogspot.com/2009/02/sosiolinguistik-pengembangan-dan.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1947223778409007338/posts/default/7320046568265584323'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1947223778409007338/posts/default/7320046568265584323'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ferdinan01.blogspot.com/2009/02/sosiolinguistik-pengembangan-dan.html' title='Sosiolinguistik; Pengembangan Dan Pembinaan Bahasa'/><author><name>Ferdinaen Saragih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14271143361651242849</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1947223778409007338.post-1293279599876476173</id><published>2009-02-20T12:45:00.013-08:00</published><updated>2010-06-03T20:13:22.371-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bataks'/><title type='text'>Umpasa Simalungun dan Sastra Indonesia</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;Umpasa dan Sastra Indonesia&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12pt;"  lang="IN" &gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Keberadaan sastra di Indonesia, khususnya sastra lisan sangat penting bagi sebuah bangsa, karena menjadi suatu cermin bangsa itu sendiri pada masa sekarang dan yang akan datang. Sastra juga tidak akan pernah lepas dari suatu kumpulan masyarakat, karena sastra lisan berdampingan dengan kehidupan masyarakat.&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:11pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(148, 54, 52);" lang="IN"&gt;Sastra lisan sebagai salah satu kebudayaan yang harus diperhatikan keberadaannya. Sastra lisan sebagai kekayaan kebudayaan harus diperhatikan keberadaannya, sastra lisan tidak hanya berisi cerita Rakyat mite, legenda, seperti yang umum diduga tetapi juga mempunyai relevansi dengan hal lain yang menyangkutsistim kognitif kebudayaan (tol dan pudentia dalam adiwimarta dkk, 1997:333).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(148, 54, 52);" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Menurut hutomo sastra lisan adalah kesusastraan yang mencakup ekspresi kesusastraan warga suatu kebudayaan yang disebarkan dan diturun temurunkan secara lisan atau dari mulut kemulut (1991:1). Adapun pendapat dari sastrowardoyo dkk menyebutkan bahwa sastra lisan berarti pengucapan yang langsung dan serta merta dari rakyat biasa yang merupakan lapisan bawah masyarakat, karena itu persamaan dan tema dapat ditemukan diantara sastra lisan yang berasal dari daerah yang berlainan (1983:3).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(148, 54, 52);" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Dari penyebaran, sastra lisan disebarkan secara berangsur-angsur oleh masyarakat. Namun itu semakin lama semakin terkikis karena setiap keturunan yang diturunkan sebuah sastra lisan. Akan mengalami perubahan dan pengurangan, sehingga tak jarang arti yang disampaikan kian tahun semakin berkurang dan akhirnya hilang. Ini dapat kita lihat pada jaman sekarang, sastra lisan kini hanya tinggal secuil, ini disebapkan karena generasi-generasi muda yang diturunkan sudah tidak peduli dengan kekayaan budaya daerahnya sendiri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(148, 54, 52);" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Sastra lisan banyak tersebar diseluruh nusantara, salah satunya adalah Umpasa, yaitu suatu sastra lisan yang dipergunakan dalam masyarakat Simalungun, jika dibandingkan dengan karya sastra yang telah kita ketahui sejak SD (sekolah dasar) Umpasa ini hampir sama dengan Pantun Melayu. Umpasa sebenarnya tidak hanya ada di Batak Simalungun, tapi ada juga di daerah Batak Toba, namun dalam makalah ini Penulis mencoba memaparkan Umpasa dari Batak Simalungun, karena kedua–duanya sama saja. Penulis merumuskan perbedaan itu hanya perbedaan bahasa dan simbol-simbol Alam yang digunakan pada sampiran suatu Umpasa. Ini dikarenakan karena kondisi Alam atau lingkungan yang berbeda.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(148, 54, 52);" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Daerah Simalungun memang sangat strategis, terletak diantara suku Batak Karo dan Batak Toba. Mungkin inilah yang menyebapkan bahasa Simalungun terkontaminasi dan terbagi menjadi dua, diantaranya bahasa Simalungun &lt;b style=""&gt;Atas&lt;/b&gt; dan Simalungun &lt;b style=""&gt;Bawah&lt;/b&gt;. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(148, 54, 52);" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Sekarang penulis melanjutkan tentang Umpasa. Jika disebut Umpasa, mungkin banyak diantara kita bertanya-tanya “apa itu umpasa?”&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;jika pertanyaan itu di tujukan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kepada kalangan Mahasiswa khususnya jurusan bahasa dan sastra Indonesia, penulis pikir sama saja. Kebanyakan diantara kita belum mengetahui tentang apa itu Umpasa. Padahal Umpasa merupakan salah satu kekayaan Negri kita, dalam bidang sastra daerah. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(148, 54, 52);" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Kenyataan itu bukan disebapkan karena masyarakat atau mahasiswa diluar Batak tidak memiliki rasa ingin tahu, tetapi kurangnya publikasi, kondifikasi dan penyelidikan atau penelitian yang dilakukan oleh para ahli dan masyarakat Batak itu sendiri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(148, 54, 52);" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Untuk lebih jelasnya mari kita melihat pembahasan berikutnya. Dalam pembahasan berikutnya penulis akan mencoba memaparkan Umpasa secara mendasar dari penelitian yang telah dilakukan oleh penulis.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(148, 54, 52);" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt; &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:11pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1947223778409007338-1293279599876476173?l=ferdinan01.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ferdinan01.blogspot.com/feeds/1293279599876476173/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ferdinan01.blogspot.com/2009/02/umpasa-simalungun-dan-sastra-indonesia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1947223778409007338/posts/default/1293279599876476173'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1947223778409007338/posts/default/1293279599876476173'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ferdinan01.blogspot.com/2009/02/umpasa-simalungun-dan-sastra-indonesia.html' title='Umpasa Simalungun dan Sastra Indonesia'/><author><name>Ferdinaen Saragih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14271143361651242849</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1947223778409007338.post-9132960518327661297</id><published>2009-02-20T12:45:00.012-08:00</published><updated>2010-06-03T19:35:42.966-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kristen'/><title type='text'>Mengenal Allah</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="SV"&gt;MENGENAL&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ALLAH&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Allah Bapa&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Allah Bapa Adalah Ia Yang Mengutus Yesus Kristus (Hosea 6:1-3)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;&lt;span style=""&gt;             &lt;/span&gt;Ketiga pribadi Allah itu disebutkan didalam 2 korintus 13:13 “Kasih karunia Tuhan Yesus dan kasih allah, dan persekutuan Roh Kudus menyertai kam sekalian”, adalah berdasarkan ayat ini para pendeta menyampakan doa berkat :”Sertailah kasih karunia Yesus Krstus, dan kasih Bapa, serta persekutuan dengan Roh Kudus kepada saudara-saudara sekalian”.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span class="fullpost"&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Alasan bagi penekanan utama pada&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kaih karunia Yesus Kristus adalah bahwa kecuali seseran menerima karuia itu, kita tidak dapat mengenal Allah dan menyadari tentang kasi-Nya yang demikian. &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="NO-BOK" &gt;Dan jika tidak mengenal Allah kita tidak dapat bersekutu dengan Roh Kudus. Itulah sebabnya kita menyebut pertama-tama kasih karunia Yesus Kristus dan berikutnya kasih Allah dan persekuttuan Roh Kudus. Orang-orang Kristen sering berkata ‘Hanya Yesus’ yang artinya hanya Yesus sarusatunya jalan menuju kepada Bapa, bukan bahwa iman kita itu hanyalah Yesus, karena itu Yesuslah gerbang jalan ke sorga.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="NO-BOK" &gt;&lt;span style=""&gt;             &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Gereja kristus percaua pada nama Bapa, Anak, dan Roh kudus. Jadi iiman Kristen tidak menyatakan bahwa seseorang boleh mengesampingkan Bapa, tak menganggap roh kudus yang percauya pada Yesus saja. Dikatakan dalam Hosea 6:3 ‘Marilah kita mengenal dan berusaha sungguh-sungguh mengenal Tuhan, Ia pasti muncul seperti fajar, Ia akn datang kepada kita seperti hujan pada akhir musim yang mengairi bumi ‘ dan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pasal 4:6: UmatKu binasa karena tidak mengenall Allah, karena engkaulah yang menolak openggenalan itu maka Aku menolak engkau menjadi imanKu, dank arena engkau melupakn ajaran pengajaran Allahmu, maka Aku juga akan melupakn anak-anakmu’’. Selain itu juga dikatakan dalam Amsal 1:7 “ Takut akn Tuhan adalah permulaan pengetahuyan, tetapi orang bodoh menghina hikmat dna didikan ’ dan Maz 111:10 ‘ Orang fasik melihantnya lalu sakit hati, ia mengertakkan giginya, lau hancur, kengininan orang fask akan menuju kebinasaan’. Orang yang berpengetahuna adalah orang yang megenal Allah dan yang mengenal Allah secara benar adalah orang yang berhikmkat. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="NO-BOK" &gt;&lt;span style=""&gt;             &lt;/span&gt;Dengan demikian kita dapat mengenal Allan seperti tiertulis dalam Yoh 14:1: ‘ Jangalah gelisah hatimu, percayalah kepada Alllah, percayalah kepadaKu’&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dan Yoh 17:3 : ‘ Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereika mengenal Engku, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus’. Sasaran iman krustiani adalah hidup kekal. Hidup kekal itu adalah mengenal satu-satunya Allah yang benar dan anakNya Yesus Kristus yagn telah Ia utus, berarti mengenal Allah Bapa dna Yesus sebagaimana Yesus berkata”&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Percayalah kepadaKU seperti kamu percaya kepada Allah “. Jadi tidak cukup hanya mengenal Yesus, tetapi harus mengenla Bapa. Jika kita menyangkal Allah Bapa, anakNya menjadi tanpa arti firman itu sendiri akan lenyap dna iman kita akn sia-sia. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="NO-BOK" &gt;&lt;span style=""&gt;             &lt;/span&gt;Yesus mati akan menyelamatkan kita, tetapi tidk ada yang membangkitkanNya dari antara orang mati, maka kita pun tidak dapat hidup. Allah Bapa ialah Ia yang membangkitkan Yeusu Kristus. Allah Bapa menutus Anak demi umat manusia dan ditetapkan untuk mati oleh Hukum Tautar dan menyelamatkan umat manusia itu dengan membangkitkanNya dari antara orang mati. Karenanya kita mesti mangakui dna percaya Yesus, yang telah menebus dosa kita serta menghapusnya, dan Allah Bapa yang telah membangkitkanNya jikalalu kita ingin memperoleh hidup kekal.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="NO-BOK" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 2cm; text-align: justify; text-indent: -14.15pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="NO-BOK" &gt;3.1.2 Allah Bapa adalah yang Berada Dengan Sendiri-Nya (keluaran&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;3&lt;b style=""&gt;:13-14)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="NO-BOK" &gt;&lt;span style=""&gt;             &lt;/span&gt;Allah adalah Ia yang berada dengan sendiri-Nya, dan segala sesuatu adalah ciptaan. Ciptaan adalah ungkapan tepat karena segala sesuau telah diciptakan oleh Allah. Segala ciptaan ada permulaan tapi bagi Allah tidk ada permulaan. .Segala sesuatu dijadikan, namun Allah tidak pernah dijadikan. &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Landasan iman kita adalah didalam firman-Nya Ibrani 11:3 “Sehingga Aku bersumpah dalam murka-Ku mereka takan masuk ke tempat perhentian-Ku”. &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="ES" &gt;Segala esuatu telah dijadikan oleh Iayang berada dengan sendiriNYA ITU DAN Ia itulah pencipta.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="ES" &gt;&lt;span style=""&gt;             &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Ia adalah Allah yang unik karena hanya Dia satu-satunya Allah yang berada dengan Sendiri-Nya. Karena itulah orang memberi peekanan pada kata “ Oleh Diri-Nya Sendiri” bila mengatakan hakekat-Nya.Dia saja satu-satunya Allah yang benar dan yang ada selama-lamanya. Tuha Yesus memperingatkan kia ` Setiap ranting pada-Ku telah berbua, dipotong-Nya dan setiap raning yang berbuah dibeihka-Nya supaya ia lebih banyak erbuah. Kamu memang sudah bersih karena firman yang Kukaakan kepdamu tinggalah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu sama seperti ranting tidak dapat berbuah dengan sendirinya kalau tidak tingal dalam pokok anggur. Demikian juga kamu tidak bebuah jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku. Akulah pokok anggur dan kamu ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal dalam Aku san Aku di dalam dia, ia berbuah banyak sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa. Barangsiapa tidak tinggal dalam Aku, ia dibuang seperti ranting da menjadi kering, kemudian diambil orang lalu dicampakan ke dalam api lalu di baker”(Yohanes 15:2-6). Cara memelihara jiwa yang telah diselamatkan ialah membeitakan dengan cepat bahwa Yeuslah yang menyelamatkan kita. Yesus telah datang dalam tubuh agar dapat mnyelamatkan kia. Ia adalah Anak Allah yana telah menyelamatkan manusia. Bedanya dengan manusia ialah tubuh-Nya tanpa dosa sedangkan tubuh kita sejak semula udah penuh dosa&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:11pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1947223778409007338-9132960518327661297?l=ferdinan01.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ferdinan01.blogspot.com/feeds/9132960518327661297/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ferdinan01.blogspot.com/2009/02/mengenal-allah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1947223778409007338/posts/default/9132960518327661297'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1947223778409007338/posts/default/9132960518327661297'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ferdinan01.blogspot.com/2009/02/mengenal-allah.html' title='Mengenal Allah'/><author><name>Ferdinaen Saragih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14271143361651242849</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1947223778409007338.post-7554818617320656966</id><published>2009-02-20T12:45:00.011-08:00</published><updated>2010-06-03T20:13:50.010-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kristen'/><title type='text'>Hakekat Manusia di Hadapan Tuhan</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:red;"   lang="IN"&gt;HAKEKAT MANUSIA&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Penciptaan Manusia &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 35.45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 176, 80);" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 176, 80);" lang="IN"&gt;Hayat manusia adalah hayat ciptaan tertinggi jauh lebih tinggi kualitasnya dari pada hayat tumbuhan atau hayat Hewan. Bukan hanya demikian, manusia diciptakan menurut jenis Allah. Bukan hanya demikian manusia adalah sebuah wadah, sebuah bejana. Karena kita adalah wadah Allah, Allah ingin menjadi isi kita. Sebagaimana botol-botol dibuat untuk diisi minuman begitu juga kita untuk diisi Allah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span class="fullpost"&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 176, 80);" lang="IN"&gt;Semua manusia tanpa membedakan ras atau bangsa adalah wadah Allah alkitab, Firman Allah membagi wadah ini menjadi tiga, yaitu Roh, Jiwa, dan tubuh ( Tesanolika 5:23),Manusia memiliki pikiran untuk berpikir manusia juga memiliki emosi, bagian perasaan batin, dapat mengasihi, membenci, serta merasa tertekan dan tersanjung. Dia juga dapat menunjukan bahwa manusia memilki tekad, bagian untuk mengambil keputusan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 176, 80);" lang="IN"&gt;Secara tersembunyi dan samara-samar didalam lubuk batin manusia ada bagian yang merupakan sebuah misteri yang tak terpecahkan sepanjang abad bagian ini jauh lebih dalam daripada jiwa, sama seperti sumsum tersembuyi dalam tulang demikian pula, tersembuyi dalam jiwa adalah Roh manusia. Roh manusia diciptakan secara khusus untuk menampung diri Allah, dipenuhi oleh Allah. Manusia tidak pernah puas, karena bagian yang terdalam ini harus isi. Melalui pikiran, manusia hanya dapat memikirkan dan mengetahui Allah secara ojektif , tetapi melalui Roh manusia dapat mengontak Allah, menampung Allah dan menikmati Allah &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 176, 80);" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Tragedi Kejatuhan Manusia&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 176, 80);" lang="IN"&gt;Sebelum manusia berbagian dalam hayat dan sifat Allah melalui kehidupan manusia terbujuk oleh Iblis, musuh besar Allah, sehingga manusia menjadi rusak dan jatuh kedalam dosa. Kejatuhan manusia merupakan tragedi terbesar dalam alam semesta, akibat kejatuhan ini masih dapat kita saksikan hari ini seperti perang, kertidak adilan, kemiskinan, kejahatan, penganiayaan,dan penyakit yang terjadi disekitar kita dalam kehidupan kita sehari-hari&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 176, 80);" lang="IN"&gt;Dalam keadaannya yang jatuh manusia seperti radio rusak dan tidak dapat distel untuk menerima musik, tetapi cenderung membuat bunyi yang tak berarti, manusia juga seperti sebuah cangkir yang indah dan berbentuk bagus yang jatuh kedalam selokan sehingga penuh dengan lumpur. Sepanjang sejarah manusia, manusia telah berusaha sedapat mungkin untuk lepas dari dosa tetapi pada akhirnya mereka banyak menemukan bahwa perbuatan baik, pendidikan, etika, idiologi, dan materialisme tidak dapat menyelamatkan dari dosa. Manusia sepenuhnya dirampas dari Iblis dan dibawa kendalinya tidak tertolong lagi dantidak dapat menyelamatkan diri sendiri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 176, 80);" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Allah Menghampiri Manusia &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 176, 80);" lang="IN"&gt;Yesus Kristus, Putra Allah, adalah penyelamat yang diutus Allah kebumi untuk membereskan masalah dan kejatuhan dosa manusia. Kuran lebih 2000 tahun yang lalu dia datang ketimur tengah sebagai perwujudan Allah Tri Tunggal, Alkitab mengatakan bahwa dalam Yesus Kristus berdiam secara jasmaniah seluruh kepenuhan perAllahan (Kolose 2:9). Dia adalah Allah yang bereinkarnasi. Sebab itu Dia adalah Allah yang lengkap dan juga manusia yang sempurna. Dia lebih daripada seorang manusia yang baik, seorang manusia yang besar, manusia yang bermoral, ataupun manusia yang kudus Dia adalah manusia Allah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 176, 80);" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Menjadi orang Kristen adalah menerima Roh Kudus kedalam Roh kita. Roh Kudus adalah perwujudan akhir dari Allah Tri Tunggal yang mencapai kita. Ketika Tuhan Yesus berubah bentuk menjadi Roh, hal ini merupakan langkah terakhir dari prosesnya. Dia tidak berubah lagi karena Dia telah mencapai tujuannya, ini adalah perkembangannya yang sempurna. Kita tidk seharusnya beranggapan bahwa ketika Roh Kudus mencapai kita hanya Roh Kudus, wujud ketiga dari Tri Tunggalan Allah yang datang sedangkan Bapa dan Putra tetap tinggal disurga menurut Alkitab ketika Roh datang Bapa dan Putra juga datang bersama Roh itu. Kita dapat mengatakan bahwa Bapa adalah sumber, Putra adalah jalan dan Roh adalah Arus &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%; color: rgb(0, 176, 80);font-size:14pt;" lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Makna hidup Manusia&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 176, 80);" lang="IN"&gt;Hidup manusia adalah suatu misteri. Selama berabad- abad para ilmuwan sejarahwan, dan para filsuf telah berusaha memahami manusia dan makna keberadaan manusia. Meskipun manusia berusaha keras umtuk menyelidiki misteri alam semasta, alam semesta tetap nerupakan suatu misteri. Meskipun banyak beranggapan bahwa alam semesta dam tujuan manusia di bumi ini adalah sebuah teka-teki yang tak terjawab, Alkitab adalah satu hadiah terbesar Allah untuk manusia,menyingkapkan misteri ini. Alkitab adalah wahyu Allah kepada manusia. Alkitab mengatakan realitas mengenai Allah, alam semesta, manusia . hubungan antara manusia dengan Allah, hubungan antara sesama manusia, dan kewajiban manusia terhadap Allah, seperti yang diperlihatkan melalui ciptaan dan Alkitab.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 176, 80);" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Tujuan manusia&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 176, 80);" lang="IN"&gt;Firman Allah memberitahu kita bahwa Allah itu swa-ada (sudah ada sejak sebermula&lt;i&gt;,( self-existence&lt;/i&gt;) dan kekal ada. Dalam kekekalan masa lampau Allah sudah ada. Pada suatu saat Allah memutuskan untuk menciptakan agar manusia mengekspresikan Dia seturut gambar-Nya dan mewakili Dia dengan otoritas-Nya di bumi (Kejadia 1:26-28).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 176, 80);" lang="IN"&gt;Hal ini cukup berarti. Sebelum Allah menciptakan manusia, Allah telah menciptakan berjuta-juta benda di alam semesta. Allah menciptakan hayat (kehidupan) tumbuhan, hayat hewan, dan akhirnya hayat yang tertinggi, yaitu hayat manusia. Kita dapat dengan mudah melihat bahwa tumbuhan diciptakan untuk hewan, dan hwan diciptakan untuk umat manusia. Bagaimanapun tidak mudah untuk menyadari bahwa manusia diciptakan untuk tujuan Allah. Dalam lembar pertama kitab kejadian, Alkitab memberi tahu kita bahwa penciptaan Allah atas manusia berbeda dengan penciptaan-Nya atas makhluk-makhluk lain. Allah menciptakqan manusia menurut gambar-Nya semdiri. Marilah kita mengumpamakan hal ini dengan sebuah sarung tangan. Di beberapa bagian dunia yang memiliki musim dingin sangat panjang dan menyengat kebanyakan manusia menggunakan sarung tangan yang hangat. Tangan manusia tidak dapat mudah masuk dengan nyaman dan pas ke dalam sapu tangan sebab sapu tangan tidak mempunyai rupa atau bentuk tangan. Tetapi sarung tangan dapat diisi dengan tangan. Sarung tangan dibuat menurut bentuk tangan untuk diisi oleh tangan. Demikian juga, hayat manusia diciptakan menurut gambar Allah supaya Alllah dapat menyalurkan diri-Nya sebagai hayat illahi kedalam hayat manusia.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 176, 80);" lang="IN"&gt;Manusia tidak hanya diciptakan untuk mengekspresikan Allah tetapi juga untuk mewakili otoritas Allah. Allah menghendaki manusia menguasai bumi yang diciptakan ini dengan kekuasaan-Nya. Meskipun Allah tekah mengahakimi dan menjatuhkan vonis atas musuh-Nya, Iblis, tetapi manusia ciptaanlah yang memiliki tanggung jawab untuk menjalankan penghakiman ini. Manusia telah ditetapkan untuk berkuasa bagi Allah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 176, 80);" lang="IN"&gt;Satu-satunya jalan bagi manusia untuk mengekspresikan Allah dan mewakili Allah adalah dengan menerima Allah sebagai hayatnya sehingga manusia boleh menjadi pasangan Allah. Manusia diciptakan dengan kapasitas untuk menerima dan menampung hayat illahi Allah. Sermua kebijakan insani manusia, seperti kasih, hormat, dan kebaikan, diciptakan oleh Allah sehingga manusia boleh memilih hayatAllah dan menghidupkan atribut-atribut illahi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1947223778409007338-7554818617320656966?l=ferdinan01.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ferdinan01.blogspot.com/feeds/7554818617320656966/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ferdinan01.blogspot.com/2009/02/hakekat-manusia-di-hadapan-tuhan_20.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1947223778409007338/posts/default/7554818617320656966'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1947223778409007338/posts/default/7554818617320656966'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ferdinan01.blogspot.com/2009/02/hakekat-manusia-di-hadapan-tuhan_20.html' title='Hakekat Manusia di Hadapan Tuhan'/><author><name>Ferdinaen Saragih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14271143361651242849</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1947223778409007338.post-1144172533463215614</id><published>2009-02-20T12:45:00.010-08:00</published><updated>2010-06-03T20:15:26.453-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Linguistik'/><title type='text'>Bahasa Baku dan Tidak Baku</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:14pt;"  lang="IN" &gt;Bahasa baku dan tidak Baku&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;&lt;span style=""&gt;A.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Bahasa Baku&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;&lt;span style=""&gt;                &lt;/span&gt;Sebagai bahasa yang hidup, bahasa Indonesia telah dan akan terus mengalami perubahan sejalan dengan perkembangan masyarakat pemakainya. Luasnya wilayah pemakaian bahasa Indonesia dan keanekaragaman penuturnya serta cepatnya perkembangan masyarakat telah mendorong berkembangnya berbagai ragam bahasa Indonesia dewasa ini. Kenyataan bahwa bahasa Indonesia digunakan oleh kelompok-kelompok masyarakat penutur yang berbeda latar belakangnya baik dari segi geografis maupun dari segi sosial menyebabkan munculnya berbagai ragam kedaerahan (ragam regional) dan sejumlah ragam sosial. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span class="fullpost"&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Salah satu jenis ragam sosial yang bertalian dengan pokok bahasan makalah ini adalah ragam bahasa Indonesia yang lazim digunakan oleh kelompok yang menganggap dirinya terpelajar. Ragam ini diperoleh melalui pendidikan formal di sekolah. Karena itu, ragam ini lazim juga disebut ragam bahasa (Indonesia) sekolah. Ragam ini juga disebut ragam (bahasa) tinggi. Dalam kaitan ini patut dicatat bahwa bahasa Melayu yang diikrarkan sebagai bahasa Indonesia pada tanggal 28 Oktober 1928 tentulah ragam bahasa Melayu Tinggi pada waktu itu. Ragam bahasa kaum terpelajar itu biasanya dianggap sebagai tolok untuk pemakaian bahasa yang benar. Oleh karena itulah maka ragam bahasa sekolah itu disebut juga (ragam) bahasa baku (lihat Alwi et al. 1993). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Mengingat ragam bahasa baku itu digunakan untuk keperluan berbagai bidang kehidupan yang penting, seperti penyelenggaraan negara dan pemerintahan, penyusunan undang-undang, persidangan di pengadilan, persidangan di DPR dan MPR, penyiaran berita melalui media elektronik dan media cetak, pidato di depan umum, dan, tentu saja, penyelenggaraan pendidikan, maka ragam bahasa baku cenderung dikaitkan dengan situasi pemakaian yang resmi. Dengan kata lain, penggunaan ragam baku menuntut penggunaan gaya bahasa yang formal. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;&lt;span style=""&gt;                &lt;/span&gt;Dalam hubungan dengan gaya itu, perlu dicatat perbedaan ragam bahasa lisan dan ragam bahasa tulisan. Dari segi gaya, ragam bahasa tulisan cenderung kata-katanya lebih terpilih dan kalimat-kalimatnya lebih panjang-panjang, tetapi lebih tertata rapi. Dengan kata lain, persoalan lafal yang menjadi persoalan pokok makalah ini tidak berkaitan langsung dengan perbedaan ragam bahasa Indonesia lisan dan ragam bahasa Indonesia tulisan. Lafal bahasa Indonesia yang dipersoalkan dalam makalah ini adalah lafal (baku) yang dianggap baik untuk digunakan ketika berbahasa Indonesia baku dengan memakai bunyi sebagai sarananya baik dengan cara berbicara maupun dengan cara membaca. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Ciri-Ciri Lafal Baku Bahasa Indonesia&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;&lt;span style=""&gt;                &lt;/span&gt;Di atas telah disinggung bahwa bahasa baku baik ragam lisan maupun tulisan selalu dikaitkan dengan bahasa sekolah yang juga disebut ragam tinggi. Ragam bahasa tinggi ini lazim digunakan oleh mereka yang menganggap dirinya terpelajar. Salah satu ciri yang menonjol bahasa kaum terpelajar ini, yang menyangkut lafal, adalah bahwa sistem bunyinya lebih kompleks dibandingkan dengan sistem bunyi yang dimiliki kaum tak-terpelajar. Bahasa kaum terpelajar cenderung mempunyai khasanah bunyi yang lebih banyak. Karena itu, kaum terpelajar cenderung membedakan kata seni dari zeni, kata pak dari vak, kata sarat dari syarat, kata kas dari khas, dan kata teras (rumah) dari teras (dalam arti inti) sedangkan kaum tidak terpelajar cenderung tidak membedakan pasangan-pasangan kata itu dalam berbicara. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Bahasa kaum terpelajar juga cenderung mempunyai kaidah fonotaktis yang lebih rumit. Kaum terpelajar akan mengacu kumpulan bangunan sejenis di suatu tempat sebagai kompleks, aksi-aksi mahasiswa yang menuntut reformasi sebagai demonstrasi, dan olahraga konglomerat yang dilakukan di padang-padang bekas kebun teh dan sawah rakyat sebagai golf, sementara kelompok tidak terpelajar cenderung akan mengacunya masing-masing sebagai komplek, demonstrasi, dan golop, paling tidak, dalam berbahasa lisan. Selain khasanah bunyi yang lebih banyak dan kaidah fonotaktis yang menyatakan kombinasi-kombinasi bunyi yang lebih kompleks, bahasa kaum terpelajar cenderung juga berbeda dari bahasa kaum tak-terpelajar dalam hal kaidah pemberian tekanan pada kata. Bahasa kaum terpelajar cenderung memperlihatkan kaidah tekanan yang lebih teratur dan lebih berdasar daripada bahasa kaum tak-terpelajar. Perbedaan lafal akibat perbedaan kaidah penempatan tekanan antara kedua kelompok penutur bahasa Indonesia itu akan lebih tajam bila kata-kata itu berada dalam untaian kalimat. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;&lt;span style=""&gt;                &lt;/span&gt;Pada umumnya aspek-aspek bunyi dan tekanan yang memperbedakan ragam bahasa baku (ragam bahasa kaum terpelajar) dengan ragam bahasa tak-baku (ragam bahasa kaum tak-terpelajar) bersumber pada perbedaan sistem bunyi bahasa Indonesia dengan bahasa ibu para penutur yang cenderung menghasilkan ragam regional bahasa Indonesia yang lazim disebut logat atau aksen. Sejalan dengan itu, Abercrombie (1956) menulis bahwa ragam bahasa baku adalah ragam bahasa yang paling sedikit memperlihatkan ciri kedaerahan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;&lt;span style=""&gt;                &lt;/span&gt;Makin tinggi pendidikan seseorang cenderung akan meningkatkan status sosial seseorang--termasuk meningkatkan mutu bahasanya. Khasanah bunyi beserta kaidah-kaidah yang mengatur distribusi bunyi-bunyi itu, termasuk kombinasi-kombinasi bunyi dalam kata yang diperbolehkan oleh kaidah fonotaktik, dan kaidah penempatan tekanan pada kata-kata bahasa Indonesia ragam baku dapat dilihat di dalam Alwi et al. (1998). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Fungsi Lafal Baku Bahasa Indonesia&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;&lt;span style=""&gt;                &lt;/span&gt;Lafal merupakan perwujudan kata-kata dalam bentuk untaian-untaian bunyi. Lafal merupakan aspek utama penggunaan bahasa secara lisan. Dalam hubungan itu, lafal baku dapat dipandang sebagai perwujudan ragam bahasa baku dalam bentuk untaian bunyi ketika berlangsung komunikasi verbal secara lisan yang menuntut penggunaan ragam baku. Persoalannya adalah peristiwa komunikasi lisan apa saja yang menuntut penggunaan ragam baku. Kridalaksana (1975) mencatat empat fungsi bahasa yang menuntut penggunaan ragam baku, yaitu (1) komunikasi resmi, (2) wacana teknis, (3) pembicaraan di depan umum, dan (4) pembicaraan dengan orang yang dihormati. Dari empat fungsi bahasa yang menuntut ragam baku itu, hanya dua yang terakhir yang langsung berkaitan dengan komunikasi verbal secara lisan. Dengan kata lain, lafal baku perlu digunakan dalam pembicaraan di depan umum, seperti kuliah, ceramah, khotbah, pidato, dsb. atau dalam pembicaraan dengan orang yang dihormati seperti pembicaraan dengan atasan, dengan guru, dengan orang yang baru dikenal dsb. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;&lt;span style=""&gt;                &lt;/span&gt;Di atas telah kita lihat bahwa ragam bahasa baku dianggap sebagai ragam bahasa yang baik yang cocok untuk keperluan komunikasi verbal yang penting, yang menjadi tolok untuk pemakaian bahasa yang benar, dan yang bergengsi serta berwibawa. Dalam hubungan dengan fungsi sosial bahasa baku itu, Moeliono (1975) mencatat empat fungsi pokok, yaitu (1) fungsi pemersatu, (2) fungsi penanda kepribadian, (3) fungsi penanda wibawa, dan (4) fungsi sebagai kerangka acuan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;&lt;span style=""&gt;                &lt;/span&gt;Dengan demikian, lafal baku--sebagai perwujudan bahasa baku secara fonetis--mempunyai fungsi sosial sebagai (1) pemersatu, (2) penanda kepribadian, (3) penanda wibawa, dan (4) sebagai kerangka acuan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;&lt;span style=""&gt;                &lt;/span&gt;Pengikraran bahasa Melayu (tinggi) sebagai bahasa Indonesia 70 tahun lalu merupakan peristiwa bersejarah yang sangat penting dalam proses perkembangan bangsa Indonesia yang bersatu. Sulit untuk dibayangkan apa yang akan terjadi dengan bangsa Indonesia yang terdiri atas ratusan suku bangsa dengan latar belakang kebahasaan yang ratusan pula dan menyebar di kepulauan Nusantara yang luas ini jika tidak ada satu bahasa sebagai alat komunikasi antara satu dengan lain. Kehadiran suatu lafal baku yang perlu digunakan sebagai tolok dalam berbahasa lisan pada peristiwa-peristiwa tutur resmi yang melibatkan pendengar dari berbagai kelompok suku tentulah merupakan suatu keharusan. &lt;span style=""&gt;                &lt;/span&gt;Fungsi kepribadian lafal baku akan tampak bila kita terlibat dalam pergaulan antarbangsa. Melalui bahasa lisan seseorang, kita dapat mengenal apakah dia menggunakan logat asing ataukah logat baku. Orang asing yang belajar bahasa Indonesia dapat saja mencapai penguasaan bahasa Indonesia yang sangat baik namun itu biasanya terbatas pada bahasa tulisan. Atau, kemungkinan lain, dapat saja kita terlibat dalam percakapan dengan bangsa serumpun, misalnya dengan orang Malaysia atau Brunei Darussalam. Dari segi perawakan tentu sulit untuk membedakan satu sama lain, tetapi melalui logat/dialek yang digunakan kita dapat mengenal apakah seseorang termasuk bangsa Indonesia atau tidak. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;&lt;span style=""&gt;                &lt;/span&gt;Fungsi penanda wibawa lafal baku merupakan suatu fungsi yang mempunyai nilai sosial yang tinggi dalam suatu masyarakat. Kemampuan seseorang dalam menggunakan lafal baku cenderung akan ditafsirkan bahwa orang itu adalah orang terpelajar dan karena itu patut disegani. Kewibawaan lafal baku tampak jelas dalam pergaulan sehari-hari. Dalam senda gurau tidak pernah kita mendengar lafal baku dijadikan bahan olok-olok. Pada umumnya yang kita dengar adalah logat (lafal) yang bersifat kedaerahan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;&lt;span style=""&gt;                &lt;/span&gt;Fungsi lafal baku sebagai kerangka acuan berarti bahwa lafal baku dengan perangkat kaidahnya menjadi ukuran atau patokan dalam berbahasa Indonesia secara lisan pada situasi-situasi komunikasi yang resmi. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Faktor Penunjang dan Penghambat Pertumbuhan Lafal Baku&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;&lt;span style=""&gt;                &lt;/span&gt;Dengan faktor pendukung pertumbuhan lafal baku di sini dimaksudkan semua faktor yang dianggap memberikan dampak positif terhadap kehadiran lafal baku bahasa Indonesia. Sebaliknya, faktor penghambat pertumbuhan lafal baku adalah semua faktor yang dianggap memberikan dampak negatif terhadap pertumbuhan/kehadiran lafal baku bahasa Indonesia. Oleh karena itu, pembicaraan pada seksi ini akan mencoba mengidentifikasi beberapa isu atau masalah yang bertalian dengan lafal baku kemudian melihat apa segi positifnya dan apa segi negatifnya. Masalah yang bertalian dengan lafal baku yang akan disorot dalam hubungan ini meliputi:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;&lt;span style=""&gt;a.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Isu Persatuan dan Kesatuan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Kondisi Indonesia sebagai negara kepulauan yang dihuni oleh ratusan suku bangsa dengan bahasa yang berbeda-beda jelas merupakan tantangan berat dalam rangka mempersatukan bangsa Indonesia ini. Adanya satu bahasa sebagai alat untuk mempersatukan bangsa Indonesia yang bhineka itu merupakan suatu keharusan. Hal ini disadari benar oleh para pemuda yang hadir dalam Kongres Pemuda II yang melahirkan Sumpah Pemuda pada tanggal 28 Oktober 1928. Melalui Sumpah Pemuda tersebut, bahasa Melayu diikrarkan sebagai bahasa persatuan dengan nama bahasa Indonesia. Walaupun tidak ada catatan yang menyebutkan secara eksplisit ragam bahasa Melayu mana yang dinobatkan sebagai bahasa Indonesia itu, dapat dipastikan bahwa bukan ragam bahasa Melayu pasar. Ragam bahasa Melayu yang dinobatkan sebagai bahasa persatuan melalui Sumpah Pemuda itu tentulah ragam bahasa Melayu Tinggi karena ragam inilah yang diajarkan di sekolah-sekolah, terutama sekolah-sekolah kebangsaan. Bersamaan dengan pengikraran ragam bahasa Melayu Tinggi sebagai bahasa Indonesia, Sumpah Pemuda itu juga secara serta-merta menobatkan lafal bahasa Melayu Tinggi sebagai lafal baku.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Fungsi bahasa Indonesia baku, termasuk lafalnya, sebagai alat pemersatu bangsa secara umum dapat dikatakan telah berjalan dengan baik. Hampir sebagian besar bangsa Indonesia telah dapat mengerti bahasa Indonesia. Namun, di sisi lain penetapan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan telah pula mengakibatkan sebagian masyarakat yang belum menguasai atau dianggap belum mahir berbahasa Indonesia secara tidak sadar telah menciptakan pengotak-ngotakan masyarakat bangsa ini atas yang mahir berbahasa Indonesia dan yang tidak mahir berbahasa Indonesia. Upaya untuk mengendalikan pertumbuhan bahasa melalui perencanaan bahasa sesungguhnya merupakan upaya perencanaan perbedaan antara yang mahir dan yang kurang mahir berbahasa Indonesia termasuk lafalnya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;&lt;span style=""&gt;b.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Isu Pendidikan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Salah satu alasan yang sering dikemukakan dalam hubungan dengan upaya penetapan suatu ragam bahasa baku adalah pendidikan. Penyelenggaraan pendidikan di sekolah tentulah menuntut adanya bahasa pengantar yang dikuasai oleh guru dan murid. Pengembangan bahan-bahan ajar tentulah memerlukan satu bahasa demi penghematan. Adalah tidak ekonomis untuk menyediakan buku yang berbeda-beda dari segi bahasa bagi kelompok-kelompok yang berbeda bahasa seperti Indonesia. Ini tidak hanya mahal dari segi finansial tetapi juga mahal dari segi ketenagaan. Dalam hubungan dengan penyelenggaraan pendidikan ini, peranan lafal baku sangat penting karena ragam bahasa yang digunakan sebagian besar adalah ragam lisan. Kegagalan seseorang menguasai lafal baku cenderung akan berakibat kegagalan dalam mencapai manfaat pendidikan di sekolah yang optimal. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Isu pendidikan berkenaan dengan lafal baku itu baru akan menjadi persoalan bila sekolah memang menuntut penggunaan lafal baku. Murid yang tidak mahir menggunakan lafal baku cenderung akan dinilai "kurang berhasil" dalam mengikuti pendidikan. Kekurangberhasilan murid itu akan tampak menonjol dalam hal-hal yang menuntut penggunaan bahasa lisan seperti bercakap-cakap, menjawab pertanyaan secara lisan, menerangkan sesuatu, dan membaca bersuara. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;&lt;span style=""&gt;c.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Isu Kesempatan Kerja&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Alasan lain yang biasa dikemukakan dalam usaha penetapan suatu bahasa baku termasuk lafal baku bertalian dengan kesempatan kerja. Prof. Emil Salim (1983) melaporkan bahwa hasil Sensus 1980 menunjukkan adanya hubungan positif antara penguasaan bahasa Indonesia dengan kesempatan kerja. Pendapatan per kapita rata-rata (GNP) yang menguasai bahasa Indonesia lebih tinggi daripada GNP kelompok masyarakat yang kurang menguasai bahasa Indonesia. Rendahnya GNP kelompok yang kurang menguasai bahasa Indonesia itu pastilah tidak berkaitan langsung dengan kemampuan intelektual atau keterampilan mereka. Kemungkinan besar perbedaan GNP itu lebih banyak ditentukan oleh kesan pertama yang didapatkan oleh para penyaring calon pekerja melalui lamaran tertulis dan atau wawancara dengan pencari kerja tersebut. Ketidaklancaran komunikasi antara calon pekerja dengan penyaring calon pekerja cenderung ditafsirkan sebagai ketidakmampuan tenaga pencari kerja tersebut untuk melaksanakan beban kerja lowongan yang ada. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Di sini lagi-lagi isu bahasa baku, termasuk lafal baku, dapat menjadi masalah jika ragam bahasa baku itu dijadikan sebagai suatu prasyarat untuk bisa diterima sebagai tenaga kerja dalam suatu lembaga atau perusahaan. Buruh-buruh di suatu pabrik atau perkebunan serta pesuruh, tukang kebun, dan tenaga administrasi rendahan di kantor-kantor tidak perlu dipersyaratkan menguasai bahasa Indonesia baku secara lisan dan tertulis sama baik dengan mandor atau kepala bagian di kantor-kantor. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;&lt;span style=""&gt;d.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Isu Keunggulan Bahasa Baku&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Di atas telah disinggung bahwa ragam bahasa baku cenderung dinilai sebagai bahasa yang bergengsi yang lebih baik daripada ragam lain atau ragam kedaerahan. Sentimen sosial yang melekat pada ragam baku itu cenderung ditafsirkan bahwa ragam bahasa baku lebih unggul daripada ragam kedaerahan dalam hal daya ungkapnya. Ragam bahasa baku (ragam tinggi) dianggap mampu mengungkapkan berbagai konsep ilmu pengetahuan dan teknologi modern, sedangkan ragam kedaerahan tidak. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Dalam hal-hal tertentu anggapan itu memang benar, tetapi itu terjadi karena ragam baku memang sengaja dikembangkan secara khusus untuk keperluan itu, terutama dalam hal peristilahannya. Secara teoretis, ragam apa pun yang digunakan asal tersedia perangkat istilah untuk bidang-bidang yang dipercakapkan tentulah bisa. Para ahli ilmu bahasa sudah sejak lama menerima pandangan bahwa semua bahasa di dunia ini sama baiknya. Apa yang bisa diungkapkan dalam satu bahasa pastilah dapat diungkapkan dalam bahasa lain walaupun dengan cara yang lebih panjang. Dalam kaitan ini, pandangan bahwa ragam bahasa baku lebih unggul dari ragam kedaerahan terletak pada kehematan dalam pengungkapan saja. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;&lt;span style=""&gt;e.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Isu Demokrasi dalam Bahasa&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Penilaian ragam bahasa baku sebagai ragam yang berwibawa dan bergengsi dengan segala konotasinya telah menjadi salah satu alasan mengapa perlu ada ragam baku dan bahwa setiap warga negara perlu diberi kesempatan yang sama untuk mempelajari dan menguasai ragam bahasa baku, termasuk lafal baku itu. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Dalam negara seperti Indonesia yang warganya terdiri atas ratusan kelompok etnis dengan bahasa daerah yang beratus pula tentulah keinginan untuk memberi kesempatan yang sama untuk menguasai bahasa Indonesia (baku) merupakan suatu keharusan. Masalah yang timbul berkaitan dengan isu demokrasi dalam bahasa ini adalah bahwa tidak jarang murid mendapat hambatan dalam menggapai kemajuan dalam pendidikannya akibat ragam bahasa Indonesia baku yang belum dikuasainya dengan baik. Acapkali dapat terjadi seseorang menjadi segan, dan mungkin berkembang menjadi benci, berbicara karena dikritik atau diperolok-olokkan baik oleh guru maupun oleh teman-temannya. Apabila tekanan-tekanan psikologis seperti itu dialami oleh murid, maka dapat dipastikan bahwa dia tidak akan mencapai hasil yang memuaskan di dalam pendidikannya. Untuk menghindari tekanan-tekanan psikologis yang bisa diakibatkan ketidakmampuan menguasai ragam bahasa baku itu, maka murid dapat pula menuntut hak bahasa lainnya, yaitu untuk belajar di dalam dialeknya sendiri sebagaimana disuarakan oleh UNESCO belakangan ini walaupun konsekuensinya jauh lebih tidak menguntungkan dilihat dari kepentingan bangsa. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;&lt;span style=""&gt;4.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Upaya Pembakuan Lafal Bahasa Indonesia&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;&lt;span style=""&gt;                &lt;/span&gt;Adanya ragam baku, termasuk lafal baku, untuk bahasa Indonesia merupakan tuntutan Sumpah Pemuda dan UUD 1945. Pengikraran bahasa Melayu sebagai bahasa persatuan dengan nama bahasa Indonesia menuntut setiap orang Indonesia untuk bisa berkomunikasi satu sama lain baik secara lisan maupun secara tertulis dalam bahasa persatuan. Penetapan bahasa Indonesia sebagai bahasa negara berarti bahwa segala bentuk kegiatan dalam penyelenggaraan kehidupan berbangsa dan bernegara dilakukan dalam bahasa Indonesia. Semua kegiatan komunikasi verbal dalam bahasa Indonesia itu, secara lisan atau secara tertulis, hanya akan mencapai hasil yang baik jika ada semacam rujukan yang dimiliki bersama--dalam hal ini ragam baku bahasa Indonesia. Untuk keperluan berbahasa lisan tentu saja dibutuhkan lafal baku. Upaya pembakuan lafal bahasa Indonesia pada dasarnya dapat dilaksanakan dengan dua jalur yaitu : &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="margin-left: 35.45pt; text-align: justify; text-indent: -14.15pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;a.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Pembakuan lafal melalui jalur sekolah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Upaya pembakuan lafal bahasa Indonesia sebenarnya telah dimulai jauh sebelum bahasa Indonesia diikrarkan sebagai bahasa persatuan 70 tahun lalu. Upaya pembakuan itu dimulai di sekolah-sekolah yang mengajarkan atau memakai bahasa Melayu. Kehadiran Ejaan van Ophuijsen tahun 1901 telah meletakkan dasar yang kokoh bagi pertumbuhan lafal bahasa Melayu Tinggi yang kemudian dinobatkan sebagai bahasa Indonesia oleh Kongres Pemuda II tanggal 28 Oktober 1928. Melalui tulisan yang diajarkan di sekolah-sekolah, murid-murid mulai membentuk lafal baku. Melalui tulisan yang mereka pelajari, mereka belajar mengucapkan kata-kata tertulis seperti ada, apa, dan mana, sebagaimana dituliskan dan bukan sebagai [ad ], [ap ], dan [man ] seperti kita dengar dalam bahasa Melayu Riau hingga dewasa ini. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Pembakuan lafal melalui sekolah pada umumnya dilakukan secara pasif. Guru tidak secara khusus melatih para murid untuk menggunakan lafal baku. Murid belajar lafal baku melalui apa yang didengarnya dari guru dan, pada tahap tertentu, dari sesama murid. Melalui pelajaran baca-tulis, murid dapat mengetahui nilai (fonetis) untaian huruf yang digunakan untuk menuliskan kata-kata Indonesia. Peranan guru dalam upaya pembinaan lafal bahasa baku sangatlah besar. Untuk dapat melaksanakan upaya pembinaan lafal baku itu guru hendaklah mempersiapkan diri sebaik mungkin dengan memperhatikan hal-hal berikut. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="margin-left: 53.45pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Guru haruslah menyadari bahwa lafalnya merupakan model atau kerangka acuan bagi murid-muridnya. Karena itu, hendaklah guru mempersiapkan diri sebaik-baiknya. Pengetahuan fonologi akan banyak membantu tugasnya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="margin-left: 53.45pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Guru perlu mengetahui aspek-aspek fonologi yang khas di daerah tempatnya mengajar agar dapat mengetahui bunyi-bunyi yang sukar bagi murid-muridnya. Di daerah Tapanuli dan sebagian besar Indonesia bagian timur, vokal / / cenderung diganti dengan /e/. Di Aceh, Jawa, dan Bali bunyi /t/ cenderung diganti dengan bunyi retrofleks /t/. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="margin-left: 53.45pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Guru hendaklah menyadari bahwa (ragam) bahasa menjadi lambang kelompok sosial. Karena itu guru perlu menghargai logat murid-muridnya. Apabila murid merasa direndahkan karena ketidak-mampuannya berbahasa Indonesia dengan lafal baku sebagai akibat pengaruh logat/bahasa ibunya, maka ia cenderung menolak apa saja yang berbau lafal bahasa Indonesia baku. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="margin-left: 53.45pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;b.&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Pembakuan lafal melalui jalur luar sekolah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="margin-left: 53.45pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Di atas telah disinggung bahwa lafal baku sebagai perwujudan ragam bahasa baku mempunyai nilai sosial yang tinggi. Oleh karena itu, di banyak tempat di dunia itu acapkali ragam bahasa para penutur dari kalangan kelas sosial atas sering dijadikan acuan atau model. Hal ini terlihat jelas di Indonesia. Ketika presiden sering terdengar mengucapkan -kan sebagai [k n] maka banyak orang yang latah ikut-ikutan mengucapkan [-k n] walaupun mereka bukan dari suku Jawa. Untuk bisa memberikan model lafal yang baik kepada masyarakat perlu diperhatikan hal-hal berikut. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="margin-left: 71.45pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Setiap pemimpin dan tokoh masyarakat yang biasa dalam tugasnya berhadapan langsung dengan rakyat perlu berusaha menggunakan lafal baku.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="margin-left: 71.45pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Para penyiar radio dan televisi hendaklah memberikan model yang baik bagi para pendengar khususnya dalam pembicaraan yang bersifat resmi, seperti pembacaan berita atau wawancara resmi dengan tokoh-tokoh masyarakat. Peranan televisi dan radio itu sangat besar dalam pembentukan lafal bahasa Indonesia yang ada dewasa ini. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="margin-left: 71.45pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;&lt;span style=""&gt;A.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Bahasa Tidak baku&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;&lt;span style=""&gt;                &lt;/span&gt;Pembahasan ragam bahasa baku oleh penulis tidak akan secara lebar diterangkan, karena ragam bahasa baku merupakan sistem paradoks dari bahasa baku. Berdasarkan penggunaannya bahasa ini lebih banyak diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dalam percakapan santai.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1947223778409007338-1144172533463215614?l=ferdinan01.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ferdinan01.blogspot.com/feeds/1144172533463215614/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ferdinan01.blogspot.com/2009/02/bahasa-baku-dan-tidak-baku.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1947223778409007338/posts/default/1144172533463215614'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1947223778409007338/posts/default/1144172533463215614'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ferdinan01.blogspot.com/2009/02/bahasa-baku-dan-tidak-baku.html' title='Bahasa Baku dan Tidak Baku'/><author><name>Ferdinaen Saragih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14271143361651242849</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1947223778409007338.post-6492291703451272701</id><published>2009-02-20T12:45:00.009-08:00</published><updated>2010-06-03T20:16:01.070-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bataks'/><title type='text'>tentang Umpasa Simalungun</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="IN" &gt;Tentang Umpasa Simalungun&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="IN" &gt;&lt;span style=""&gt;                &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="IN" &gt;Selain turi-turian (prosa) masyarakat Simalungun juga juga memiliki sebuah karya sastra klasik berupa Umpasa. Umpasa ini hampir sama dengan Pantun Melayu dan merupakan karya Sastra lisan yang masih digunakan oleh masyarakat Simalungun khususnya di desa-desa yang masih memegang teguh Adat-istiadat yang ditinggalkan secara turun-temurun.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span class="fullpost"&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:11px;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1947223778409007338-6492291703451272701?l=ferdinan01.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ferdinan01.blogspot.com/feeds/6492291703451272701/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ferdinan01.blogspot.com/2009/02/tentang-umpasa-simalungun-selain-turi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1947223778409007338/posts/default/6492291703451272701'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1947223778409007338/posts/default/6492291703451272701'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ferdinan01.blogspot.com/2009/02/tentang-umpasa-simalungun-selain-turi.html' title='tentang Umpasa Simalungun'/><author><name>Ferdinaen Saragih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14271143361651242849</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1947223778409007338.post-8645282746746453276</id><published>2009-02-20T12:45:00.008-08:00</published><updated>2010-06-03T20:16:20.724-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bataks'/><title type='text'>Foklor; Bentuk Umpasa</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;Bentuk Umpasa&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;&lt;span style=""&gt;                &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Jika ditinjau dari bentuknya umpasa itu mempunyai beberapa ciri yang terlihat begitu jelas sehingga sangat mudah membedakannya dengan pantun Melayu, diantaranya:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -21.8pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;&lt;span style=""&gt;a.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;          &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Umpasa pada umumnya terdiri dari empat baris&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span class="fullpost"&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Contohnya;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Bintatar pe bintutur &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Londun-ondun bodat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Langbe sompat martutur&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Layak ari golap&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Artinya;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Pohon kayu bintartar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Digoyang-goyang kera&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Tak sempat kita bertutur&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Karena hari sudah gelap&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -21.8pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;&lt;span style=""&gt;a.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;          &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Disamping Umpasa yang terdiri dari empat baris, ada juga yang terdiri dari enam atau empat baris&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Contoh yang barisnya enam:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Lang irandang lak-lak&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Narandang buluh diri&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Lang ipandang halak&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Napandang uhur diri&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Ia mamandang halak&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Malungun uhur diri&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;&lt;span style=""&gt;                                &lt;/span&gt;Artinya:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;&lt;span style=""&gt;                                                &lt;/span&gt;Tidak diterangi bambu kulit&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Terangi bambu sendiri&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Tidak dicaci orang&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Cacilah hati sendiri&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Kalau mencaci orang &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Sedih hati sendiri&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Contoh yang barisnya delapan:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;&lt;span style=""&gt;                &lt;/span&gt;Ia lape marandang&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Barandang namin solpah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Ia domma barandang&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Lutakdo pandurduran&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Ia lape marganjang&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Marganjang namin jolma&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Ia domma marganjang &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Pusokdo paruhuran&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Artinya:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Belum lagi jadi lumbung&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Lumbung dari pelepah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Kalau sudah lumbung&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Buruklah yang berjatuhan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 108pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Kalau belum besar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Besarlah hendaknya orang&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Kalau sudah besar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Sedih selalu hati&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -21.8pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;&lt;span style=""&gt;b.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Jumlah baris Umpasa Simalungun selalu genap&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -21.8pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;&lt;span style=""&gt;c.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;          &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Jumlah kata setiap baris, berkisar dua sampai empat buah, pada umumnya tiga perkataan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Contoh 1&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Pisou-ni-halak-bandar&lt;span style=""&gt;                                                                                 &lt;/span&gt;4 kata&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;i-huta-sinaman&lt;span style=""&gt;                                                                                                                &lt;/span&gt;3 kata&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;rajinma-ham-marlajar&lt;span style=""&gt;                                                                                 &lt;/span&gt;3 kata&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;ase-dong-arapan&lt;span style=""&gt;                                                                                             &lt;/span&gt;3 kata&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;contoh 2 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;sada-hayu-marsikkam&lt;span style=""&gt;                                                                                 &lt;/span&gt;3 kata&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;manangke-andorasi&lt;span style=""&gt;                                                                                       &lt;/span&gt;2 kata&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;paulak-naidinjam&lt;span style=""&gt;                                                                                           &lt;/span&gt;2 kata&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;marsihal-simadasi&lt;span style=""&gt;                                                                                          &lt;/span&gt;2 kata&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;contoh 3&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;dong-riang-riangmu&lt;span style=""&gt;                                                                                      &lt;/span&gt;3 kata&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;riang-riang-sibetu&lt;span style=""&gt;                                                                                           &lt;/span&gt;3 kata&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;dong-riang-riahmu&lt;span style=""&gt;                                                                                        &lt;/span&gt;3 kata&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;domma-ibuat-begu&lt;span style=""&gt;                                                                                        &lt;/span&gt;3 kata&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -21.8pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;&lt;span style=""&gt;d.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Jumlah kata setiap baris di dalam Umpasa Simalungun berkisar antara empat sampai delapan suku kata. Tetapi pada umumnya terdiri dari tujuh kata. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Contoh 1&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;i-su-an-na-min-ka-sang&lt;span style=""&gt;                                                                               &lt;/span&gt;7 suku kata&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;bo-rong-pe-lang-mar-bu-ah&lt;span style=""&gt;                                                                      &lt;/span&gt;7 suku kata&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;i-su-bo-na-min-la-jang&lt;span style=""&gt;                                                                 &lt;/span&gt;7 suku kata&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;u-hur-pe-lang-mar-u-bah&lt;span style=""&gt;                                                                           &lt;/span&gt;7 suku kata&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Contoh 2&lt;span style=""&gt;                                                                             &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;dir-la-ma-yang&lt;span style=""&gt;                                                                                                 &lt;/span&gt;4 suku kata&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 108pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;sin-tam-bak-lan-dang&lt;span style=""&gt;                                                                                   &lt;/span&gt;5 suku kata&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;sir-sir-bo-ru-tu-lang&lt;span style=""&gt;                                                                                      &lt;/span&gt;6 suku kata&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;par-ma-en-ni-a-mang&lt;span style=""&gt;                                                                                   &lt;/span&gt;6 suku kata&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 150%; color: rgb(112, 48, 160);font-size:14pt;" lang="IN" &gt;Daftar Pustaka&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 42.55pt; text-align: justify; text-indent: -42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(112, 48, 160);" lang="IN"&gt;Tarigan, Hendry Guntur. 1980. Perbandingan umpasa simalungun dengan pantun &lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;melayu.Jakarta: proyek penerbitan buku sastra Indonesia dan Daerah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1947223778409007338-8645282746746453276?l=ferdinan01.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ferdinan01.blogspot.com/feeds/8645282746746453276/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ferdinan01.blogspot.com/2009/02/foklor-bentuk-umpasa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1947223778409007338/posts/default/8645282746746453276'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1947223778409007338/posts/default/8645282746746453276'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ferdinan01.blogspot.com/2009/02/foklor-bentuk-umpasa.html' title='Foklor; Bentuk Umpasa'/><author><name>Ferdinaen Saragih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14271143361651242849</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1947223778409007338.post-1682469953606173514</id><published>2009-02-20T12:45:00.007-08:00</published><updated>2010-06-03T20:16:41.665-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kristen'/><title type='text'>kristen Lahir Baru dan Hidup Baru</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;LAHIR BARU DAN HIDUP BARU&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Manusia Baru&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Yesus menginginkan kita menjadi manusia baru, manusia yang hidup di dalam Dia dan manusia yang dibaharui di dalam roh dan pikirannya seperti pada Injil Efesus 4 : 17 – 18 ”Sebab itu kukatakan dan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dan kutegaskan: jangan hidup lagi sama seperti orang-orang yang tidak mengenal Allah dengan pikiranya yang sia-sia dan pengertiannya yang gelap, jauh dari hidup persekutuan dengan Allah, karena kebodohan yang ada di dalam mereka dan karena kedegilan hati mereka. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span class="fullpost"&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Yesus menginginkan membuang kehidupan kita yang dahulu, menanggalkan manusia lama, yang menemui kebinasaanNya oleh nafsunya yang menyesatkan, Yesus juga menginginkan agar kita mengenkan manusia baru yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya. Oleh karena itu, kita diharapkan membuang dosa dan berkata benar diantara sesama kita. Jika kita membenci atau marah kepada sesama kita hendaknya kemarahan itu hilan sebelum matahari terbenam dan jangan sekali-kali memberikan kesempatan pada iblis untuk merebut hatimu. Hendaklah segala kepahitan, kegeraman, kemarahan, pertikaian dan fitnah dibuang jauh-jauh dari diri kita dan biarkanlah Roh Kudus Allah ada pada kita yang telah mematerai kita untuk beroleh hidup yang kekal menjelang hari penyelamatan. Tuhan juga menghendaki agar kita ramah terhadap sesama, penuh kasih mesra dan saling mengampuni sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kita.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Arti Hidup Baru&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Lahir baru berarti memulai kehidupan yang berarti dalam Kristus. Yesus yaitu masuk dalam kehidupan yang baru. Hidup baru berarti suatu keadaan dimana kehidupannya sudah berubah tidak sama seperti sebelumnya. Kelahuran baru bukanlah sesuatu yang bisa kita ciptakan. Kelahuran baru bukanlah menerima vusu yang trasenden atau memulai hidup yang baru, ataupun memperoleh perasaan religius yang aneh. Kelahiran baru bukanlah suatu langkah maju dalam reinkarnasi. Kelahuran baru bukan sekedar kesadaran diri. Bukan sejenus renungn mistik atau perjalanan roh karena pengaruh obat bius. Sebaliknya, kelahuran baru adalah karya Allah yang nyata dan menetap, yang darinya kita meneima sifat yang batu dan kudis. Itulah yang tercakup dalam hidup baru, suatu kelahuran yang adikodrati dan rohani, dari atas yang terjadi setiap saat takkala seorang menaruh pengharapannya pada Kristus. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Sumber Hidup Baru&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Sebagai umatNya, kita mempercayai bahwa Yesus Kristus adalah utusan Allah. Injil yang berarti kabar baik telah menyatakan bahwa Yesus Kristus, anak Allah, meninggalkan surga dan datang ke dunia. Dia dilahirkan oleh seorang perawan: ”.....anak yang akan kau lahirkan itu akan disebut kudus, anak Allah.” (Lukas 4 : 35), hidup tanpa dosa. Dia telah dicobai, hanya tidak berbuat dosa (Ibrani; 4 :15). Ia disalibkan dan dibuat ”menjadi dosa karena kita supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah.” (Z Korintus 5 : 21). Akhirnya Allah ”membangkitkan Dia dari antara orang mati dan mendudukan Dia disebelah kanan-Nya di sorga....” Efesus 1 : 20).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Mempercayai kebenaran-kebenaran inilah yang membuahkan keselamatan. Inti dari sumber hidup baru ini adalah pengakuan kita bahwa Yesuslah sumber keselamatan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Permulaan Hidup Baru&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%; color: rgb(152, 72, 6);font-family:Symbol;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;&lt;span style=""&gt;·&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Kesadaran akan Dosa&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Ada tiga langkah yang tidak dapat dipisahkan dalam kaitannya dengan penyelamatan manusia. Langkah pertama ialah, menyadari bahwa manusia telah tercemar dosa. Seseorang perlu mengaku bahwa ia telah berdosa. Alkitab mengatakan bahwa semua orang ”telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah”. (Roma 3 : 23). Dosa dalam 1 Youannes 3 : 4b, ialah pelanggaran hukuman Allah. Dosa bukan hanya perbuatan yang salah, tetapi juga berupa kegagalan dalam melakukan perbuatan baik, ”jadi seseorang tahu bagaimana ia harus berbuat baik, tetapi tidak melakukannya, ia berdosa (Yakobus 4 : 7). Jadi tidak ada yang tidak berdosa. Setiap orang telah berdosa terhadap Allah dan perlu diselamatkan kebenaran ini harus disadari dan disukai, baik terhadap diri sendiri, maupun terhadap Allah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%; color: rgb(152, 72, 6);font-family:Symbol;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;&lt;span style=""&gt;·&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Pertobatan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Langkah kedua adalah: bertobat. Jika seseorang bertobat, pandangan dan sikap hatinya terhadap dosa berubah. Pertobatan sumpama perubahan Allah. Tuhan Yesus menghimbau supaya semua orang bertaubat dan ”percaya kepada Injil” (Marcus 1: 15) ia memperingatkan,”tetapi jikalau kamu tidak bertaubat, kamu semua akan binasa....” &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="ES" &gt;(Lucas 13 : 3). 2 Samuel dikisahkan tentang dosa Raja Daud. Ia berzinah dan membunuh. Allah mengutus Nabi Natan untuk menunjukan kesalahannya. Setelah sadar akan perbuatan jahatnya Daud benar bertobat. &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Ketulusan pertobatannya tertulis dalam Nazmur 51 yang dalam doanya ia meminta dengan kerendahan hati.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%; color: rgb(152, 72, 6);font-family:Symbol;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;&lt;span style=""&gt;·&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Iman&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Langkah ketiga ialah beriman kepada Yesus Kristus. Beriman kepada Kristus erat kaitannya dengan pertobatan. Beriman kepada Kristus berarti menyerahkan segalanya kepada Yesus Kristus...dirinya, dosanya, hidupnya, masa depannya, dan yang ada pada dirinya. Tidak ada satu orangpun yang dapat menyelamatkan dirinya sendiri. Hanya Tuhan Yesuslah yang berkuasa menyelamatkannya: Kita orang berdosa, hanya dapat diselamatkan kalau kita menyerahkan diri sepenuhnya kepada Kristus.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Sifat dan Tujuan Hidup Baru&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: 24.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;&lt;span style=""&gt;a.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;              &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Sifat Hidup Baru&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Yohannes 3 : 16 menyatakan menyatakan : ”Setiap orang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang ketat.” Hidup yang kekal berarti hidup yang abadi, berlangsung terus menerus tidak henti-hentinya. Memang setiap orang yang akan meninggal mati secara jasmani. Itu adalah akibat dosa Roma : 6 : 2 ”Sebab upah dosa ialah maut, tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.”Tetapi secara rohani, seorang Kristiani tidak akan mati. Artinya rohnya akan memperoleh kehidupan kekal dihadapan Allah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Pada saat orang percaya kepada Kristus dan menerima Dia menjadi juru selamat pribadi. Ia terlepas dari keadaan mati rohani. Ia memasuki kehidupan rohani (Efesus 2 : 3), kehidupan inilah yang bersifat kekal.&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;b.Tujuan Hidup Baru&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Kehidupan baru seorang percaya berbeda dari sebelumnya. Firman Allah mengatakan kehidupan orang yang belum mengenal Allah, dalam Yesaya 57 : 20 menyatakan, ”seperti laut yang berombak-ombak sebab tidak dapat tenang dan arusnya menimbulkan sampah dan lumpur.” Sesudah ia mempercayakan dirinya kepada Kristus. Ia memperoleh damai Allah dan menjadi ciptaan baru: jadi siapa yang ada di dalam Kristus, Ia adalah ciptaan baru: ”yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.” (2 Korintus, 5 : 17).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Sebagai ciptaan baru, kita seumpama bayi yang baru lahir. Tentu kita memerlukan susu rohani yaitu firman Tuhan.” Dan jadilah sama seperti bayi, yang selalu ingin akan air susu yang murni dan yang rohani...” (1 Petrus 2 : 2).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Kita harus secara teratur membaca dan merenungkan firman Tuhan supaya kita dapat bertumbuh menjadi orang yang dewasa rohaninya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Sesudah orang itu memasuki hidup baru di dalam Kristus, wajarlah bila ia rindu agar orang lain juga diselamatkan atas kesadarannya sendiri dan berdasarkan pengalaman keselamatannya. Ia dapat bersaksi supaya orang lain juga diselamatkan. Itulah salah satu tujuan baru ”sama seperti Bapa mengutus Aku, demikian juga sekarang aku mengutus kamu.” (Yohannes 20 : 21). Dalam 2 Karintus 5 : 20a, menyatakan, ”Jadi kamu ini adalah utusan-utusan Kristus.... Dalam 2 Korintus 5 : 19 b menyatakan, ”Allah mempercayakan berita kedamaian itu kepada kami.”&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1947223778409007338-1682469953606173514?l=ferdinan01.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ferdinan01.blogspot.com/feeds/1682469953606173514/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ferdinan01.blogspot.com/2009/02/kristen-lahir-baru-dan-hidup-baru.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1947223778409007338/posts/default/1682469953606173514'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1947223778409007338/posts/default/1682469953606173514'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ferdinan01.blogspot.com/2009/02/kristen-lahir-baru-dan-hidup-baru.html' title='kristen Lahir Baru dan Hidup Baru'/><author><name>Ferdinaen Saragih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14271143361651242849</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1947223778409007338.post-6920018355743553901</id><published>2009-02-20T12:45:00.006-08:00</published><updated>2010-06-03T20:16:54.625-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Linguistik'/><title type='text'>Hubungan Masyarakat dan Bahasa</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNoSpacing" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:12pt;color:red;"   lang="IN" &gt;Masyarakat Bahasa&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:12pt;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:12pt;"  lang="IN" &gt;Bahasa Sebagai Komunikasi Sosial&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:12pt;"  lang="IN" &gt;Sebagian orang berpendapat bahwa bahasa sebagai sesuatu yang kita lakukan untuk orang lain; sebuah permainan dari simbol verbal yang didasarkan dengan rasa indera kita (pencitraan). Sebagai sistem mediasi, bahasa tidak hanya menggambarkan cara pandang manusia tentang dunia dan konsepsinya, tetapi juga membentuk visi tentang realitas. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span class="fullpost"&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:12pt;"  lang="IN" &gt;Pandangan di atas, merajut pada pemikiran bahwa dengan melukiskan bahasa sebagai penjelmaan pikiran dan perasaan, yaitu budi manusia, maka bahasa itu mendapat arti jauh lebih tinggi daripada sistem bunyi atau fonem. Oleh karena itu budilah yang melahirkan kebudayaan, maka bahasa sebagai penjelmaan daripada budi itu adalah cerminan selengkap-lengkapnya dan sesempurna dari kebudayaan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:12pt;"  lang="IN" &gt;Dalam konteks proyeksi kehidupan manusia, bahasa senantiasa digunakan secara khas dan memiliki suatu aturan permainan tersendiri. Untuk itu, terdapat banyak permainan bahasa dalam kehidupan manusia, bahkan dapat dikatakan tidak terbatas, dan nantara tata permainan satu dengan lainnya tidak dapat dintentukan dengan suatu aturan yang bersifat umum. Namun demikian, walaupun terdapat perbedaan adakalanya terdapat sutau kemiripan, dan hal ini sulit ditentukan secara secara definitif dan pasti. Meskipun orang tidak mengetahui secara persis sebuah permainan bahasa tertentu, namun ia mengetahui apa yang harus diperbuat dalam suatu permainan. Oleh karena itu, untuk mengungkapkan hakikat bahasa dalam kehidupan manusia dapat dilaksanakan dengan melakukan suatu deskripsi serta memberikan contoh-contoh dalam kehidupan manusia yang digunakan secera berbeda. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:12pt;"  lang="IN" &gt;Perhatian terhadap kelompok-kelompok minoritas ini sekarang telah menjadi betapa penting dengan adanya kontak antarbudaya, namun diasumsikan bahwa komunikasi antabudaya itu sangat sulit. Hal ini disebabkan karena jika bahasa sebagai sistem bunyi gagal mengendap dalam kantong-kantong budaya, maka masyarakat pun gagal untuk memahami dan dipahami dalam konteks komunikasi antarbudaya.&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(227, 108, 10);" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(227, 108, 10);" lang="IN"&gt;Dari pernyataan diatas dapat dirtarik kesimpulan bahwa bahasa merupakan salah satu alat untuk mengadakan interaksi terhadap manusia yang lain. Jadi bahasa tersebut tidak dapat dipisahkan dengan manusia. Dengan adanya bahasa kita kita dapat berhubungan dengan masyarakat lain yang akhirnya melahirkan komunikasi dalam masyarakat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span class="normal"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:12pt;"  lang="IN" &gt;Di dalam kehidupan masyarakat &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:12pt;"  lang="IN" &gt;fungsi bahasa secara tradisional dapat dikatakan sebagai alat komunikasi verbal yang digunakan oleh masyarakat untuk berkomunikasi. Akan tetapi, fungsi bahasa tidak hanya semata-mata sebagai alat komunikasi. Bagi Sosiolinguistik konsep bahasa adalah alat yang fungsinya menyampaikan pikiran saja dianggap terlalu sempit. Chaer (2004:15) berpendapat bahwa fungsi yang menjadi persoalan Sosiolingustik adalah dari segi penutur, pendengar, topik, kode, dan amanat pembicaraan. Maksud dari pernyataan tersebut pada intinya bahwa fungsi bahasa akan berbeda apabila ditinjau dari sudut pandang yang berbeda sebagaimana yang telah disebutkan di atas.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:12pt;"  lang="IN" &gt;Adapun penjelasan tentang fungsi-fungsi bahasa tersebut adalah sebagai berikut:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:12pt;"  lang="IN" &gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:12pt;"  lang="IN" &gt;Segi pendengar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:12pt;"  lang="IN" &gt;Dilihat dari segi pendengar maka bahasa itu berfungsi direktif, yaitu mengatur tingkah laku pendengar. Dalam hal ini, bahasa itu tidak hanya membuat si pendengar melakukan sesuatu, tetapi melakukan hal sesuai dengan keinginan si pembieara&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:12pt;"  lang="IN" &gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:12pt;"  lang="IN" &gt;Segi penutur &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:12pt;"  lang="IN" &gt;Dilihat dari segi penutur maka bahasa itu berfungsi personal atau pribadi. Maksudnya, si penutur menyatakan sikap terhadap apa yang dituturkannya, bukan hanya menyatakan sikap lewat bahasa tetapi juga memperlihatkan sikap itu sewaktu menyampaikan tuturannya, baik sedang marah, sedih, ataupun gembira.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:12pt;"  lang="IN" &gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:12pt;"  lang="IN" &gt;Segi topic&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:12pt;"  lang="IN" &gt;Dilihat dari segi topik maka bahasa itu berfungsi referensial. Dalam hal ini bahasa itu berfungsi sebagai alat untuk membicarakan objek atau peristiwa yang ada di sekeliling penutur atau yang ada dalam budaya pada umumnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:12pt;"  lang="IN" &gt;&lt;span style=""&gt;4.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:12pt;"  lang="IN" &gt;Segi kode&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:12pt;"  lang="IN" &gt;Dilihat dari segi kode maka bahasa itu berfungsi metalingual atau metalinguistik, yaitu bahasa digunakan untuk membicarakan bahasa itu sendiri, seperti pada saat mengajarkan tentang kaidah-kaidah atau aturan-aturan bahasa yang dijelaskan dengan menggunakan bahasa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:12pt;"  lang="IN" &gt;&lt;span style=""&gt;5.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:12pt;"  lang="IN" &gt;Segi amanat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:12pt;"  lang="IN" &gt;Dilihat dari segi amanat yang disampaikan maka bahasa itu berfungsi imaginatif, yakni bahasa itu dapat digunakan untuk menyampaikan pikiran, gagasan, dan perasaan (baik sebenarnya maupun khayalan/rekaan).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:12pt;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:12pt;"  lang="IN" &gt;Masyarakat Bahasa&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(227, 108, 10);" lang="IN"&gt;Dalam sosiolinguistik Dell Hymes tidak membedakan secara eksplisit antara bahasa sebagai sistem dan tutur sebagai keterampilan. Keduanya disebut sebagai kemampuan komunikatif (&lt;i&gt;communicative competence&lt;/i&gt;). Kemampuan komunikatif meliputi kemampuan bahasa yang dimiliki oleh penutur beserta keterampilan mengungkapkan bahasa tersebut sesuai dengan. fungsi dan situasi serta norma pemakaian dalam konteks sosialnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(227, 108, 10);" lang="IN"&gt;Berdasarkan &lt;i&gt;verbal repertoire &lt;/i&gt;yang dimiliki oleh masyarakat, masyarakat bahasa dibedakan menjadi tiga, yaitu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="margin-left: 21pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(227, 108, 10);" lang="IN"&gt;a. Masyarakat monolingual (satu bahasa)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpLast" style="margin-left: 21pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(227, 108, 10);" lang="IN"&gt;b. masyarakat bilingual (dua bahasa)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 21pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(227, 108, 10);" lang="IN"&gt;c. masyarakat multilingual.(lebih dari 2 bahasa)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(227, 108, 10);" lang="IN"&gt;Kemampuan komunikatif yang dimiliki individu maupun kelompok disebut &lt;i&gt;verbal repertoire. &lt;/i&gt;Jadi &lt;i&gt;verbal repertoire &lt;/i&gt;dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu &lt;i&gt;verbal repertoire &lt;/i&gt;yang dimiliki individu dan yang dimiliki masyarakat. Jika suatu masyarakat memiliki &lt;i&gt;verbal repertoire &lt;/i&gt;yang relatif sama dan memiliki penilaian yang sama terhadap pemakaian bahasa yang digunakan dalam masyarakat disebut &lt;b&gt;masyarakat bahasa&lt;/b&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(227, 108, 10);" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1947223778409007338-6920018355743553901?l=ferdinan01.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ferdinan01.blogspot.com/feeds/6920018355743553901/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ferdinan01.blogspot.com/2009/02/hubungan-masyarakat-dan-bahasa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1947223778409007338/posts/default/6920018355743553901'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1947223778409007338/posts/default/6920018355743553901'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ferdinan01.blogspot.com/2009/02/hubungan-masyarakat-dan-bahasa.html' title='Hubungan Masyarakat dan Bahasa'/><author><name>Ferdinaen Saragih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14271143361651242849</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1947223778409007338.post-5662825925506459975</id><published>2009-02-20T12:45:00.005-08:00</published><updated>2010-06-03T20:17:12.039-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kristen'/><title type='text'>Hidup Sebagai Anak-anak Terang</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Hidup sebagai Anak-anak Teran&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;g&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Dengan mengindahkan segalanya yang berasal dari Allah, maka hiduplah kita sebagai anak-anak terang. Hendaklah kita menjadi garam dan terang bagi seseama kita dan hidup dalam kasih seperti pada Injil Efesus 5 : 1 -2 ”Sebab itu jadilah penurut-penurut Allah seperti anak-anak yang kekasih dan hiduplah di dalam kasih, sebagaimana Kristus Yesus juga telah mengasihi kamu dan telah menyerahkan ciri-Nya untuk ita sebagai persembahan dan korban yang harum bagi Allah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span class="fullpost"&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Hendaknya dalam hidup baru kita mau ditempun dan dibentuk oleh Yesus Kristus. Demikian pula perkataan kotor, kosong dan sembrono di hilangkan dan diganti dengan ucapan-ucapan syukur karena ada tertulis tidak ada orang sundal, orang cemas, atau orang serakah, artinya pembah berhala yang mendapat bagian di dalam kerajaan Kristus dan Allah. Jadi, janganlah dengan perkataanmu orang menjadi sesat karen hal tersebut mendatangkan murka bagi Allah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Hendaklah kita menjadi anak-anak terang, walaupun dahulu kita adalah kegelapan karena hanya dalam anak-anak terang berbuahkan kebaikan, keadilan, dan kebenaran. Karena segala sesuatu yang telah ditelanjangi oleh terang itu menjadi nampak karena semua yang nampak adalah terang. Oleh karena itu kita dikehendaki hidup agar tidak seperti orang babel, tetapi hidup seperti orang arif. Hendaklah kamu hidup dalam roh, senantiasalah ucapan syukur keluar dari mulutmu yang berasal dan dikehendaki oleh Tuhan kita Yesus Kristus dan hendaklah kita merendahkan diri satu sama lain di dalam takut akan Kristus.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Taat dan Kasih&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Dalam Efesus dikatakan perintah penting, Efesus 6 : 1 ”Hai anak-anak, taatilah orang tuamu di dalam Tuhan, karena haruslah demikian. Selain taat kepadaNya, Tuhan juga menginginkan agar kita taat kepada orang tua kita, karena bagaimanapun karenanyalah kita ada dan dapat hidup dan tumbuh bersama Tuhan. Selain taat, kita juga harus menghormati orangtua kita. Sebagai umat Allah yang baik sudah selayaknya kita menghormati orang tua, seperti bunyi hukum taurat yang kelima ”Hormatilah kedua orang tuamu agar engkau diberi umur yang panjang.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Selain hidup taat, kita juga harus hidup dalam kasih. Kita mengisihi sesama kita bukan hanya semata-mata didepannya, tetapi kita harus mengasiani dia secara tulus. Bukan hanya untuk menyenangkan dirinya, tetapi juga untuk Tuhan Allah kita. Dan hendaklah kita menjadi pelayan bagi sesama, baik kepada Tuhan, tuan, ataupun hamba kita. Karena Efesus 6 : 8 ”Kamu tahu, bahwa setiap orang, baik hamba maupun orang merdeka, kalau ia sudah berbuat sesuatu yang baik, ia akan menerima balasannya dari Tuhan. Jadi hendaklah kita menjadi hambanya yang taat dan penuh dengan kasih.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Tetaplah Kerajaan Keselamatan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Hendaklah dalam ketaatan dan kasih kita tetap mencari keselamatan. Janganlah kita terbuai oleh keselamatan yang telah kita dapat. Kita harus dapat menjaganya agar tiket keselamatan yang telah kita dapat tidak hilang. Hendaknya dalam kehidupan kita tidak pernah lelah atau bosan untuk mencari kebenaran. Dan janganlah dalam mencari keselamatan haus akan penghormatan orang lain, hendaknya hati kita serendah hati Tuhan Allah yang telah memberi kekuatan bagi kita.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Filipi 12 : 12 – 13 ”Hai saudara-saudaraku yang kekasih, kamu senantiasa taat; karena itu tetaplah kerjakan keselamatanmu dengan takut dan gentar, bukan saja seperti waktu aku masih hadir, tetapi terlebih pula sekarang waktu aku tidak hadir, karena Allahlah yang mengerjakan di dalam kamu baik kemauan maupun pekerjaan menurut kerelaanNya.” hendaklah dengan ketidakadaan Allah Bapa kita semakin&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;taat dan patuh di dalam kasih dan keselamatan yang telah dijanjikannya. Janganlah dimasa Dia tidak ada kita terjatuh, tetapi kita harus semakin kuat dalam menjalankan keselamatan tersebut. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Orang Kristen sejati dinyatakan selamat! Siapakah yang menyatakan kebenaran itu? Manusiakah ? Pendetakah ? Bukan ! Tuhan Allah sendiri !&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Yesus berfirman, ”Aku berkata kepadamu: sesungguhnya barang siap percaya, ia mempunyai hidup yang kekal” (Yohanes 6 : 47). &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="ES" &gt;Sudahkah anda percaya kepada Yesus Kristus dan menerima Dia sebagai Juruselamat anda ? (Yohanes 1 : 12). Kalau sudah, bagaimanakah keadaan anda sekarang ? Sungguhkah anda yakin dan dapat berkata : Saya telah mempunyai hidup yang kekal ?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Seorang yang percaya dapat, bahkan harus yakin akan keselamatannya. Jikalau ia tidak yakin, ia sudah menganggap Allah pendusta (1 Yohanes 5 : 10). Dasar keyakinannya adalah satu saja: Firman Tuhan! Bacalah ayat-ayat yang berikut ini: Yohanes 5 : 25; 1 Yohanes 5 : 11 – 13. Janji Allah jelas sekali, bukan !&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Contoh: Seorang anak yang sungguh dikasihi bapanya tidak ragu-ragu untuk mempercayai perkataan dan janji bapanya. Bapanya berjanji akan membelikan dia sebuah sepeda kalau anak itu lulus ujian. Sesungguhnyalah ia menerima sebuah sepeda setelah ia lulus. Begitu pula setiap orang Kristen sejati pasti mendapat hidup kekal dari Tuhan Allah, Bapa yang sempurna dan setia itu,yang telah menjanjikan kepadanya keselamatan dan hidup kekal. Ialah yang telah berjanji dan ”Firman Tuhan tetap untuk selama-lamanya” (1 Petrus 1 : 25). Keyakinan orang percaya akan keselamatannya merupakan harapan yang tidak sia-sia&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Keyakinan ini tak dapat dimengerti oleh manusia biasa! Orang yang masih berusaha sendiri untuk memperoleh keselamatan, tidak mungkin memiliki keyakinan ini dalam hatinya ! Ia hanya dapat berkata: mudah-mudahan atau mungkin saya selamat! Ia hanya dapat berkata: mudah-mudahan atau mungkin saya selamat ! Hatinya masih penuh dengan keragu-raguan, karena ia takut jangan-jangan usahanya itu tidak memenuhi syarat Allah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Akan tetapi Roh Allah bersaksi dalam hati orang Kristen sejati bahwa ia adalah anak Allah (Roma 8 : 16). Jadi keyakinan ini adalah berkat Tuhan dalam hatinya! Sebab itu, orang Kristen sejati tak boleh bersikap sombong. Dengan penuh kerendahan hati, ia mengucap syukur &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Bagaimanakah kita bertumbuh?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Sebagai tanggapan terhadap pertanyaan ”Bagaimanakah Kita Bertumbuh?”, saya yakin Alkiyab menyajukan jawaban berupa empat hal yang perlu ditakutkan. Jika Anda membuat keempat hal ini menjadi bagian hidup Anda, Anda akan mulai mengalami perkembangan rohani yang baik.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Mempelajari Firman Allah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Hal pertama yang Andas lakuka adlah mempelajari Alkitab secara teratur dan sungguh-sungguh. Saya tidak melebih-lebihkan pentingnya langkah ini dalam proses pertumbuhan. Rasul Petrus berkata:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Dan jadilah sama seperti bayi yang baru lahir, yang selalu ingin akan air susu yang murni da yang rohani, supaya olehnya kamu bertumbuh dan beroleh keselamatan (1Petrus 2:2).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Menurut-Nya kita harus merindukan firman Allah sehingga kita dapt bertumbuh melalui firman-Nya. Setiap perintah yang tertulis dalam Alkitab, setipa peristiwa yang tertulis dalam Alkitab, seperti peristiwa dalam sejarah, setiap perkara nabu, Injil, dan surat-surat para rasul bermanfaat untuk menjadi petunjuk bagi kita dan bagi pertumbuhan ima Kristiani.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Alkitab membeberkan rencana, niat, dan hasrat kita yang paling dalam, Alkitab menunjukan dosa-dosa kita, Setelah mengetsahui dosa-dosa kita, maka kita harus menyingkirkan dosa-dosa dan menggantukanya dengan sesuatu yang baik, supaya bertumbuh menuju kedewasaan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Menyediakan Waktu untuk Berdoa&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Bagian kedua dari jawaban atas pertannyaan ”Bagaimanakah Kita Bertumbuh?” adalah, orang yang percaya kepada Yesus Kristus harus mentediakan waktu untuk berdoa dan bersekutu dengan Bapa surgawi. Allah sendiri telah menyempatkan diri-Nya bagi persekutuan ini dmi pertumbuhan rohanu kita. Dalam Ibrani kita baca&lt;i&gt;: Karena kita sekarang mempuntai Imam Besar Agung, yang telah melintasi segala langit, yaitu Yesus, Anak Allah, baiklah kita berteguh berpegang pada pengakuan iman kita. Sebab Imam Besar yang kita punya, bukanlah imam besar yang tidak dapat turut merasakan kelemaha-kelemahan kita, sebaliknya sama dengan kita, Ia telah dicobai, hanya untuk berbuat dosa. Sebab itu marilah kita dengan penuh keberanian menghampiri tahkta kasih karunia, supaya kita menerima rahmat dan menemukan kasih karunia untuk mendapat pertolongan kita pada waktunya (Ibranu 4:14-16). &lt;/i&gt;Doa penting bagi pertumbuhan orang percaya Melalui doa kita tingkatkan iman dan memperoleh kkuatan untuk taat dan melayani. Ini adalah keharusan yang mutlak dalam kehidupan orang Kristen.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Beribadah ke Gereja Secara Teratur&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Syarat lain untuk pertumbuhan rohani adalh bersekutu secara teratur dalam persekutuan orang percaya yang mempercayai Alkitab, mengajarkan kebenara injil, dan memuliakan Kristus. Tak ada yang dapat menggantikan persekutuan dan kebaktian dengan orang Kristen lainnya. Semua yang dilahirkan kembali masuk ke dalam keluarga Allah. Kita memiliki hak untuk memanggil-Nya Bapa surgawi. Kita juga memiliki hubunga baru yang istimewa dengan saudara-saudara seiman lainya karena mereka adalah saudara-saidara kita di dalam Kristus. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Persekutuan yang sangat indah dengan orang-orang yang telah dikuduskan, dapat dirasakan dan dinikmati sepenuhnya di gereja setempat. Itulah tempat yang ditentukan Allah bagu pujian, penyembahan, dan pelayanan bersama&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Bersaksi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Langkah penting keempat dalam pertumbuhan rohani adalah bersaksi kepada orang lain melalui teladan dan pengakuan iman. Setelah mengalami kelahuran baru melalui iman dalam Kristus, menerima pengampunan dosa, dan menemukan sukacita dalam pertumbuhan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;rohani melalui firman, doa, serta persekutuan, Anda harus memiliki kerinduan untuk membangkitakan apa yang Anda dapat dengasn sesama.Anugrah kedewasaan rohani akan Anda dapatkan kjika Anda setia mempelajari firman Allah, menyediakan waktu untuk berdoa kepad-Nya, bersekutu bersama saudara-saqudara dalam Kristus, dan memberitakan anugerah keselamatan-Nya kepada yang tersesat. Tuhan ingin Anda bertumbuh, dan inilah caranya. Anda diberkati Allah ketika ”bertumbuh mulai dari sini”!&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1947223778409007338-5662825925506459975?l=ferdinan01.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ferdinan01.blogspot.com/feeds/5662825925506459975/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ferdinan01.blogspot.com/2009/02/hidup-sebagai-anak-anak-terang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1947223778409007338/posts/default/5662825925506459975'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1947223778409007338/posts/default/5662825925506459975'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ferdinan01.blogspot.com/2009/02/hidup-sebagai-anak-anak-terang.html' title='Hidup Sebagai Anak-anak Terang'/><author><name>Ferdinaen Saragih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14271143361651242849</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1947223778409007338.post-4622589394184460485</id><published>2009-02-20T12:45:00.004-08:00</published><updated>2010-06-03T20:17:36.951-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Linguistik'/><title type='text'>Linguistik,  Sosiolinguistik Variasi Bahasa I</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:14pt;"  lang="IN" &gt;Pokok Bahasa atau Variasi Bahasa&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:14pt;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;1.Bentuk-Bentuk Variasi Bahasa&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;           &lt;/span&gt;Sistem bahasa yang digunakan selama ini berupa lambang-lambang bentuk bahasa. Artinya , lambang itu berbentuk bunyi, yang lazim disebut bunyi ujar atau bunyi bahasa. Setiap lambang bahasa melambangkan sesuatu yang disebut makna atau konsep. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span class="fullpost"&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;Berdasarkan tingkat keformalannya , Mrtin Joos (1967) dalam bukunya &lt;i style=""&gt;The Five Clock&lt;/i&gt; membagi variasi menjadi lima macam gaya, yaitu: gaya atau ragam beku ( &lt;i style=""&gt;frozen&lt;/i&gt; ) , gaya atau ragam resmi ( &lt;i style=""&gt;formal&lt;/i&gt; ) , gaya atau ragam usaha ( &lt;i style=""&gt;konsultatif&lt;/i&gt; ) , gaya atau ragam santai ( &lt;i style=""&gt;casual&lt;/i&gt; ) , dan gaya atau ragam akrab ( &lt;i style=""&gt;intimate&lt;/i&gt; ). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;Ragam beku adalah variasi bahasa yang paling formal , yang digunakan dalam situasi-situasi kidmat, dan upacara-upacara resmi, misalnya dalam upacara kenegaraan, khotbah di mesjid, tata cara pengambilan sumpah, kitab undang-undang, akte notaries, dan surat-surat keputusan. Disebut ragam beku karena pola dan kaidahnya sudah ditetapkan secara mantap, dan tidak boleh diubah. Dalam bentuk tertulis ragam beku ini kita dapati dalam dokumen-dokumen bersejarah, seperti: undang-undang dasar, akte notaris , naskah–naskah perjanjian jual beli. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;Ragam resmi atau formal adalah variasi bahasa yang digunakan dalam pidato kenegaraan, rapat dinas, surat-menyurat dinas, ceramah keagamaan, buku-buku pelajaran, dan sebagainya. Ragam usaha atau ragam konsultatif adalah variasi bahasa yang lazim digunakan dalam pembicaraan di Sekolah dan rapat-rapat yang berorientasi kepada hasil atau prodksi. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;Ragam santai atau ragam casual adalah &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;variasi bahasa yang digunakan dalam situasi tidak resmi untuk berbincang-bincang dengan keluarga atau teman karib pada waktu istirahat , berolah raga, berrekreasi, dan sebagainya. Ragam santai banyak menggunakan bentuk allegro, yakni bentuk kata atau ujaran yang dipendekkan . Ragam akrab atau ragam intim adalah variasi bahasa yang biasa digunakan oleh para penutur yang hubungannya sudah akrab , seperti antar anggota keluarga, atau antar teman yang sudah karib. Ragam ini ditandai dengan penggunaan bahasa yang tidak lengkapn , pendek-pendek , dan dengan artikulasi yang sering kali tidak jelas. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;          &lt;/span&gt;Dalam pembicaraan mengenai variasi bahasa kita berbicara tentang satu bahasa yang memiliki berbagai variasi berkenaan dengan penutur dan penggunaannya secara konkret. Dalam buku karangan Abdul Chaer , tidak tertulis adanya bentuk-bentuk variasi bahasa, melainkan jenis-jenis variasi bahasa. Penjenisan bahasa secara sosiolingistik tidak sama dengan penjenisan ( klasifikasi) bahasa secara geneologis ( genetis )maupun tipologis. Menurut Abdul Chaer penjenisan secara sosiolinguistik terdiri dari faktir-faktor eksternal bahasa , yakni &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;faktor sosiologis , politis , dan kultutr. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;          &lt;/span&gt;Penjenisan bahasa berdasarkan factor sosiologis, artinya penjenisan &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;tidak terbatas pada struktur internal bahasa , tetapi juga berdasarkan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;faktor sejarahnya. Stewart (dalam Fishman 1968) menggunakan empat dasar untuk menjeniskan bahasa-bahasa sosiologis , yaitu: &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;1.Standardisasi atau pembakuan adalah: adanya kondifikasi dan penerimaa terhadap sebuah bahasa oleh masyarakat pemakai bahasa. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;2.Otonomi keotonomian adalah bahasa-bahasa yang sudah mengalami pembakuan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;3.Historis atau kesejarahan : penjelasan sosiologi bahasa.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Menurut Fishman (sebuah linguistic dianggap mempunyai historistas kalau diketahui atau dipercaya sebagai hasil perkembangan yang normal pada masa yang lalu). &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;4.Vitalitas atau keterpakaian : penjenisan bahasa secara sosiologis. Menurut Fishman , vitalitas adalah pemakaian sistem linguistik oleh satu masyarakat penutur asli yang tidak terisolasi. Jadi , unsure vitalitas ini mempersoalkan apakah sistem linguistic tersebut memiliki penutur asli yang masih menggunakan atau tidak. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;          &lt;/span&gt;Menurut catatan sejarah ada tiga buah bahasa artifisial , yaitu bahasa volapuk, bahasa esperanto, bahasa interlingua. Bahasa volapuk disusun oleh Johan Martin Schleyer , Jerman (1879). Yang kedua bahasa Esperanto, disusun oleh Ludwik Zamenhof, seorang dokter dari&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Polandia , dengan tujuan agar masyarakat dunia terbebas dari perselisihan akibat perbedaan bahasa. Yang ketiga disebut bahasa interlingua, diciptakan oleh Alexander Gode dari Amerika. Unsure-unsur bahasanya diambil dari bahasa Inggris, Prancis , italia, Rusia , Spanyol, dan Jerman. Jenis bahasa vernakular menurut Pei dan Gainor, (1954) adalah bahasa umum yang digunakan sehari-hari oleh satu bangsa atau satu wilayah geografis, bahasa jenis ini mempunyai cirri-ciri historisitas, otonomi dan vitalitas. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: normal;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: normal;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;2.Contoh dari bentuk bahasa yang berasal dari bentuk bahasa . &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;Contoh ungkapan kolokial dalam bahasa Inggris dengan padannya formalnya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ol style="margin-top: 0cm;" start="1" type="a"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: rgb(112, 48, 160); text-align: justify; line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;Join up : enlist&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: rgb(112, 48, 160); text-align: justify; line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;Give up : reliquih&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: rgb(112, 48, 160); text-align: justify; line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;Put up with : tolerat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: rgb(112, 48, 160); text-align: justify; line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;Fuul up : filled to capacity&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: rgb(112, 48, 160); text-align: justify; line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;Know-how : technical skill:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: rgb(112, 48, 160); text-align: justify; line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;The law a policeman&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: rgb(112, 48, 160); text-align: justify; line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;Outsid of : except &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: rgb(112, 48, 160); text-align: justify; line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;A natural : one who naturally exper :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;Contoh bahasa berdasarkan tahap pemerolehan, yaitu: bahasa ibu misalnya , bahasa ibu penduduk asli di lereng gunung Merapi adalah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;adalah bahasa Jawa, bahasa ibu tidak mengacu pada bahasa yang dikuasai dan digunakan oleh seorang ibu, melainkan mengacu pada bahasa orang yang mengasuhnya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: rgb(192, 0, 0);" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1947223778409007338-4622589394184460485?l=ferdinan01.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ferdinan01.blogspot.com/feeds/4622589394184460485/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ferdinan01.blogspot.com/2009/02/linguistik-sosiolinguistik-variasi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1947223778409007338/posts/default/4622589394184460485'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1947223778409007338/posts/default/4622589394184460485'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ferdinan01.blogspot.com/2009/02/linguistik-sosiolinguistik-variasi.html' title='Linguistik,  Sosiolinguistik Variasi Bahasa I'/><author><name>Ferdinaen Saragih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14271143361651242849</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1947223778409007338.post-70480063547134058</id><published>2009-02-20T12:45:00.003-08:00</published><updated>2010-06-03T20:18:00.621-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kristen'/><title type='text'>Iman; Beriman Kepada Firman Allah</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;Beriman kepada firman Allah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Anda dapat beriman kepada Firman-Nya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Kita dapat menyakini bahwa Alkitab itu dapat dipercaya sepenuhnya- Firman Allah yang tidak mengandung kesalahan- anda memercayai dengan segenap hati bahwa segala sesuatu yang dikatakan berlaku bagi kita orang percaya. Alkitab ditulis oleh sekian banyak penulis, namun di dalamnya tidak ada pertentangan. Sekian banyak pakar telah menyelidiki secara cermat dan mengkritiknya selama bertahun-tahun, namun Alkitab tetap bertahan menghadapi ujian waktu. Jika Anda memahami hati Bapa, Anda akan mematuhi kitab ini karena Alkitab adalah kitab kehidupan. Alkitab adalah kitab yang akan memberkati, menuntun, dan memelihara Anda. Mari kita renungkan apa yang Alkitab katakan tentang dirinya sendiri, &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span class="fullpost"&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;”&lt;i&gt;Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua manapun; ia menusuk alamat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;(Ibrani 4 : 12)&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Kitab ini hidup! Alkitab bukan kitab yang mati. Anda mungkin bertanya-tanya sewaktu Anda berjuang untuk menyelesaikan kitab Imamat, namun sejak awal sampai akhir Alkitab itu benar-benar penuh dengan kehidupan. Ada jutaan orang disepanjang sejarah yang telah membulatkan hati mereka untuk mengikuti pengajaran kitab ini, dan sewaktu mereka melakukannya, mereka mendapati kehidupan mereka menjadi produktif. Hidup mereka menjadi sukses. Hubungan dengan Allah menjadi suatu kenyataan karena kitab ini memiliki kuasa untuk menggugah kehidupan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Beriman kepada Firman Allah bukan hanya berkaitan dengan mengalahkan musuh. Iman juga&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;memanggil kita ke tempat yang lebih tinggi – untuk memiliki iman bahwa kita dapat masuk ke dalam kehidupan yang lebih intim dengan Allah di dalam kehidupan yang lebih intim dengan Allah di dalam kuasa Roh Kudus. Sering kali kita merasa bahwa kita tidak layak untuk menikmati kepenuhan di dalam Kristus. Kita merasa tidak memenuhi syarat. Ini sesuatu yang sama sekali berbeda dengan pencobaan dan ujian musuh. Perasaan ini muncul dari ketidakmampuan manusiawi kita untuk mengenali kuasaNya yang dahsyat di dalam diri kita dan segala sesuatu yang hendak Dia berikan kepada kita.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kita merasa kesulitan untuk memahami bahwa secara manusiawi Anda bisa saja orang yang sama sekali tidak berarti, namun sewaktu Kristus hidup di dalam diri Anda dan mulai bergerak melalui Anda, mukjizat dan perkara-perkara supernatural dapat dan pasti terjadi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Anda dapat Beriman kepada Kasih-Nya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Saya menjumpai sekian banyak orang yang telah kecewa terhadap Allah dengan alasan-alasan tertentu. Sebenarnya, mereka terutama kecewa terhadap gereja dan orang Kristen lain, bukannya terhadap Allah. Namun biasanya Allahlah yang dipersalahkan. Saya pernah mewawancarai seorang pemuda yang ingin kembali ke dalam pelayanan setelah sekian lama undur. Kondisi kehidupannya berantakan dan ia sangat marah terhadap Allah karena itu. Ia menceritakan bahwa ia menantang Allah, memaki Dia dan murtad begitu saja. Kini, setelah kembali kepada Allah, ia bergumul dengan pertanyaan, ”Mungkinkah Allah menerimaku kembali?” Tentu saja Allah menerimanya kembali. Sewaktu Bapa melihat hati yang bertobat atau hancur, tanggapanNya selalu, ”ya aku akan menerimamu kembali. Datanglah, datanglah kepada-Ku sekarang juga!” Allah itu benar-benar penuh kemurahan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Apakah Anda memiliki iman kepada Allah dan hati Bapa-Nya yang ajaib bagi Anda? Ia hanya ingin mendekap Anda di dalam pelukan-Nya. Ia selalu kepada Anda, ”Datanglah mendekat. Mendekatlah kepada-Ku.” Ia menarik kita kepada diriNya. Ia merindukan kita menanggapi dalam iman dan memercayai kasih-Nya yang agung dan menakjubkan bagi kita.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Allah itu maha pengasih. Setelah menjadi orang Kristen selama bertahun-tahun, satu-satunya penyesalan saya adalahkarena dalam sebagian besar waktu saya tidak menyadari betapa baiknya Allah itu. Saya mengejar kebenaran dan saya tidak menyadari kalau kebenaran itu berbicara tentang kasih. Kasih Allah adalah dasar yang mutlak bagi kehidupan kita. Saya memiliki teologi tentang kasih Allah, saya tahu Al-kitab berbicara tentang kasih Allah, namun hal itu belum benar-benar menembus ke dalam hati saya. Saya belum menyadari bahwa kasih adalah perkara yang mendasar dan segala sesuatu harus dibangun di atasnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Jika dasar iman Anda bukan kasih, Anda akan terjebak dalam agama. Apakah yang memotivasi iman Kristen Anda? Anda terdorong oleh pencarian kebenaran? Anda akan menjadi seeprti orang Farisi. Anda terdorong untuk mencapai prestasi dan bekerja keras bagi Allah? Allah akan menjadi orang yang keras dan melukai orang-orang di sekitar Anda. Jika Anda terdorong oleh hal lain, bukannya oleh kasih dan hati Allah, anda akan meleset dari sasaran, karena kasih adalah titik utama dan perkara yang mendasar. Segala sesuatu yang lain mengalir dari situ.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Di dalam Roma 5:5 kita membaca,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;”&lt;i&gt;Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita&lt;/i&gt;.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Anda tidak mempelajari segala sesuatu secara intelektual dengan menyimak ceramah yang logis, namun Anda akan mengalaminya sewaktu kasih Allah menjamah Anda.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Penjamuan kudus adalah salah satu simbol terbesar kasih Allah kepada kita. Melalui perjamuan, kita memang mengingat kematian Tuhan sampai Dia datang kembali dan kita mengingat apa yang terjadi di kayu salib. Namun, kita juga disadarkan akan kasih Allah. Kita diingatkan bahwa apa yang Yesus lakukan di kayu salib bagi kita tidak lain adalah karena kasih Allah. Allah sangat mengasihi dunia ini sehingga Ia menguburkan Anak-Nya yang tunggal. Yesus sendiri memilih untuk mengasihi kita lebih dari diri-Nya sendiri. Kasih-Nya mengatasi setiap rintangan-kehilangan reputasi, menanggung penderitaan dan kesengsaraan yang hebat, dan saat itu kita semua masih pendosa.&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;hadirat-Nya Anda dapat Beriman&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pada&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Kita perlu memiliki iman kepada firman Allah, iman kepada kasih-Nya bagi kita, dankita juga dapat beriman kepada hadirat-Nya. Iman kepada Allah itu bukan sekedar seuatu perkara intelektual. Hadirat Allah itu nyata dan dapat dijamah. Hadirat dan kuasa-Nya adalah pernyataan keberadaan-Nya. Sewaktu hadirat Allah tampil, kehidupan berubah dan taraf iman orang pun terangkat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Saya selalu kagum dalam kebaktian penyembuhan, karena setiap kali satu atau dua orang mulai disembuhkan, iman pun dibangkitkan di dalam diri orang lain dalam kebaktian tersebut. Orang berpikir, ”Wow, mungkin Allah akan menjamahku juga.” Itulah yang terjadi sewaktu hadirat-Nya dinyatakan. Lebih mudah bagi Anda untuk beriman kepada-Nya sewaktu Anda melihat kuasa dan hadiratNya dinyatakan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Saya menyukai pernyataan Paulus dalam 1 Korintus,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;”&lt;i&gt;Baik perkataanku maupun pemberitaanku tidak kusampaikan dengan kata-kata hikmat yang meyakinkan, tetapi dengan keyakinan akan kekuatan Roh, supaya iman kamu jangan tergantung pada hikmat manusia, tetapi pada kekuatan Allah.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;(1 Korintus, 2:4-5)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Orang lapar akan pengalaman otentik akan kuasa dan hadirat Allah. Sewaktu orang dipenuhi dengan hadirat dan kuasa-Nya, dimulailah suatu peroses yang mengubah kehidupan di dalam hatinya. Hadirat-Nya memampukan Anda untuk memercayai Dia lebih daripada sebelumnya. Paulus mengatakan, itulah sebabnya Yesus datang melakukan tanda-tanda dan mukjizat, agar orang mengalami pernyataan Imanuel – Allah beserta kita – yang membangkitkan iman dan keyakinan mereka.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Kita tidak bisa mencoba menuntut hadirat dan kuasa Allah. Kita tidak akan mengalami hadirat-Nya dengan berusaha memaksa Allah untuk muncul. Pendekatan seperi ini akan menjadikan Anda orang yang bergumul secara agresif, orang yang berusaha mendesak dan merenggut apa yang Anda inginkan dari Allah. Bukan seperti itu kerja yang dikehendaki. Pergumulan adlah upaya manusia mengaah pada legalisme. Namun, Alkitab mengajar kita untuk memasuki hadurat Tuhan dengan ucapan syukur dan pujian.Kita mengungkapkan kasih dan asa syukur kita kepada-Nya dan menyembah Dia. Sewaktu kita melakukannya, Allah senang untuk menyatakan diri-Nya kepada kita dan membekati kita.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Menantikan Hadirat Allah&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Karena ucapan syukur merupakan kunci menuju hadirat Allah, Anda perlu meupuk sikap yang tahu terima kasih. Anda dapat mulai mengucap syukur kepada Allah atas perkara-perkara pada masa lalu dan masa kini dan juga untuk apa yang Dia lakukan pada masa mendatag. Takut kalau Allah tidak muncul saat Anda sangat membutuhkan Dia iu nyaris seperti kutuk. Sesuai dengan iman Anda, jadilah demikian! Kalau Anda berpikir tidak akan terkadi sesuatu kemungkinan besar juga akan tidak terjadi.&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Penantian adlah kunci untuk melihat Allah bergerak. Sewaktu Anda membulatkan hati untuk percaya, Allah itu saja. Sewaktu Anda percaya akan kuasa-Nya yang dahsyat, Anda dapat mulai menyerukanperkara-perkara yang Anda percaya telah Allah janjikan, yang belum ada seolah-olah hal itu sudah ada. Dengan suara Roh Kudus. Dengarkan Dia yang mengetahui segala sesuatu tentang Anda, Dua yang mengetahui jumlah rambut di kepala Anda, Dia yang sangat mengasihi Anda sehingga Dia mati bagi Anda. Dengarkanlah Dia memanggil Anda, ”Marilah kepada-Ku semua yang berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan bagimu” (Matius 11:28). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Yesus ingin membawa Anda ke dalam kepenuhan dari egala yang telash Bapa tetapkan bagi kehidupan Anda. Bapa mengatakan kepada Anda hari ini,”Percayalah kepada firman-Ku, kepada kasih-Ku. Karena Aku setia”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Langkah-Langkah yang Perlu Dalam Beriman&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Ada hamba Tuhan mengatakan bahwa orang beriman itu adalah orang yang sedang menikmati harapannya. Itulah sebabnya, orang beriman tetap bersukacita, kendati banyak tantangan. Dan memang orang beriman takkan terombang-ambingkan oleh situasi dunia yang tiada menentu ini, karena memiliki dasar dan tujuan hidup yang jelas dan pasti. Selain itu, Allah yang ditaati adalah pribadi yang tak pernah berubah, Mahabesar, serta selalu memberikan yang terbaik bagi anak-anakNya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Tetapi sayang hanya sedikit yang mau beruman kepada-Nya mengapa bisa demikian? Ada beberapa kemungkinan, antara lain:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Pertama; belum mengerti rahasua sukacita hidup dalam iman. Seorang yang tak beriman harus menyelesaikan masalhnya sendiri atau berssam-sama dengan orang lain yang sama-sam lemahnya. Atau yang lebih parah lagi, jika mereka mulai mencari pertolongan kepada Iblis, maka hidupnya justru akan semakin kacau. Sedangkan untuk orang beriman, meskipun tantagannya berat, tetapi mereka tidak pernah menghadapi masalah seorang diri. Sebab Allah terus menyertainya dan memberikan jalan keluar baginya.&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Kedua; masih berat meninggalkan dosanya. Banyak orang menolak beribadah kepada Allah, karena berat meninggalkan dosanya. Namun, orang yang seperti ini, masih mengkin hidup beriman, jika firman Tuhan tetap didengarnya. Tapi juka sepanjang hidupnya, terus-menerus menolak mendengarkan firman tuhan, mustahul ia bisa beriman.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Ketiga; belum mengerti bagaimana caranya hidup beriman. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Beberapa langkah yang dapat ditempuh seseorang agar hidup dalam iman:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0cm; text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%; color: rgb(152, 72, 6);font-family:Symbol;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;&lt;span style=""&gt;·&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;                &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Menyediakan diri memdengar firman Allah &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;bagaiman mungkian kita dapat beriman kepada-Nya, jikamereka mendengar tentang Dia (Roma 10:14). Dan bagaiman mereka mendengar tetang Dia jika mereka menolak membaca Alkitab. Karena dalam Alkitablah tertulis tenatang Dia (Lukas 24:44-46;Yohanes20:31). Ddengan demikian neriman kepada Allah yang hidup, harus memberi waktu untuk membaca Alkitab, atau mendengarkan uraian firman Allah itu.&lt;i&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0cm; text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%; color: rgb(152, 72, 6);font-family:Symbol;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;&lt;span style=""&gt;·&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;                &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Menerima Yesus sebagai Juruselamat &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;setelah mendengar berita tentang Yesus, yang mati tersalib untuk menebus dosa manusia, seseorang tak otomatis ditebus dosanya. Untuk menerima pengampunan-Nya, orang itu sendiri harus melangkah kepada-Nya, dengan mengakui dosanya serta memohon supaya Dia masuk ke hatinya (1Yohanes 1:9;Wahyu 3:20; Yohanes 1:12). Pada waktu Yesus masuk ke dalam hatinya ia dipindahkan dari tempatnya semula, yang berada di bawah kuasa dosa ke kerajaan Allah (1Korintus 1:13).&lt;i&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0cm; text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%; color: rgb(152, 72, 6);font-family:Symbol;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;&lt;span style=""&gt;·&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;                &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Menyimpan firman Allah di dalam hati dan melaksanakanya dalam kehidupan sehari-hari&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt; setelah Yesus masuk ke dalam hidup seseorang, maka orang itu menjadi onggota keluarga Allah. Namun&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;karena orang itu masih tinggal di dunia ini, maka kemungkinan berbuat dosa ada. Oleh sebab itu, firman Allah masih tetap di perlukan, untuk memelihara imannya. Seperti ada tertulis,”Dalam hatiku aku menyimpan janjiMu, supaya aku jangan bedosa terhadap Engkau (Mazmur 119:11).&lt;i&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 42.55pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0cm; text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%; color: rgb(152, 72, 6);font-family:Symbol;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;&lt;span style=""&gt;·&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;                &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Menunggu penggenapan janji Allah, dalam doa dan ucapan syukur &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;dalam beriman, seringkali fakta yang dihadapi seolah bertentangan dengan janji Allah yang dimiliki. Hal ini pernah dialami oleh Abraham dan Sara. Abraham sudah menginjak usia yang ke-99 tapi janji Allah tentanketurunanya belum juga digenapi.&lt;i&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraph"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1947223778409007338-70480063547134058?l=ferdinan01.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ferdinan01.blogspot.com/feeds/70480063547134058/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ferdinan01.blogspot.com/2009/02/iman-beriman-kepada-firman-allah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1947223778409007338/posts/default/70480063547134058'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1947223778409007338/posts/default/70480063547134058'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ferdinan01.blogspot.com/2009/02/iman-beriman-kepada-firman-allah.html' title='Iman; Beriman Kepada Firman Allah'/><author><name>Ferdinaen Saragih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14271143361651242849</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1947223778409007338.post-4503109675714988479</id><published>2009-02-20T12:45:00.002-08:00</published><updated>2010-06-03T20:18:21.113-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kristen'/><title type='text'>Iman Yang Kokoh dan Teguh</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;IMAN YANG KOKOH DAN TANGGUH&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Iman yang seperti Anak Kecil&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Berusaha menulis tentang iman adalah sebuah tugas yang menggetarkan. Iman adlah topik yang sangat besar, namun sekaligus sangat pokok dan mendasar. Iman adalah blok-blok bangunan dasar kehidupan kekristenan. Iman merupakan keseluruhan perjalanan hidup kita bersama dengan Allah. Keseluruhan kehidupan kekristenan kita adalah tentang iman yang bekerja oleh kasih.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span class="fullpost"&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Namun, iman ini bukan iman kepada iman kita atau iman kepada kemamouan kita. Iman ini sama sekali tidak ada hubungannya dengan kemamouan kita untuk percaya. Iman pada dasarnya berarti menjadi seperti anak kecil di hadapan Allah, memercayakan diri kepada-Nya dan berserah sepenuhnya. Kita menantikan Dia melakukan segala sesuatu sesuai dengan apa yang telah Dia janjikan dan kita hidup di dalam pengharapan karena itulah panggilan Allah bagi kita.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;1Yohanes 5:4-5 mengatakan&lt;i&gt;,”...sebab semua yang lahir dari Allah, mengalahkan dunia. Dan inilah kemenangan yang mengalahkan dunia: iman kita. Siapakah yang mengalahkan dunia, selain daripada yang percaya, bahwa Yesus adalah Anak Allah?” &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Rasul Paulus mengatakan bahwa iman kita kepada Yesusu Kristus memampukan kita untuk ”mengalahkan” artinya ”telah mengalahkan” dunia. Saat ini Anda dapat memandang ke cermin dan berkata ”Imanku telah mengalahkan dunia, karena imanku ada di dalam Anak Allah, Tuhan Yesus”.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Iman bukan sesuatu yang daptat kita ”usahakan”. Iman adlah karunia yang dinerikan kepada kita oleh Allah sewaktu kita percaya kepada Anak-Nya, Yesus. Suatu karunia yang dinerikan karena anugrah-Nya yang besar terhadap kita. Memahami anugrah Allah ini sangat penting bagi kita agar kita dapat memahami cara kerja iman. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Anugrah Allah adalah konsep yang kerap kali sulit dipahami, khususnya bagi orang-orang yang baru mulai hidup Kristen. Tabiat manusiawi kita cenderung mengarahkan kita untuk berpikir bahwa kekristenan itu hanyalah sesuatu agama dan bukan suatu hubungan denagn Allah yang hidup. Padndangan semacam ini membuat kekristenan hanya dipatuhi dan dijalankan guna memuaskan Allah yang perfeksionis dan tidak pribadi nun jauh di langit sana.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="ES" &gt;Hasil dari menganut agama yang berorientasi kepada ”peraturan dan kewajiban” selalu usaha sendiri. Artinya, kita terus-menerus berusaha menggapai estándar yang mustahil dan secara tak terelakan terus-menerus gagal pula. Sungguh ironis, padahal yang kita perlukan hanya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;adalah iman yang diberikan secara Cuma-Cuma oleh Allah melalui Anak-Nya Yesua Kristus, lepada setiap orang yang menyerahkan kehidupanya lepada Dia.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Karena itu, Allah mempersiapkan statu anugerah. Anugrah itu adalah Allah sendiri, datang sebagai manusia untuk melunasi utang kita dengan mati di kayu salib, mencurahkan darah-Nya bagi anda dan saya. Yesus membayar harga atas dosa-dosa kita untuk menawarkan kepada kita anugrah keselamatan secara Cuma-Cuma, aslkan kita mau mempercayai Dia. Yang perlu Anda lakukan hanyalah menerima anugrah yang Cuma-Cuma ini dari Allah. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Iman Berarti Percaya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Kata bahasa Yunani yang diterjemahkan “iman” sebenarnya berarti “percaya”. Beriman berarti memercayakan diri Anda kepada Allah. Sayangnya, kada ”iman” termasuk kata yang telah banyak disimpangkan sehingga kehilangan sebagian besar makna yang sesungguhnya. Ketika orang bertanya, ”Apa kepercayaan Anda?”, misalnya, yang mereka maksudkan adalah agama atau aliran kepercayaan yang kita anut. Pemikiran semacam ini mengaburkan pengertian ”iman” yang mengandung dinamika hubungan yang dilandasi oleh kepercayaan. Pemikiran semacam itulah yang mengurangi hubungan dengan Sang Pencipta yang Mahakuasa menjadi sekedar serangkaian peraturan dan parameter.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Pada saat Jemaat Kristen mula-mula terbentuk, sewaktu Roh Kudus pertama kali dicurahkan, orang-orang percaya mengidentifikasikan diri mereka sebagai orang-orang yang mengandalkan kemampuan Allah tidak mengandalkan usaha pribadi mereka. Anda mengerti maksudnya? Kita perlu diingatkan secara terus menerus akan ketergantungan kita kepada Allah karena kita cenderung untuk mengandalkan kemampuan kita sendiri. Kita perlu mengulanginya berkali-kali karena kita cenderung tergelincir kembali ke dalam kehidupan Kristen yang mengandalkan kekuatan diri – menetapkan peraturan bagi diri sendiri, berusaha untuk berperilaku baik, dan mengira bahwa hal-hal ini diamini oleh Allah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Pada waktu-waktu kelemahan itu, ketika anda mengatakan, ”Ya Tuhan, biarlah Engkau yang bekerja malam ini karena aku tidak memiliki apa-apa untuk diberikan,” Tuhan mengatakan, ”Baik. Kita akan punya kebaktian yang luar biasa.” sekalipun kita telah melakukan persiapan dengan baik dan merasa siap untuk menyampaikan sesuatu, kita harus belajar untuk berserah kepada-Nya dan membiarkan Dia bertindak dengan kehendak-Nya. Perlahan-lahan saya mulai memahami fakta bahwa betapapun baiknya persiapan kita, hal itu sama sekali tidak berkaitan dengan kemurahan yang Allah berikan kepada kita. Semakin kita berserah kepada-Nya, semakin banyak berkat yang kita a&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Allah menanggapi iman, bukan kebutuhan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Jika kita dilahirkan kembali dan pergi ke surga saat kita meninggal, hal itu terjadi karena kita menyambut tawaran Allah dengan kepercayaan seperti seorang anak kecil. Kita mengatakan, ’Aku menyelamatkan orang yang bobrok seperti aku ini.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;”Orang yang bobrok seperti aku ini.” Saya menyukai kata-kata dari lagu &lt;i&gt;Amazing Grace&lt;/i&gt;”. Lagu ini ditulis oleh John Newton, yang selama bertahun-lahun menjadi kapten kapal pedagang budak. Suatu hari, ditengah badai yang ganas, kapalnya tengah tenggelam. Ia sedang membaca Perjanjian Baru dan berdoa dalam keputusasaannya, ”Oh Tuhan, oh Tuhan, oh Tuhan.” Allah membawanya melalui badai dan kapal yang tengah tenggelam itu tidak sampai menyentuh dasar laut. Kapal itu tetap mengambang di bawah garis air dan hanyut, sampai akhirnya terdampar di suatu pulau. Newton telah berdoa, ’Tuhan, kalau Engkau membeaskan aku dari sini, aku akan menyerahkan hidupku pada-Mu.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Tuhan membangkitkannya menjadi pengkhotbah dan pendeta gereja Anglikan, dan akhirnya ia menggubah kata-kata ini:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Sungguh besar anugrah-Nya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Yang tlah kuterima,,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Dulu kutersesat, namun sekarang,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;aku diselamatkan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Apakah yang harus dibawa oleh Newton untuk duduk berunding dengan Allah? Tidak ada sama sekali. Tidak ada, kecuali kerelaan untuk berserah kepada Allah dan menerima tawaran karunia-Nya yang cuma-cuma. Bukankah itu jalan yang indah untuk memulai kehidupan Anda bersama-sama dengan Allah ? Tidak ada seorangpun dari kita yang keadaannya terlalu buruk untuk dapat datang kepada Allah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Kita masing-masing harus bertanggung jawab atas kekacauan hidup yang kita alami. Apa yang kita alami saat ini tidak sesuai dengan isi hati hati Allah dan bukan akibat kesalahan Allah. Dosa Anda dan dosa sayalah yang telah menyebabkan segala kekacauan ini. Adapun Allah, Dia sepanjang hari mengulurkan tangan-Nya sambil berseru, ”Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu” (Mutius 11:28).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Allah tidak bertanggung jawab atas dosa umat manusia, namun ia menyediakan jalan keluar dari kekacauan yang telah kita lakukan. Jalan keluar itu dapat ditempuh dengan beriman kepada-Nya dan dengan mendatangkan Kerajaan Allah ke dalam kekacauan tersebut. Ketika Yesus berjalan di muka bumi ini, kemana pun Ia pergi, Ia mendatangkan Kerajaan Allah oleh iman. Untuk itu pula Anda dan saya dipanggil. Kita dapat menerima uluran tangan Allah ini dengan memilih untuk percaya kepada-Nya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 42.55pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 42.55pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Iman bergantung pada kuasa Allah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Saya ingin memastikan bahwa saya tidak berbicara tentang iman yang buta, atau sikap naif yang terlepas dari realitas. Kita dapat memercayai Allah, bukan karena kekuatan tertentu yang kita miliki, melainkan semata-mata karena kuasa hebat dan menakjubkan yang Dia miliki. Hadirat dan kuasa Allah itu nyata dan pasti. Pengertian akan kemahacukupan dan kuasa Allah ini akan meyakinkan kita dan menolong kita untuk menjangkau dan berpegang pada-Nya dalam iman.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Dalam 1 Korintus 2: 4-5, Paulus mengatakan,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;”Baik perkataanku maupun pemberitaanku tidak kusampaikan dengan kata-kata hikmat yang meyakinkan, tetapi dengan keyakinan akan kekuatan roh, supaya iman kamu jangan tergantung pada hikmat manusia, tetapi pada kekuatan Allah&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Sewaktu orang menyaksikan kuasa Allah dinyatakan, ada suatu keyakinan supernatural yang melanda mereka. Mereka bukan ”diyakinkan” oleh khotbah yang cerdas atau argumentasi yang meyakinkan. Mereka terpesona oleh kuasa Roh Kudus, yang sungguh-sungguh meyakinkan mereka akan kuasa Allah. Setiap kali terjadi mukjizat di tengah-tengah kebaktian kami, orang selalu menanggapi tantangan mimbar. Mereka menyaksikan sesuatu yang benar-benar menempelak mereka dan berkata ”Wah ! Allah benar-benar ada ditempat ini!” Orang-orang yang sebelumnya bersikap skeptis dan tidak yakin, tiba-tiba diyakinkan ketika mereka melihat demonstrasi kuasa Roh Kudus.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;”Berpegang teguh” pada Iman&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Segala sesuatu yang Anda miliki Anda peroleh karena memegangnya dengan iman. Allah menjatuhkan sebutir kecil benih dari sebuah ide ke dalam hati Anda dan Anda berkata, ”Tuhan, mungkinkah ini terjadi?” &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="ES" &gt;Ia menjawab, ’Ya itu mungkin,” dan Andapun mulai percaya dan mulai bertindak. &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1947223778409007338-4503109675714988479?l=ferdinan01.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ferdinan01.blogspot.com/feeds/4503109675714988479/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ferdinan01.blogspot.com/2009/02/iman-yang-kokoh-dan-teguh.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1947223778409007338/posts/default/4503109675714988479'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1947223778409007338/posts/default/4503109675714988479'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ferdinan01.blogspot.com/2009/02/iman-yang-kokoh-dan-teguh.html' title='Iman Yang Kokoh dan Teguh'/><author><name>Ferdinaen Saragih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14271143361651242849</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1947223778409007338.post-4609673993830130058</id><published>2009-02-20T12:45:00.001-08:00</published><updated>2010-06-03T20:21:36.335-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kristen'/><title type='text'>Iman; Allah Bapa</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 49.65pt; text-align: center; text-indent: -49.65pt; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:14pt;"  lang="IN" &gt;Allah Bapa&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 49.65pt; text-align: center; text-indent: -49.65pt; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:14pt;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 49.65pt; text-align: justify; text-indent: -49.65pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Allah Bapa Adalah yang Tidak Terlihat (&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Yohanes14:111)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;&lt;span style=""&gt;             &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="FI" &gt;Permohonan Filipus,”Tunjukanlah Bapa itu kepada kami”(Yohanes 14:8) dibenarkan. Zaman sekarang ini kita sama seoerti dia dan berkeinginan melihat Allah, tetapi Ia begitu besarnya sehingga Ia tidak dapat dilihat oleh mata kita. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span class="fullpost"&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Manusia membangun bait Allah agar apat “memuat” Allah. Namun, Allah tidak dapat “dimuat” ke dalam tempat itu. Karena kebesara-Nya itu hanyalah sebuah tempat dibuat bagi orang-orang kudus. Sehinga mereka dapat berdoa dn mndengarkan firmn-Nya, dengan seperti itulah manusia dapat berkomunikasi dengan Allah. Maa manusia terbaas melihat materi, manusia dapat melihat karena ada cahaya, sama seperti orang dapat melihat matahari. Kita dapat mengenal Allah melalui apa yang telah datang dari Allah. Kita tidak dapat menenal Allah tanpa lewat Dia. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;&lt;span style=""&gt;             &lt;/span&gt;Allah adalah Roh yang terlihat Suatu roh adalah tidak terlihat. Orang bisa jadi dipenuhi Roh Kudus tetapi ia tidak akan pernah melihat Allah. &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="NO-BOK" &gt;Kita tidak bisa melihat Allah bukan berarti Dia tidak ada. Orang hanya dapat melihat Allah hanya dangan Roh. Siapa pun dapat mengenal Allah melalui pekerjaan dan perkataan Yesus. Percaya pada Yesus berarti percaya pada Dia yang telah mengutus-Nya.Telah dikatakan dalam Yohanes 12:44-45 “Tetapi Yesus berseru kat-Nya : Barangsiapa percaya pada-Ku ia bukan percaya pada-Ku tetapi kepada Dia, yang telah mengutus Aku. Dan siapa melihat Aku dia melihat yang telah mengutus Aku”. Segala pekejaan Yesus adalah pekerjaan Bapa.&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1947223778409007338-4609673993830130058?l=ferdinan01.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ferdinan01.blogspot.com/feeds/4609673993830130058/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ferdinan01.blogspot.com/2009/02/iman-allah-bapa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1947223778409007338/posts/default/4609673993830130058'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1947223778409007338/posts/default/4609673993830130058'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ferdinan01.blogspot.com/2009/02/iman-allah-bapa.html' title='Iman; Allah Bapa'/><author><name>Ferdinaen Saragih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14271143361651242849</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1947223778409007338.post-7542021854913321413</id><published>2009-02-20T12:45:00.000-08:00</published><updated>2010-06-03T20:21:56.569-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kristen'/><title type='text'>Kehendak Bapa Dan Anak</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="NO-BOK" &gt;Allah Roh Kudus&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="NO-BOK" &gt;Roh Kudus Bekerja di Antara Bapa dan Anak (Yohanes 3:1-8)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="NO-BOK" &gt;Yesus, Anak Allah, adalah Ia yang datang dari Bapa. Ia tidak bisa keluar tanpa Bapa. Anak Allah adalah Ia yang datang dalam sejarah manusia. &lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="NO-BOK" &gt;Yesus adalah Allah yang pada dasarnya setara dengan Dia. Awalnya orang melihat Allah melalui Yesus, tetapi sekarang kita dapat mengetahui hati Allah melalui Roh Kudus.kita memiliki roh jiwa kepada mana Roh kudus dapat datang. Kita dapat dan melihat Allah dan roh jiwa kita itu. Sekarang orang dapat mengetahui hati Allah melalui Roh kudus. Kecuali orang mengenal roh kudus ia tidak bisa mengenal Allah secara benar. Sekali orang datang ke hadapan Yesus Kristus dan menyerahkan dosanya dibasuhkan oleh anugrah-Nya,roh jiwanya menerima Roh Kudus lalu, ia dapat mengenal Allah melalui Roh Kudus. Roh Kudus membuat mengenal Allah dengan menjamah, menyertai,dan memenuhi kita. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="NO-BOK" &gt;&lt;span style=""&gt;             &lt;/span&gt;Sekarang Ia mengijinkan kita mengenal Allah yang tak terlihat itu oleh Roh Kudus yang tak terlihat pula. Kecuali Roh Kudus mendiami diri kita,kita tidak bisa melihat Allah melalui Dia. Roh Kudus datang ke dunia ini untuk maksud tujuan membuat kita mengenal lagi mengenal Allah. Peran Roh Kudus ialah menyampaikan dengan betul firman kebenaran Bapa. Kita dapat mengenal firman yang dinyatakan melalui Anak Allah oleh Roh Kudus. Adalah tak mungkin bagi kita untuk menerima sesuatu firman yang baru ataupun peristiwa yang melampaui Yesus. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="NO-BOK" &gt;&lt;span style=""&gt;             &lt;/span&gt;Pada masa Perjanjian Lama, suara Allah didengar melalui malaikat saja, Sedangkan dewasa ini suara Allah itu dapat didengar melalui Anak. Namun banyak orang Kristen, kendatipun fakatanya Roh Kebenaran itu telah datang, ternyata melampaui Anak dan ingin mendengar secara langsung suara Allah itu. Faktanya jelaslah bahwa orang dapat mengenal Allah hanya melalui apa yang Anak sudah ajarkan maupun kerjakan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="NO-BOK" &gt;Dan Anak Allah tidak dapat membiarkan kita mengenal Allah dengan melampaui Roh Kebenaran, maupun juga dapat Ia lakukan pekerjaan-pekerjaan Allah itu. Bahkan Anak pun dalam diri Yesus menjalani kehidupan sebagai seorang manusia biasa di kota Nazaret, dan mencari nafkah sebelum Roh Kebenaran itu datang kepada-Nya. Tidak ada di dalam diri-Nya sebagai sesuatu yang bisa menarik perhatian orang-orang lain. Malah Yesus mulai bekerja ketika Roh Kebenaran itu datang kepada-Nya. Allah tidak pernah dengan cara melampaui Roh Kebenaran mewahyukan kehendak-Nya. Dan Ia juga tidak pernah berkata kepada Anak dengan melampaui Roh Kudus. Ia tidak pernah bekerja dengan melampaui Roh Kudus. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="NO-BOK" &gt;&lt;span style=""&gt;             &lt;/span&gt;Bilamana orang melampaui Roh Kudus, ia mengenal Allah secara samar-samar melalui perumpamaan-perumpamaan, dan ia tidak bisa menangkap kenyataan yang sejati. Orang semestinya tidak melampaui Anak karena atas Anak ia itu telah menerima Roh Kudus. Sebab Allah telah berfirman kepada Anak dan apa yang difirmankan melalui Anak itu baru disorot melalui Roh Kudus. Kepenuhan Rh Kudus adalah tidak mungkin tanpa Yesus. Yesus adalah jalan, kebenaran dan hidup, dan ini adalah “film” itu. Manakala Roh Kudus menyoroti pada film itu di dalam diri orang ia itu dipenuhi Roh.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1947223778409007338-7542021854913321413?l=ferdinan01.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ferdinan01.blogspot.com/feeds/7542021854913321413/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ferdinan01.blogspot.com/2009/02/kehendak-bapa-dan-anak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1947223778409007338/posts/default/7542021854913321413'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1947223778409007338/posts/default/7542021854913321413'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ferdinan01.blogspot.com/2009/02/kehendak-bapa-dan-anak.html' title='Kehendak Bapa Dan Anak'/><author><name>Ferdinaen Saragih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14271143361651242849</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1947223778409007338.post-6931120215773661496</id><published>2009-02-20T12:44:00.003-08:00</published><updated>2010-06-03T20:22:10.703-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kristen'/><title type='text'>Allah Bapa dan Yesus Kristus</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;Hubungan Bapa Dan Anak&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="FI" &gt;Bapa dan Anak Memiliki Nama yang Sama (Yohanes&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;17:1-&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;13)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;“Yesus adalah nama Dia yang Allah utus dan “Kristus” adalah tugas utusan-Nya. Kristus berarti “yang diurapi” dan diutus oleh Allah. Allah mengutus sebuah “tugas” kepada dunia ini. Sama seperti manusia mempunyai tugasnya masing-masing, tugas Anak adalah menjadi Anak Manusia. Yesus Kristus adalahKristus sebagai Anak Manusia, dan Ia adalah Kristus sebagai Anak Allah juga. Alah mengutus Anak Allah, Dia yang memiliki nama Yesus diurapi-Nya lalu diutus kepada kita sebagai Kristus.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span class="fullpost"&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Orang-orang Kristen tidak sedikit yang bersikap tak acuh terhadap nama Allah dan mencoba untuk menyenangkan-Nya melalui penampilan mereka yang saleh dan berbagai upacara yang agamawi. Mereka yang percaya pada nama Yesus yang diberikan melalui Anak Tunggal-Nya itu memperoleh hidup yang kekal, sedangkan mereka yang tidak percaya akan dihakimi. Begitulah cara Allah menetapkan kehendak-Nya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Kita harus menghormati nama Allah dan menyembah serta menyerahkan hidup kita pada nama itu. Demi nama inilah sehingga Anak Allah datang dan demi nama ini Ia mati kemudian memberikan nama itu pada manusia ketika Dia naik. Kapankah nama Yesus itu diberikan? Nama Yeus diberikan ketika malaikat datang pada Maria mengabarkan bahwa Maria akan mengandung dan diberi nama Yesus , dalam Lukas 1:30-33. Ia yang menampakan diri dalam nama Yehovah pada masa Perjanjian Lama adalah seorang malaikat. Malaikat itu memproklamasikan nama Allah dan mengatakan: “Akulah Yehovah”. Yehovah adalah nama Allah yang dipakai oleh malaikat saat Ia diutus, dipercayai, dan dititip tugas. Orang-orang Perjanjian Lama mengira bahwa Yehovah adalah nama Allah. &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  &gt;Oleh karena itu semua manusia dihukumkan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Nama apakah yang Yesus bawa? Nama Allah Bapa. Yehovah sudah tentu adalah juga nama Allha. Allah dan malaikat mempunyai bersama nama Yehovah, Sedangkan nama Yesus adalah nama yang dimiliki bersama oleh Anak Allah dan Bapa saja malaikat tidak termasuk. Malaikat tidak pernah menampakan dirinya dalam nama Yesus. Nama Yesus itu bukanlah sebuah nama sebutan. Bapa dan Anak berbagi nama besama nama Yesus itu. Hanyalah Anak Allah di bumi di dalam nama Yesus. Nama yang dipunyai Anak adalah nama di atas segala nama (Filipi 2:9-11) itu adalah jauh lebih besar daripada nama sebutan Allah yang malaikat pakai “Aku adalah Tuhan/Yehovah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Nama Yesus adalah nama Bapa dan nama Anak. Bapa memberikan nama-Nya kepada Anak dan Anak mengaruniakannya pada kita, dan nama itu sekarang ada dalam kita oleh Roh Kudus. Roh Kudus datang pada kita dalam nama Yesus (Yohanes 14:26). Yesus memerintahkan &lt;i&gt;“Baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus”&lt;/i&gt; (Matius 28:19). Beberapa orang mengatakan: “Baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus” tidak termasuk nama Yesus. Namun yang pasti adalah orang membaptis dalam nama Yesus.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Hubungan antara Anak dan Bapa ialah bahwa keduanya adalah satu oleh nama Yesus. Dan sama sebagaimana Bapa dan Anak menjadi satu oleh nama Yesus itu, kita juga seharusnya menjadi satu dengan Allah dan Kristus oleh nama ini.&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1947223778409007338-6931120215773661496?l=ferdinan01.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ferdinan01.blogspot.com/feeds/6931120215773661496/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ferdinan01.blogspot.com/2009/02/allah-bapa-dan-yesus-kristus.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1947223778409007338/posts/default/6931120215773661496'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1947223778409007338/posts/default/6931120215773661496'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ferdinan01.blogspot.com/2009/02/allah-bapa-dan-yesus-kristus.html' title='Allah Bapa dan Yesus Kristus'/><author><name>Ferdinaen Saragih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14271143361651242849</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1947223778409007338.post-6724144442330832249</id><published>2009-02-20T12:44:00.002-08:00</published><updated>2010-06-03T20:22:27.715-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kristen'/><title type='text'>Anak Allah</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;ANAK&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ALLAH&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Anak Merendahkan Diri-Nya di Hadapan Bapa&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;&lt;span style=""&gt;             &lt;/span&gt;Kita tahu umumnya bahwa Allah adalah Bapa, dan Yesus adalah Anak. Ini memang benar, namun itu tidak dapat diungkapkan sesederhana itu. Pertama-tama, Allah adalah lebih besar daripada sorga. Kebesaran-Nya itu melampaui dugaan kita. Di mata kita angkasa adalah luar biasa besar, tapi di mata Allah angkasa hanyalah sebuah bola kecil. Ia yang lebih besar menciptakan-Nya.Allah ada didalam sorga dan di luarnya. Ia maha hadir. Ia ada di mana-mana jadi Ia tidak perlu datang ataupun pergi sebab Ia &lt;i&gt;“ memenuhi langit dan bumi”&lt;/i&gt; (Yeremia 23:23-24). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span class="fullpost"&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Siapakah Anak Allah itu? Bapa adalah pencipta demikian juga Anak yang menciptakan segala sesuatu bersama Bapa. Oleh karena Bapa telah menetapkan Anak sebagai pewaris, dan Ia menciptakan segalanya untuk Anak dan melalui-Nya tidak ada yang dijadikan itu tanpa Dia. Anak Allah adalah pencipta yang sama seperti Allah. Ia adalah pencipta yang menciptakan bersama Allah takala Allah menciptakan segala sesuatu. Allah tidak menjadikan sesuatupun tanpa Anak.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Anak adalah wujud Allah dan Ia serupa dengan-Nya. Semua wibawa-Nya adalah serupa dengan wibawa Allah. Ia ada bersama-sama dengan Bapa dari pada mulanya. Allah adalah lebih besar dari pada sorga begitu pula Anak Allah sebagai wujud-Nya ( Filipi 2:6) Ia yang sedemikian akbar merendahkan Diri-Nya hingga yang palig dalam takala Ia keluar dari pangkuan Bapa. Ia tidak memilih untuk setara dengan Bapa, Tetapi merendahkan Diri-Nya, menjadi seorang manusia, mengambil rupa sebagai seorang hamba, dan daatang ke muka bumi ini (Filipi 2:6-11). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;&lt;span style=""&gt;             &lt;/span&gt;Kita harus memahami dengan betul bahwa Anak Allah pada mulanya ada di pangkuan Bapa. Yesus bukanya seorang yang tampak seperti manusia dan jatuh dari sorga. Ia pada mulanya bersama-sama dengan pencipta. Firman yang bersama-sama dengan Allah itu dinyatakan kepada dunia, menjadi taat sampai mati, &lt;i&gt;“bahkan sampai mati di kayu salib”&lt;/i&gt; (Filipi 2:8).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;&lt;span style=""&gt;             &lt;/span&gt;Bagaimana mungkin Anak Allah itu bisa mati? Karena Anak datang sebagai seorang manusia, lebih rendah dari malaikat, sehingga pada akhirnya mati didunia ini. Ia datang ke dalam daging yang lebih rendah daripada malaikat supaya Ia bisa mengecap kematian. Semua manusia akan mati karena mereka memiliki daging. Malaikat-malaika adalah pelayan, tetapi mareka tidak dapa mengecap kematian sebab mereka tidak mempunyai tubuh jasmaniah. Mereka adalah pelayan sorgawi, mempunyai tubuh yang tidak berbentuk, sedangkan manusia mempunyai tubuh jasmaniah. &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  &gt;Walaupun manusia lebih rendah dari malaikat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  &gt;&lt;span style=""&gt;             &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Kita harus sepenuhnya bisa membedakan Bapa, Anak, dan malaikat. Barulah kita dapat menghargai wibawa Bapa itu. Nama Yesus itu adalah nama yang menyelamatkan kita dari dosa. Roh Kudus itu diutus kepada jemaat-Nya. Ia datang hanya kepada orang percaya saja (Yohanes 7:38). Dinyatakan dalam Kisah Para Rasul 2:38 “Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibabtis dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu, maka kamu menerima karya Roh Kudus”. Roh Kudus itu datang ke dunia. Roh Kudus datang dan untuk Gereja yang beriman pada Kristus. Demikianlah itu cara bagaimana Bapa, Anak, dan Roh Kudus menyatakan diri masing-masing. Yesus datang kepada semua umat manusia dengan cara Ia merendahkan Diri-Nya dan Bapa adalah Ia mahahadir itu yang di tengah-tengah semua ciptaan-Nya dan tidak punya bayang-bayang perubahan apapun.&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1947223778409007338-6724144442330832249?l=ferdinan01.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ferdinan01.blogspot.com/feeds/6724144442330832249/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ferdinan01.blogspot.com/2009/02/anak-allah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1947223778409007338/posts/default/6724144442330832249'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1947223778409007338/posts/default/6724144442330832249'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ferdinan01.blogspot.com/2009/02/anak-allah.html' title='Anak Allah'/><author><name>Ferdinaen Saragih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14271143361651242849</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1947223778409007338.post-3493853399194054885</id><published>2009-02-20T12:44:00.001-08:00</published><updated>2010-06-03T20:22:42.140-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kristen'/><title type='text'>Penghakiman di Dunia Akhirat</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Baik Bapa Maupun Anak Memiliki Bersama Atas Penghakiman&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;(Yohanes 5:19-29)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;&lt;span style=""&gt;                &lt;/span&gt;Allah menghakimi dan menghukum mereka yang memberontak melawan-Nya entah mereka ada di dalam&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sorga atau bumi, sebab Dia menciptakan semua makluk ciptaan. Setiap orang dihukum oleh karena hati nuraninya, tetapi itu bukanlah sesuatu yang harus ikatan perjanjian. Bahkan Hukum Taurat juga adalah hukum hati nurani, tetapi itu adalah Hukum Hati Nurani Allah yang diwahyukan oleh-Nya. &lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Keduanya Hukum Taurat dan manusia mempunyai hati nurani, tetapi penghakiman oleh hati nurani yang diwahyukan Allah itu sendiri ikatan perjanjian manusia dan Allah. Perbedaan antara penghakiman oleh firman Allah dan penghakiman oleh hati nurani manusia adalah nyata. &lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Terdapat sebuah maksud dan tujuan dan sebuah fungsi di dalam penghakiman. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="NO-BOK" &gt;Hukun Taurat juga hukum ketakutan, namun berisi janji Allah. Hukum Taurat adalah sebuah ikatan perjanjian. Oleh karena itu, adalah penting untuk dihakimi di hadapan Allah sewaktu orang berada di dalam daging. Orang harus di hakimi oleh Hukum Taurat yang diwahyukan Allah. Orang mesti menyadari oleh iman bahwa ia adalah orang berdosa. Penyesalan-penyeslan tidaklah dapat menolong. Maka seharusnya dihakimi oleh Hukum Taurat sebelum hati nuraninya melaporkan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="NO-BOK" &gt;&lt;span style=""&gt;             &lt;/span&gt;Bilaman kita mencoba untuk di merdekakan dari dosa-dosa kita, kita harus membedakan antara di hakimi oleh Allah dan hati nurani. Allah adalah Alfa dan Omega, yang pertama dan yang terakhir (Wahyu 1:8). Jikalau ada ikatan perjanjian yang pertama berarti ada ikaan perjanjian yang terakhir. Jikalau Allah memberi sebuah ikatan perjanjian yang disebut Hukum Taurat dan itu yang akan menghakimi kita, Ia memberi juga sebuah ikatan perjanjian yang baru yang dapat menemukan solusi yang terdahulu. Melalui Hukum Taurat Ia memberitahukan kita tentang pertobatan dan mengutus Tuhan dan Juruselamat kepada kita supaya kita membekali kesempatan untuk hidup bagi mereka yang nasibnya bakal mati. Oleh karena Allah adalah Hakim umat manusia yang berdosa harus dihakimi dan pasti mati. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="NO-BOK" &gt;&lt;span style=""&gt;             &lt;/span&gt;Allah memberikan wibawa penghakiman kepada Tuhan dan Juruselamat, Anak Manusia itu. Kalau saja Ia tidak mengutus Juruselamat, umat manusia tidak akan mempunyai kesempatan untuk menerima keselamatan, dan akan sudah berakhir dengan penghakiman Allah, sebab Allah Bapa adalah Hakim. Tetapi Anak menjadi Anak Manusia mati untuk umat manusia. Orang seharusnya tidak melampaui Allah Bapa yang menghakimi yang baik dan yang jahat kendatipun Ia itu percaya pada Yesus. Allah bukanlah Ia yang meninggalkan hak penghakiman-Nya akan yang baik dan yang jahat. Sebaliknya pula, jikalau orang menghina Yesus dengan dalih bahwa ia mempunyai iman yang baik pada Allah, ia akan pergi ke neraka. Orang harus meghormati Bapa sebagaimana Anak, dan begitu pula sebaliknya.&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1947223778409007338-3493853399194054885?l=ferdinan01.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ferdinan01.blogspot.com/feeds/3493853399194054885/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ferdinan01.blogspot.com/2009/02/penghakiman-di-dunia-akhirat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1947223778409007338/posts/default/3493853399194054885'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1947223778409007338/posts/default/3493853399194054885'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ferdinan01.blogspot.com/2009/02/penghakiman-di-dunia-akhirat.html' title='Penghakiman di Dunia Akhirat'/><author><name>Ferdinaen Saragih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14271143361651242849</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1947223778409007338.post-4506455615065825338</id><published>2009-02-20T12:44:00.000-08:00</published><updated>2010-06-03T20:22:59.110-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kristen'/><title type='text'>Kehendak Bapa Dan Anak</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="NO-BOK" &gt;Bapa dan Anak Mempunyai Kehendak yang Sama&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="NO-BOK" &gt; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="NO-BOK" &gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;(Yohanes&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;6:35-40)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="NO-BOK" &gt;Hubungan antara Bapa dan Anak adalah hubungan antara yang awal dan akhir. Bapa adalah Alfa dan Anak adalah Omega. Bagaimanapun Bapa dan Anak bekerja tidak terpisah, melainkan mempunyai sebuah maksud tujuan yang sama. Yesus juga mengatakan “Aku dan Bapa adalah satu”(Yohanes 10:30). Bapa melakukan pekerjaan Anak dan Anak melakukan pekerjaan Bapa. &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Bapa mengerjakan demi Anak dan Anak bekerja demi Bapa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Nama Bapa telah dinyatakan pada waktu yang sama sesaat Anak dilahirkan. Anak Allah adalah Ia yang datang dengan kemuliaan setara dengan nama Allah. Kemuliaan dinyatakan hanya oleh Anak. Kemuliaan Bapa dan Allah adalah satu. Sekiranya tidak ada nama Allah, tidak ada juga kemuliaan bagi allah. Oleh karena, nama Bapa ada bersama Anak-Nya, kemuliaan Anak Tunggal itu berbeda. &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="NO-BOK" &gt;Bapa dan Anak ingin menjadikan hanya satu kehendak saja berhasil. Tentunya hubungan antara Allah dan Yesus sudahlah jelas yaitu hubungan antara&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Bapa dan Anak, namun Bapa dan Anak berbagi kehendak yang sama. Bapa dan Anak ingin berhasil dalam satu pekerjaan yang sama. Anak menggenapi kehendak yang ditetapkan oleh Bapa. Bapa dan Anak mempunyai kehendak yang sama.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="NO-BOK" &gt;Tuhan Yesus bergumul guna merampungkan kehendak Bapa sepanjang pelayana-Nya. Hubungan antara Bapa dan Anak hanya terletak dalam merampungkan kehendak itu saja, yakni kehendak Bapa. Takala Bapa berkata, “makanan-Ku ialah melakukan kehendak Dia yang mengutus Aku dan menyelesaikan pekerjaan-Nya” Ia memaksudkan, “Makanan-Ku ialah melakukan pekerjan Allah (Yohanes 4:34).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="NO-BOK" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="NO-BOK" &gt;Kita juga harus tinggal di dalam kehendak Bapa. Kehendak Yesus mesti pula menjadi “makanan” kita. Dengan melakukan pekerjaan Bapa kita harus mempunyai makanan hidup yang kekal. Jikalau kita dapat mencapai tahap itu, kita adalah orang yang hidup. Saat kita melakukan kehendak yang dipunyai bersama oleh Bapa maupun Anak kita harus juga mempunyai makanan Illahi.&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:11pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1947223778409007338-4506455615065825338?l=ferdinan01.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ferdinan01.blogspot.com/feeds/4506455615065825338/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ferdinan01.blogspot.com/2009/02/kehendak-bapa-dan-anak_20.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1947223778409007338/posts/default/4506455615065825338'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1947223778409007338/posts/default/4506455615065825338'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ferdinan01.blogspot.com/2009/02/kehendak-bapa-dan-anak_20.html' title='Kehendak Bapa Dan Anak'/><author><name>Ferdinaen Saragih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14271143361651242849</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1947223778409007338.post-1121459871629652906</id><published>2009-02-20T12:28:00.012-08:00</published><updated>2010-06-03T20:23:15.068-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kristen'/><title type='text'>Allah adalah Roh Kudus</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="NO-BOK" &gt;Roh Kudus Mengetahui Keadaan Allah (Yohanes 7:37-44)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="NO-BOK" &gt;&lt;span style=""&gt;             &lt;/span&gt;Siapakah Roh Kudus itu? Roh Kudus adalah Ia yang mengetahui keadaan Allah. Setiap manusia kuatir tentang masalah-masalahnya. Manakala orang ditanya, siapakah Roh Kudus, ia harus sanggup menjawabnya tegas, “Roh Kudus adalah Ia yang mengetahui paling baik keadaan Allah”. Kecuali Roh Allah tidak ada yang dapat mengetahui betul keadaan Allah. &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Karenanya, tidak ada orang dapat memahami Allah jika ia melampaui Roh Kudus. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span class="fullpost"&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;&lt;span style=""&gt;             &lt;/span&gt;Yesus dikandung juga melalui Roh Kudus, dan ketika Roh Kudus datang kedalam Dia, Yesus menyelasaikan semua pekerjaan melalui kuasa Roh. Roh Kudus pertama turun kepada Anak Tunggal itu sungai Yordan sesudah Ia keluar dari Bapa. Sebelum Anak keluar dari Bapa, Roh Kudus tidak pernah keluar. Ketika Anak ada bersama-sama dengan Allah, demikian pula Roh Kudus di dalam Allah Bapa. Anak waktu itu adalah Firman yang berada di pangkuan Bapa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;&lt;span style=""&gt;             &lt;/span&gt;Sepanjang masa Perjanjian Lama, Anak Allah tidaklah keluar dari pangkuan Bapa, Ia ada bersama Bapa. Bapa, Anak, dan Roh Kudus bersama-sama adalah Allah sebagai Tritungal. “bersama” itu dari kata Yunani “pros” artinya “tinggal bersama” . Pada waktu itu tidak ada orang penah melihat Allah. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;&lt;span style=""&gt;             &lt;/span&gt;Yesus menegaskan di dalam Kisah Para Rasul 1:4-5,”Jangan tinggalkan Yerusalem, tetapi nantikanlah janji Bapa, yang kamu dengar dari pada-Ku. Sebab Yohanes membaptis dengan air, tetapi tidak lama lagi kamu akan dibabtis dengan Roh Kudus”. Ia memaksudkan bahwa setelah Roh Kudus turun kepada kita, kita harus menerima kuasa terlebih dahulu. Sama sebagaimana Yesus mulai bekerja setelah Ia menerima Roh Kudus, kita pun semestinya melakukan pekerjaan Tuhan setelah kita menerima Roh Kudus itu. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;&lt;span style=""&gt;             &lt;/span&gt;Yesus memanggil kepada Diri-Nya orang-orang yang Ia kehendaki dan menjadikan mereka rasul-rasul-Nya (Markus3:13). Allah juga memanggil mereka yang Ia kehendaki. Ia menghendaki mereka yang memahami-Nya oleh Roh Kudus dan bekerja seturut dengan apa yang Ia kehendaki. Orang mesti dipenuhi Roh Kudus sampai sejauh ia bisa memahami secara mendalam keadaan Allah dan mengenal Yesus secara benar. &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1947223778409007338-1121459871629652906?l=ferdinan01.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ferdinan01.blogspot.com/feeds/1121459871629652906/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ferdinan01.blogspot.com/2009/02/allah-adalah-roh-kudus.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1947223778409007338/posts/default/1121459871629652906'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1947223778409007338/posts/default/1121459871629652906'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ferdinan01.blogspot.com/2009/02/allah-adalah-roh-kudus.html' title='Allah adalah Roh Kudus'/><author><name>Ferdinaen Saragih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14271143361651242849</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1947223778409007338.post-5898741834771157135</id><published>2009-02-20T12:28:00.011-08:00</published><updated>2010-06-03T20:23:43.073-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kristen'/><title type='text'>Pokok Iman</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="SV"&gt;Pokok Iman&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Iman adalah bahan yang menarik. Alkitab menyebut iman sebagai karunia Roh Kudus dan juga buah Roh Kudus. Kita semua ingin memercayai Allah untuk segala sesuatu dengan sikap seperti anak kecil, tanpa bergumul, atau menggertakkan gigi, berusaha melakukan sesuatu. Untuk dapat melakukan hal itu, kita memerlukan impartasi iman dari Roh Kudus – iman itu datang sebagai karunia dan menyatakan dirinya sebagai buah di dalam hidup kita sementara kita menerapkan karunia tersebut.&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span class="fullpost"&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Memercayai Allah bukanlah suatu dalih untuk duduk-duduk dan berkata, ’Aku tinggal menyerahkan segala sesuatu kepada Allah. Aku tidak perlu lagi melakukan apa-apa.” Tidak, memercayai Allah adalah proses mendengarkan Allah berbicara ke dalam hati kita, mendorong kita untuk berdoa tentang kebutuhan-kebutuhan yang spesifik dan kemudian bekerjasama dengan Dia untuk melihat hal-hal itu terjadi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Allah ingin bekerja sama dengan kita&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Beberapa hal dalam persoalan ini membuat saya gentar. Mengapa Allah ingin bekerja sama dengan Anda dan saya? Mengapa Ia ingin bekerja sama dengan umat manusia untuk memenuhi kehendak-Nya? Sebagian alasannya, menurut saya, Ia menginginkan orang-orang yang dipenuhi Roh Kudus menjadi pelaksana rencana tindakan-Nya untuk menyelamatkan orang-orang yang masih jauh dari Dia. Allah sedang mencari orang-orang yang mau mengatakan ”Ya” kepada-Nya dan mau bekerjasama dengan-Nya untuk mengubah keadaan umat manusia.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Bila dibandingkan dengan cara pemikiran manusiawi kita yang terbatas, pemikiran Allah itu sangat besar ! Proyek yang hendak dijalankannya tampak mustahil bagi kita. Pada kenyataannya, hal itu biasanya memang mustahil – bagi kita. Hal ini selalu terlalu besar untuk kita tangani seorang diri dan memang itu yang Allah inginkan. Ini bagian yang tak terpisahkan dari hidup oleh iman. Sungguh ajaib cara kerja iman itu. Anda mendengar Allah memanggil Anda untuk melakukan sesuatu yang benar-benar mustahil dan Anda berpikir, ”Bagaimana mungkin ini bisa terjadi ?” Namun, langkah demi langkah Ia menuntun Anda melalui rencana yang telah Dia tetapkan sebelumnya dan apa yang semula mustahil itu pun terjadilah. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Renungkan dalih-dalih yang mungkin Anda lontarkan kepada Tuhan di dalam hati Anda. Apakah Dia memanggil Anda untuk melakukan sesuatu bagi Dia atau untuk memercayai mukjizat dalam hidup Anda ? Bagaimana jawaban Anda kepada-Nya? ”Aku terlalu tua...Aku terlalu muda....Aku tidak punya sumber daya yang diperlukan....Aku tidak punya pengaruh...”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Apapun yang terjadi dalam kehidupan ini, Anda dapat berkata, ’Baik Tuhan, ini ada tantangan lain. Aku ingin tahu, apa yang akan Kaulakukan dengan tantangan ini?” Musa harus melewati proses itu dan demikian pula Anda.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Iman yang otentik = ketaatan yang lugas.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Pada bagian awal Kisah Para Rasul 2 kita melihat murid-murid Yesus berkumpul, bersama menunggu janji Bapa yang disampaikan Yesus kepada mereka dalam pasal sebelumnya. Kita perlu memikirkan apa kiranya yang mereka alami. Yesus ”&lt;i&gt;melarang mereka meninggalkan Yerusalem dan menyuruh mereka tingga di situ menantikan janji Bapa” dan memberitahukan bahwa ”tidak lama lagi kamu akan dibatis dengan Roh Kudus&lt;/i&gt;” (Kis. 1 : 4-5).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Pesan Allah kepada kita juga sama. Sewaktu Ia memanggil dan menetapkan kita untuk melakukan sesuatu bagi Dia, kita tidak boleh terburu-buru dan berusaha menyelesaikannya di dalam daging- menurut hikmat, usaha keras, atau sumber daya kita sendiri. Allah mau bekerja sama dengan kita dalam usaha keras tersebut dan akan memenuhi kita dengan Roh Kudus, agar kita menerima kuasa untuk menjalankan tugas tersebut. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Pada hari Pentakosta, para murid sedang berada di ruang atas, menunggu dan berdoa semata-mata karena itulah yang Tuhan perintahkan kepada mereka. Mereka menanggapi perintah-Nya untuk menunggu sampai mereka diperlengkapi dengan kuasa. Mereka tidak berusaha sendiri, agar hal itu terjadi; mereka tidak bergumul; mereka tidak berusaha mengklaim hak untuk diberkati oleh Allah. Iman yang otentik = ketaatan yang lugas. Iman berarti menanggapi permintaan Allah dengan ketaatan. Jika ia memerintahkan Anda untuk pergi, Anda pergilah dan Ia akan memperlengkapi Anda dengan kuasa. Jika Ia memerintahkan Anda untuk menunggu dan berdoa, Anda menunbbu dan berdoalah dan Ia akan memperlengkapi Anda dengan kuasa !&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Pada akhirnya, para murid dapat bersaksi dalam Kisah Para Rasul 2, ”Roh Kudus turun ke atas kita.” kesaksian mereka mendatangkan kemuliaan bagi Allah karena hal itu bukan mereka yang melakukannya. Mereka tidak berdoa, agar Roh Kudus turun; hal itu bukan terjadi karena mereka ”cukup kudus” atau ”cukup baik”; hal itu bukan terjadi karena mereka mengusahakannya. Mereka menanggapi dalam ketaatan yang lugas dan setelah mereka dipenuhi dengan Roh Kudus mereka menjadi sangat, sangat efektif dalam memenuhi Amanat Agung dan memperluas Kerajaan Allah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Langkah-langkah Iman yang Sederhana&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Menurut saya, kita memiliki kebebasan untuk menyambut pemeliharaan Allah. Saya tidak mempercayai sistem keagamaan yang dilandasi oleh perbuatan, namun saya memercayai sistem di mana kita menanggapi inisiatif Tuhan. Allah ingin memenuhi Anda dengan Roh Kudus; Ia ingin melengkapi Anda dengan karunia Roh dan dengan iman, mukjizat dan tanda-tanda ajaib. Yang diperlukan dari Anda hanyalah, ’Ya Tuhan, aku mau menerima hal-hal itu dari Engkau.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Sewaktu Tuhan meminta kita melakukan sesuatu bagi Dia, walaupun seluruh proyek itu mungkin begitu besar, mungkin mustahil di mata kita, langkah pertama yang Dia mau kita ambil adalah langkah yang sederhana. ”Tunggulah dan berdoalah...” ”Katakan kepada Firaun, ’biarkan umat-Ku pergi.” Allah memberi kita petunjuk yang sederhana.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Masalah tua yang membelit umat manusia adalah kita terlalu sering menanggapinya dengan berkata, ”Tidak mungkin keadaannya sesederhana itu, Tuhan.” Musa menolak rencana Tuhan yang sama dengan berkata, ”Tidaklah Engkau menyadari bahwa Firaun adalah pemimpin bangsa yang paling kuat di muka bumi? Aku tidak bisa begitu saja mendatangi dia dan mengatakan hal itu. Keadaannya tidak sesederhana itu.” Disitulah Allah memerintahkan Anda melakukan sesuatu, bulatkan hati Anda untuk melakukannya. Itu pasti sesuatu yang sederhana. Setelah Anda mengambil langkah tersebut, akan ada langkah sederhana berikutnya. Anda belajar dengan langkah demi langkah. Begitulah cara belajar berjalan dalam iman.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Pembenaran oleh Iman di dalam Kristus&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Roma 3 : 21-24 mengatakan :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;”Tetapi sekarang, tanpa hukum Taurat kebenaran Allah telah dinyatakan, seperti yang disaksikan dalam Kitab Taurat dan Kitab-kitab para nabi, yaitu kebenaran Allah karena iman dalam Yesus Kristus bagi semua orang yang percaya. Sebab tidak ada perbedaan. Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah, dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristen Yesus.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Paulus mengajarkan bahwa kita masing-masing berdiri setara dihadapan Allah. Tidak ada perbedaan antara orang Yahudi yang menaati hukum Taurat dan orang bukan Yahudi dihadapan Allah. Yang penting adalah apakah orang itu memercayai Kristus sebagai Juruselamatnya atau tidak. Melalui iman (percaya kepada Yesus), perbedaan itu tidak ada lagi sama sekali. Setiap orang dan siapa saja dapat mendekati Tuhan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Allah tidak menyapu dosa-dosa Anda ke bawah karpet dan berkata dosa-dosa Anda ke bawah karpet dan berkata, ”O ya, mari kita lupakan saja, tidak ada masalah.” Dosa adalah persoalan yang sangat, sangat serius. Dosa adalah sewaktu kita melakukan kepentingan kita, biasanya dengan mengorbankan orang lain dan kita tidak memedulikan kerena karena kita ingin melakukan kepentingan kita. Allah menyebutkan dosa. Allah mengetahui segala sesuatu tentang dosa umat manusia dan Ia tidak bisa mengabaikannya begitu saja. Maka, Ia pun menawarkan jalan penyelesaian. Anak-Nya sendiri, Yesus akan menebus harga dosa kita dengan mati dikayu salib. Karena itu, Yesus adalah orang yang akan membenarkan kita di hadapan Allah kalau kita beriman kepada-Nya. Keselamatan melalui iman ini ditawarkan kepada umat manusia sebagai karunia Allah yang cuma-cuma.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Roma 5 : 1-2 mengatakan,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;”&lt;i&gt;Sebab itu, kita yang dibenarkan karena iman, kita hidup dalam damai sejahtera dengan Allah oleh karena Tuhan kita, Yesus Kristus. Oleh Dia kita juga beroleh jalan masuk oleh iman kepada kasih karunia ini. Di dalam kasih karunia ini kita berdiri...”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="SV" &gt;Kita berdamai dengan Allah melalui iman kepada Yesus. Itulah awalnya dan begitu pula kelanjutannya dalam kehidupan Kristen kita.&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1947223778409007338-5898741834771157135?l=ferdinan01.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ferdinan01.blogspot.com/feeds/5898741834771157135/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ferdinan01.blogspot.com/2009/02/pokok-iman.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1947223778409007338/posts/default/5898741834771157135'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1947223778409007338/posts/default/5898741834771157135'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ferdinan01.blogspot.com/2009/02/pokok-iman.html' title='Pokok Iman'/><author><name>Ferdinaen Saragih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14271143361651242849</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1947223778409007338.post-8167642271862335994</id><published>2009-02-20T12:28:00.010-08:00</published><updated>2009-02-20T12:41:35.648-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kristen'/><title type='text'>Allah adalah Firman</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Kristen ITC&amp;quot;; color: rgb(112, 48, 160);" lang="IN"&gt;Roh Kudus Mengungkapkan Allah Sebagai Firman (Yohanes 20:19-23)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(192, 0, 0);" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;             &lt;/span&gt;Allah adalah Satu sebagai Bapa, Anak, dan Roh Kudus. Orang tidak menyebut itu masing-masing itu Allah. Kehendak Bapa, kehendak Anak, dan kehendak Roh Kudus sendiri-sendiri setara sebagai Allah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span class="fullpost"&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(192, 0, 0);" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(192, 0, 0);" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;             &lt;/span&gt;Anak datang seperti Ia menjadi hamba sorga dengan cara memiliki bentuk tubuh hamba di angkasa. Roh Kudus juga keluar dari sorga dan tinggal bersama kita. Allah Bapa bukan dibatasi dalam hal ruang oleh sebab Anak tidaklah mahakuasa, melainkan sekadar oleh karena sendiri rela menetapkan batasan itu. Roh Kudus pun datang ke bumi ini dan membatasi Diri-Nya. Allah Bapa saja adalah mahahadir. Kehadiran-Nya di satu tempat tidak meniadakan kehadiran-Nya di tempat yang lain, dan lebih dari itu Ia tidak bergerak ke sana-sini. Allah Bapa saja yang tidak pernah berpindah-pindah seperti “bayangan karena perukaran” (Yakobus 1:17).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(192, 0, 0);" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;             &lt;/span&gt;Manakala Allah ingin menyampaikan kehendak-Nya kepada ciptaan-Nya, Ia tidak melampaui Roh Kudus, disebabkan oleh Roh Kudus Allah menyampaikan. Peran Roh Kudus ialah untuk mengungkapkan kehendak Allah sebagai firman. Anak adalah Ia yang memperlihatkan kenyataan bersamanya Allah melalui kematian dan kebangkitan-Nya. Tuhan Yesus menyatakan Bapa melalui segala pekerjaan-Nya, tetapi Roh Kudus mengungkapkan kehendak Allah dan fiman-Nya sebagaiman seadanya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(192, 0, 0);" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;             &lt;/span&gt;Firman Allah dan kehendak-Nya adalah Satu. Firman Allah merupakan ungkapan dari kehendak-Nya. Roh Kudus adalah yang memerintahkan kehendak dan membuatnya menjadi firman. Tentunya akan tak mungkin tanpa dukungan Roh Kudus kepada Yesus untuk datang di dalam daging sebagai firman. Roh Kudus membuatnya mungkin bagi Yesus untuk dikandung di dalam tubuh Maria. Dan fiman Yesus itu disebabkan oleh Roh Kudus. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(192, 0, 0);" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;             &lt;/span&gt;Malaikat mendengar firman yang diperintahkan Roh Kudus, lalu Musa mendengar dari malaikat dan menyampaikannya kepada umatnya. Mereka menyebrangi Laut Merah, sambil melihat tanda-tanda. Walaupun Roh Kudus tidak berdiam di dalam murid-murid pada waktu mereka berada bersama Yesus sebelum Ia mati dan dibangkitkan, namun setiap kali mereka memerintahakn dengan kuat kuasa Roh Kudus, setan-setan, roh-roh najis, jahat keluar sambil berteriak dengan suara nyaring. Karena ketika mereka mengusir roh-roh najis itu dalam nama Tuhan Yesus, roh-roh najis itu menyerah dan keluar serta pergi. Murid-murid itu menerima firman Tuhan sebagai perintah, lalu memberitakannya, menyembuhkan orang sakit, dan mengisir roh-roh najis. Namun, Roh Kudus belum tinggal dalam murid-murid-Nya itu selama kehidupan pelayanan Yesus. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(192, 0, 0);" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;             &lt;/span&gt;Bilaman roh-roh najis masuk, bait Allah itu di kotori. Orang harus menyingkirkan roh-roh kotor, najis, setan-setan itu jika Ia ingin menguduskan bait itu. Itulah sebabnya mengapa Yesus memerintahkan utntuk mrngusir keluar “roh najis” itu. Orang harus memelihara dirinya kudus sebagai bait dari Roh Kudus itu. Yesus keluar dari Bapa, menjadi lebih sedikit rendah daripada malaikat, dan merasakan maut selagi Ia berjalan diantara manusi. Ia bahkan tinggal di dalam sebuah kubur tiga hari lamanya. Sekarang, Roh Kudus masuk ke dalam orang-orang percaya pada Yesus dan tinggal di dalam mereka. Roh Kudus keluar dari Allah, dan bahkan dewasa ini, Ia sedang ingin keluar dari Dia. Ia tidak terpisah tetapi sedang keluar dari Allah dan berdiam di dalam kita pada waktu yang bersamaan sehingga membiarkan kita mengetahui keadaan Allah. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(192, 0, 0);" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;             &lt;/span&gt;Dewasa ini, sebagaimana masa lalu orang harus menerima sepenuhnya Roh Kudus yang diutus oleh Bapa, dan mempersilakan firman Alah bekerja di dalam dirinya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 42.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(192, 0, 0);" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(192, 0, 0);" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; color: rgb(192, 0, 0);" lang="IN"&gt;KLIK JUGA&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="IN"&gt;&lt;a href="http://sigodang.blogspot.com"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;sigodang.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; color: rgb(192, 0, 0);" lang="IN"&gt;KLIK&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="IN"&gt; &lt;a href="http://ferdinan01.blogspot.com"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;ferdinan01.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; color: rgb(192, 0, 0);" lang="IN"&gt;KLIK&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="IN"&gt; &lt;a href="http://jajantambahan.blogspot.com"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;jajantambahan.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; color: rgb(192, 0, 0);" lang="IN"&gt;KLIK&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="IN"&gt; &lt;a href="http://mediarayasimalungun.blogspot.com"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;mediarayasimalungun.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; color: rgb(227, 108, 10);" lang="IN"&gt;LIHAT JUGA&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="IN"&gt; &lt;a href="http://www.google.com/search?ie=UTF-8&amp;amp;oe=UTF-8&amp;amp;sourceid=navclient&amp;amp;gfns=1&amp;amp;q=ferdinan+de+j+saragih"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: red;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(112, 48, 160);"&gt;Karya Ferdinan De J Saragih di Media&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; color: rgb(0, 176, 80);" lang="IN"&gt;Pergunakan blog, friendster, facebook anda untuk menghasilkan uang. klik dibawah ini..???&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; color: rgb(0, 176, 80);" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; color: red;" lang="IN"&gt;KLIK&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="IN"&gt; &lt;a href="http://Kumpulblogger.com/signup.php?refid=39425"&gt;&lt;/span&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; color: rgb(148, 54, 52);" lang="IN"&gt;Kumpulblogger.com&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="IN"&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; color: red;" lang="IN"&gt;ATAU&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; color: red;" lang="IN"&gt;KLIK&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="IN"&gt; &lt;a href="http://www.meliaviral.com/?id=701"&gt;&lt;/span&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; color: rgb(148, 54, 52);" lang="IN"&gt;www.meliaviral.com&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="IN"&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1947223778409007338-8167642271862335994?l=ferdinan01.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ferdinan01.blogspot.com/feeds/8167642271862335994/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ferdinan01.blogspot.com/2009/02/allah-adalah-firman.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1947223778409007338/posts/default/8167642271862335994'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1947223778409007338/posts/default/8167642271862335994'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ferdinan01.blogspot.com/2009/02/allah-adalah-firman.html' title='Allah adalah Firman'/><author><name>Ferdinaen Saragih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14271143361651242849</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1947223778409007338.post-597144184865923776</id><published>2009-02-20T12:28:00.009-08:00</published><updated>2009-02-20T12:40:36.829-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Linguistik'/><title type='text'>Antara Cinta dan Selingkuh</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; color: rgb(192, 0, 0);" lang="IN"&gt;Tanda-tanda Cinta&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(227, 108, 10);" lang="IN"&gt;Cinta tak pernah Ingin jauh&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(227, 108, 10);" lang="IN"&gt;Dia selalu rindu ingin berjumpa&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(227, 108, 10);" lang="IN"&gt;Cinta itu indah dan mempesona &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(227, 108, 10);" lang="IN"&gt;Apa bila dinyatakan apa adanya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(227, 108, 10);" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span class="fullpost"&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(227, 108, 10);" lang="IN"&gt;Hati pasti berdebar jika bertemu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(227, 108, 10);" lang="IN"&gt;Dan rasa ingin memiliki&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(227, 108, 10);" lang="IN"&gt;Selalu terpintas di perasaan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(227, 108, 10);" lang="IN"&gt;Jika semua itu ada,itulah Cinta&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(227, 108, 10);" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(227, 108, 10);" lang="IN"&gt;Bandung, Nopember 2007&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; color: rgb(192, 0, 0);" lang="IN"&gt;Selingkuh &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(227, 108, 10);" lang="IN"&gt;Disela-sela hatimu yang tersisa&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(227, 108, 10);" lang="IN"&gt;Dia datang menjadi yang kedua&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(227, 108, 10);" lang="IN"&gt;Dia beri segala harapan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(227, 108, 10);" lang="IN"&gt;Yang selama ini tidak kau temukan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(227, 108, 10);" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(227, 108, 10);" lang="IN"&gt;Kehadirannya mendatangkan kebahagiaan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(227, 108, 10);" lang="IN"&gt;Yang bersifat sementara sebelum ketahuan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(227, 108, 10);" lang="IN"&gt;Tetapi semua tau kau tak bisa bertahan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(227, 108, 10);" lang="IN"&gt;Jika istrimu menginginkan percerayan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(227, 108, 10);" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(227, 108, 10);" lang="IN"&gt;Kau juga tau dia hanya tambahan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(227, 108, 10);" lang="IN"&gt;Untuk menghibur dalam kejenuhan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(227, 108, 10);" lang="IN"&gt;Tetapi kenapa kau selalu bertahan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(227, 108, 10);" lang="IN"&gt;Dalam dosa besar yaitu perselingkuhan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(227, 108, 10);" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(227, 108, 10);" lang="IN"&gt;Bandung, Januari 2008&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 51, 0);" lang="IN"&gt;Karya: Ferdinan De J Saragih&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 16pt;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="IN"&gt;KLIK &lt;a href="http://sigodang.blogspot.com"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;sigodang.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="IN"&gt;KLIK &lt;a href="http://ferdinan01.blogspot.com"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;ferdinan01.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="IN"&gt;KLIK &lt;a href="http://jajantambahan.blogspot.com"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;jajantambahan.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="IN"&gt;KLIK &lt;a href="http://mediarayasimalungun.blogspot.com"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;mediarayasimalungun.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; color: rgb(227, 108, 10);" lang="IN"&gt;LIHAT JUGA&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="IN"&gt; &lt;a href="http://www.google.com/search?ie=UTF-8&amp;amp;oe=UTF-8&amp;amp;sourceid=navclient&amp;amp;gfns=1&amp;amp;q=ferdinan+de+j+saragih"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: red;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(112, 48, 160);"&gt;Karya Ferdinan De J Saragih di Media&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="IN"&gt;Pergunakan blog, friendster, facebook anda untuk menghasilkan uang. klik dibawah ini..???&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="IN"&gt;KLIK &lt;a href="http://Kumpulblogger.com/signup.php?refid=39425"&gt;Kumpulblogger.com&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="IN"&gt;ATAU&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="IN"&gt;KLIK &lt;a href="http://www.meliaviral.com/?id=701"&gt;www.meliaviral.com&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1947223778409007338-597144184865923776?l=ferdinan01.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ferdinan01.blogspot.com/feeds/597144184865923776/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ferdinan01.blogspot.com/2009/02/antara-cinta-dan-selingkuh.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1947223778409007338/posts/default/597144184865923776'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1947223778409007338/posts/default/597144184865923776'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ferdinan01.blogspot.com/2009/02/antara-cinta-dan-selingkuh.html' title='Antara Cinta dan Selingkuh'/><author><name>Ferdinaen Saragih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14271143361651242849</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1947223778409007338.post-4414348991309658565</id><published>2009-02-20T12:28:00.008-08:00</published><updated>2009-02-20T12:39:22.471-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Linguistik'/><title type='text'>Sosiolinguistik; Variasi Bahasa</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNoSpacing" style="text-align: center; text-indent: 36pt; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: 20pt; line-height: 150%; color: red;" lang="IN"&gt;Variasi Bahasa&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 115%; font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Variasi Bahasa disebabkan oleh adanya kegiatan interaksi sosial yang dilakukan oleh masyarakat atau kelompok yang sangat beragam dan dikarenakan oleh para penuturnya yang tidak homogen. Dalam hal variasi bahasa ini ada dua pandangan. &lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Pertama, variasi itu dilihat sebagai akibat adanya keragaman sosial penutur bahasa itu dan keragaman fungsi bahasa itu. Jadi variasi bahasa itu terjadi sebagai akibat dari adanya keragaman sosial dan keragaman fungsi bahasa. Kedua, variasi bahasa itu sudah ada untuk memenuhi fungsinya sebagai alat interaksi dalam kegiatan masyarakat yang beraneka raga. Namun Halliday membedakan variasi bahasa berdasarkan pemakai (dialek) dan pemakaian (register).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Chaer (2004:62) mengatakan bahwa variasi bahasa itu pertama-tama kita bedakan berdasarkan penutur dan penggunanya, Adapun penjelasan variasi bahasa tersebut adalah sebagai berikut: &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="margin-left: 21.3pt; text-align: justify; text-indent: -21.3pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Variasi bahasa dari segi penutur&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;a.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Variasi bahasa idioiek&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Variasi bahasa idioiek adalah variasi bahasa yang bersifat perorangan. Menurut konsep idioiek. setiap orang mempunyai variasi bahasa atau idioleknya masing-masing.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;b.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Variasi bahasa dialek&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Variasi bahasa dialek adalah variasi bahasa dari sekelompok penutur yang jumlahnya relatif, yang berada pada suatu tempat, wilayah, atau area tertentu. Umpamanya, bahasa Jawa dialek Bayumas, Pekalongan, Surabaya, dan lain sebagainya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;c.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Variasi bahasa kronolek atau dialek temporal&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Variasi bahasa kronolek atau dialek temporal adalah variasi bahasa yang digunakan oleh sekelompok sosial pada masa tertentu. Misalnya, variasi&lt;br /&gt;bahasa Indonesia pada masa tahun tiga puluhan, variasi bahasa pada tahun lima puluhan, dan variasi bahasa pada masa kini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;d.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Variasi bahasa sosiolek&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;adalah variasi bahasa yang berkenaan dengan status, golongan, dan kelas sosial para penuturnya. Variasi bahasa ini menyangkut semua masalah pribadi para penuturnya, seperti usia, pendidikan, seks, pekerjaan, tingkat kebangsawanan, keadaan sosial ekonomi, dan lain scbagainya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;e.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Variasi bahasa berdasarkan usia&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Variasi bahasa berdasarkan usia yaitu varisi bahasa yang digunakan berdasarkan tingkat usia. Misalnya variasi bahasa anak-anak akan berbeda dengan variasi remaja atau orang dewasa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;f.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Variasi bahasa berdasarkan pendidikan, yaitu variasi bahasa yang terkait dengan tingkat pendidikan si pengguna bahasa. Misalnya, orang yang hanya mengenyam pendidikan sekolah dasar akan berbeda variasi bahasanya dengan orang yang lulus sekolah tingkal atas. Demikian pula, orang lulus pada tingkat sekolah menengah atas akan berbeda penggunaan variasi bahasanya dengan mahasiswa atau para sarjana.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;g.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Variasi bahasa berdasarkan seks&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Variasi bahasa berdasarkan seks adalah variasi bahasa yang terkait dengan jenis kelamin dalam hal ini pria atau wanita. Misalnya, variasi&lt;br /&gt;bahasa yang digunakan o!eh ibu-ibu akan berbeda dengan varisi bahasa yang digunakan oleh bapak-bapak.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;h.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Variasi bahasa berdasarkan profesi, pekerjaan, atau tugas para penutur Variasi bahasa berdasarkan profesi adalah variasi bahasa yang terkait dengan jenis profesi, pekerjaan dan tugas para penguna bahasa tersebut. Misalnya, variasi yang digunakan oleh para buruh, guru, mubalik, dokter, dan lain sebagninya tentu mempunyai perbedaan variasi bahasa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;i.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Variasi bahasa berdasarkan tingkat kebangsawanan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Variasi bahasa berdasarkan lingkal kebangsawanan adaiah variasi yang lerkail dengan lingkat dan kedudukan penuliir (kebangsawanan atau raja-raja) dalam masyarakatnya. Misalnya, adanya perbedaan variasi bahasa yang digunakan oleh raja (keturunan raja) dengan masyarakat biasa dalam bidang kosa kata, seperti kata mati digunakan untuk masyarakat biasa, sedangkan para raja menggunakan kata mangkat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;j.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Variasi bahasa berdasarkan tingkat ekonomi para penutur&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Variasi bahasa berdasarkan tingkat ekonomi para penutur adalah variasi bahasa yang mempunyai kemiripan dengan variasi bahasa berdasarkan tingkat kebangsawanan hanya saja tingkat ekonomi bukan mutlak sebagai warisan sebagaimana halnya dengan tingkat kebangsawanan. Misalnya, seseorang yang mempunyai tingkat ekonomi yang tinggi akan mempunyai variasi bahasa yang berbeda dengan orang yang mempunyai tingkat ekonomi lemah. Berkaitan dengan variasi bahasa berdasarkan tingkat golongan, status dan kelas sosial para penuturnya dikenal adanya variasi bahasa akrolek, basilek, vulgal, slang, kulokial, jargon, argoi, dan ken. Adapun penjelasan tentang variasi bahasa tersebut adalah sebagai berikut:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18.55pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;akrolek adalah variasi sosial yang dianggap lebih tinggi atau lebih bergengsi darivariasi sosial lainya;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;basilek adalah variasi sosial yang dianggap kurang bergengsi atau bahkan&lt;br /&gt;dipandang rendah;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;vulgal adalah variasi sosial yang ciri-cirinya tampak pada pemakai bahasa yang&lt;br /&gt;kurang terpelajar atau dari kalangan yang tidak berpendidikan;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;4.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;slang adalah variasi sosial yang bersifat khusus dan rahasia;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;5.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;kolokial adalah variasi sosial yang digunakan dalam percakapan sehari-hari yang&lt;br /&gt;cenderung menyingkat kata karena bukan merupakan bahasa tulis. Misalnya dok&lt;br /&gt;(dokter), prof (profesor), let (letnan), nda (tidak), dll&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;6.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;jargon adalah variasi sosial yang digunakan secara terbatas oleh kelompok sosial&lt;br /&gt;tertentu. Misalnya, para montir dengan istilah roda gila, didongkrak, dll;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;7.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;argot adalah variasi sosial yang digunakan secara terbatas oleh profesi tertentu&lt;br /&gt;dan bersifat rahasia. Misalnya, bahasa para pencuri dan tukang copet kaca mata&lt;br /&gt;artinya polisi;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;8.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;ken adalah variasi sosial yang bernada memelas, dibuat merengek-rengek penuh dengan kepura-puraan. Misalnya, variasi bahasa para pengemis.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="margin-left: 21.3pt; text-align: justify; text-indent: -21.3pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Variasi bahasa dari segi pemakaian&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Variasi bahasa berkenaan dengan pemakaian atau funsinya disebut fungsiolek atau register adalah variasi bahasa yang menyangkut bahasa itu digunakan untuk keperluan atau bidang apa. Misalnya bidang jurnalistik, militer, pertanian, perdagangan, pendidikan, dan sebagainya. Variasi bahasa dari segi pemakaian ini yang paling tanpak cirinya adalah dalam hal kosakata. Setiap bidang kegiatan biasanya mempunyai kosakata khusus yang tidak digunakan dalam bidang lain. Misalnya, bahasa dalam karya sastra biasanya menekan penggunaan kata dari segi estetis sehingga dipilih dan digunakanlah kosakata yang tepat.&lt;br /&gt;Ragam bahasa jurnalistik juga mempunyai ciri tertentu, yakni bersifat sederhana, komunikatif, dan ringkas. Sederhana karena harus dipahami dengan mudah; komunikatif karena jurnalis harus menyampaikan berita secara tepat; dan ringkas karena keterbatasasan ruang (dalam media cetak), dan keterbatasan waktu (dalam media elektronik). Intinya ragam bahasa yang dimaksud di atas, adalah ragam bahasa yang menunjukan perbedaan ditinjau dari segi siapa yang menggunakan bahasa tersebut.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="margin-left: 21.3pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Variasi bahasa dari segi keformalan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Variasi bahasa berdasarkan tingkat keformalannya, Chaer (2004:700) membagi variasi bahasa atas lima macam gaya, yaitu:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;a.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Gaya atau ragam beku (frozen)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Gaya atau ragam beku adalah variasi bahasa yang paling formal, yang digunakan pada situasi-situasi hikmat, misalnya dalam upacara kenegaraan, khotbah, dan sebagai nya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;b.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Gaya atau ragam resmi (formal)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Gaya atau ragam resmi adalah variasi bahasa yang biasa digunakan pada pidato kenegaraan, rapat dinas, surat-menyurat, dan lain sebagainya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;c.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Gaya atau ragam usaha (konsultatif)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Gaya atau ragam usaha atau ragam konsultatif adalah variasi bahasa yang lazim dalam pembicaraan biasa di sekoiah, rapat-rapat, atau pembicaraan yang berorientasi pada hasil atau produksi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;d.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Gaya atau ragam santai (casual)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Gaya bahasa ragam santai adalah ragam bahasa yang digunakan dalam situasi yang tidak resmi untuk berbincang-bincang dengan keluarga atau teman karib pada waktu istirahat dan sebagainya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;e.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Gaya atau ragam akrab (intimate)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Gaya atau ragam akrab adalah variasi bahasa yang biasa digunakan leh para penutur yang hubungannya sudah akrab. Variasi bahasa ini biasanya pendek-pendek dan tidak jelas.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;f.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Variasi bahasa dari segi sarana&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Variasi bahasa dapat pula dilihat dari segi sarana atau jalur yang digunakan. Misalnya, telepon, telegraf, radio yang menunjukan adanya perbedaan dari variasi bahasa yang digunakan. salah satunya adalah ragam atau variasi bahasa lisan dan bahasa tulis yang pada kenyataannya menunjukan struktur yang tidak sama.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: rgb(192, 0, 0);" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: rgb(192, 0, 0);" lang="IN"&gt;KLIK JUGA&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;a href="http://sigodang.blogspot.com"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;sigodang.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: rgb(192, 0, 0);" lang="IN"&gt;KLIK&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="IN"&gt; &lt;a href="http://ferdinan01.blogspot.com"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;ferdinan01.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: rgb(192, 0, 0);" lang="IN"&gt;KLIK&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="IN"&gt; &lt;a href="http://jajantambahan.blogspot.com"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;jajantambahan.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: rgb(192, 0, 0);" lang="IN"&gt;KLIK&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="IN"&gt; &lt;a href="http://mediarayasimalungun.blogspot.com"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;mediarayasimalungun.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="color: rgb(227, 108, 10);" lang="IN"&gt;LIHAT JUGA&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt; &lt;a href="http://www.google.com/search?ie=UTF-8&amp;amp;oe=UTF-8&amp;amp;sourceid=navclient&amp;amp;gfns=1&amp;amp;q=ferdinan+de+j+saragih"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: red;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(112, 48, 160);"&gt;Karya Ferdinan De J Saragih di Media&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; color: rgb(0, 176, 80);" lang="IN"&gt;Pergunakan blog, friendster, facebook anda untuk menghasilkan uang. klik dibawah ini..???&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: red;" lang="IN"&gt;KLIK&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="IN"&gt; &lt;a href="http://Kumpulblogger.com/signup.php?refid=39425"&gt;&lt;/span&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; color: rgb(148, 54, 52);" lang="IN"&gt;Kumpulblogger.com&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: red;" lang="IN"&gt;ATAU&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: red;" lang="IN"&gt;KLIK&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="IN"&gt; &lt;a href="http://www.meliaviral.com/?id=701"&gt;&lt;/span&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; color: rgb(148, 54, 52);" lang="IN"&gt;www.meliaviral.com&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1947223778409007338-4414348991309658565?l=ferdinan01.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ferdinan01.blogspot.com/feeds/4414348991309658565/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ferdinan01.blogspot.com/2009/02/sosiolinguistik-variasi-bahasa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1947223778409007338/posts/default/4414348991309658565'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1947223778409007338/posts/default/4414348991309658565'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ferdinan01.blogspot.com/2009/02/sosiolinguistik-variasi-bahasa.html' title='Sosiolinguistik; Variasi Bahasa'/><author><name>Ferdinaen Saragih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14271143361651242849</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1947223778409007338.post-6598859223127011702</id><published>2009-02-20T12:28:00.007-08:00</published><updated>2009-02-20T12:38:06.240-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sajak'/><title type='text'>Cinta dan Kebebasan</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; color: rgb(192, 0, 0);" lang="IN"&gt;Gadis Pertama &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Pertama mata ini memandangmu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Tersimpan rasa ingin memiliki&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Menyentuh .......&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Dan membelai rambutmu&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 18pt; font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span class="fullpost"&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Hati ini selalu ingin mengungkapkan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Mencurahkan kalimat-kalimat itu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Cinta .......&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Telah lama tertanam&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Disaat keinginan itu bergelora&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Jantungku tak kuasa selalu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Berdebar .......&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Untuk mengurungkan niatku&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Sudah banyak waktu terlampawi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Natal dan Idul fitri banyak terleuati&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Gelisah .......&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Oleh perasaan tak terucap selalu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Jarak kini menghalangi langkahku&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Hati membeku kubawa pergi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Menjauh .......&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Satu detik mungkin juga selamanya &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Bandung, Januari 2008&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; color: rgb(192, 0, 0);" lang="IN"&gt;Ijinkan Aku Menghayal&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Jangan pernah halangi aku menghayal&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Menelusuri bentuk tubuhmu dari ingatanku&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Mengolok olok kepribadianmu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Menjadikan aku yang berkuasa atas dirimu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Aku hanya orang kecil diantara orang kecil&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Kau adalah orang besar diantara orang besar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Antara sampah dan emas&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Sangat jauh perbedaan antara aku dan kau&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Jadi, jangan pernah halangi aku menghayal&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Disaat aku menjadi raja&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Disaat aku menjadi penguasa&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Menikmati semua yang ada, terutama kau&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Bandung, April 2008&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; color: rgb(0, 112, 192);" lang="IN"&gt;Karya: Ferdinan De J Saragih&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; color: rgb(192, 0, 0);" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; color: rgb(192, 0, 0);" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; color: rgb(192, 0, 0);" lang="IN"&gt;KLIK&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="IN"&gt; &lt;a href="http://sigodang.blogspot.com"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;sigodang.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; color: rgb(192, 0, 0);" lang="IN"&gt;KLIK&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="IN"&gt; &lt;a href="http://ferdinan01.blogspot.com"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;ferdinan01.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; color: rgb(192, 0, 0);" lang="IN"&gt;KLIK&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="IN"&gt; &lt;a href="http://jajantambahan.blogspot.com"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;jajantambahan.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; color: rgb(192, 0, 0);" lang="IN"&gt;KLIK&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="IN"&gt; &lt;a href="http://mediarayasimalungun.blogspot.com"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;mediarayasimalungun.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; color: rgb(227, 108, 10);" lang="IN"&gt;LIHAT JUGA&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="IN"&gt; &lt;a href="http://www.google.com/search?ie=UTF-8&amp;amp;oe=UTF-8&amp;amp;sourceid=navclient&amp;amp;gfns=1&amp;amp;q=ferdinan+de+j+saragih"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: red;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(112, 48, 160);"&gt;Karya Ferdinan De J Saragih di Media&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; color: rgb(0, 176, 80);" lang="IN"&gt;Pergunakan blog, friendster, facebook anda untuk menghasilkan uang. klik dibawah ini..???&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; color: rgb(0, 176, 80);" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; color: red;" lang="IN"&gt;KLIK&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="IN"&gt; &lt;a href="http://Kumpulblogger.com/signup.php?refid=39425"&gt;&lt;/span&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; color: rgb(148, 54, 52);" lang="IN"&gt;Kumpulblogger.com&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="IN"&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; color: red;" lang="IN"&gt;ATAU&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; color: red;" lang="IN"&gt;KLIK&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="IN"&gt; &lt;a href="http://www.meliaviral.com/?id=701"&gt;&lt;/span&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; color: rgb(148, 54, 52);" lang="IN"&gt;www.meliaviral.com&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="IN"&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1947223778409007338-6598859223127011702?l=ferdinan01.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ferdinan01.blogspot.com/feeds/6598859223127011702/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ferdinan01.blogspot.com/2009/02/cinta-dan-kebebasan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1947223778409007338/posts/default/6598859223127011702'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1947223778409007338/posts/default/6598859223127011702'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ferdinan01.blogspot.com/2009/02/cinta-dan-kebebasan.html' title='Cinta dan Kebebasan'/><author><name>Ferdinaen Saragih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14271143361651242849</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1947223778409007338.post-6464992731598734337</id><published>2009-02-20T12:28:00.006-08:00</published><updated>2009-02-20T12:36:59.237-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Linguistik'/><title type='text'>Pengertian Sosiolinguistik II</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 115%; font-family: &amp;quot;Kristen ITC&amp;quot;; color: rgb(0, 32, 96);" lang="IN"&gt;PENGERTIAN&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;SOSIOLINGUISTIK&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(192, 0, 0);" lang="IN"&gt;Sosio adalah masyarakat, dan linguistik adalah kajian bahasa. Jadi sosiolinguistik adalah kajian tentang bahasa yang dikaitkam dengan kondisi kemasyarakatan [dipelajari oleh ilmu-ilmu sosialkhususnya sosiologi]. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span class="fullpost"&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(192, 0, 0);" lang="IN"&gt;Pada awal abad ke-20, De Saussure (1916) telah menyebutkan bahwa bahasa adalah salah satu lembaga kemasyarakatan, yang sama dengan lembaga kemasyarakatan lain,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;seperti perkawinan, pewarisan harta peninggalan, dan sebagainya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(192, 0, 0);" lang="IN"&gt;Pakar lain, Charles Morris, dalam bukunya Sign, Language, and Behaviour (1946) yang membicarakan bahasa sebagai system lambing. Ada tiga macam kajian bahasa berkenaan dengan focus perhatian yang diberikan, yaitu:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(192, 0, 0);" lang="IN"&gt;a : Semantik, jika perhatian difokuskan pada hubungan antara lambang dengan maknanya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(192, 0, 0);" lang="IN"&gt;b : Sintaktik, jika focus perhatian diarahkan pada hubungan lambang&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(192, 0, 0);" lang="IN"&gt;c : Pragmatik , focus perhatian diarahkan pada hubungan antara lambang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dengan para penuturnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(192, 0, 0);" lang="IN"&gt;Beberapa Rumusan mengenai Sosiolinguistik:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(192, 0, 0);" lang="IN"&gt;a : menurut Kridalaksana (1978:94) , Sosiolinguistik nlazim didevinisiksn sebagai ilmu yang mempelajaari ciri dan berbagai variasi bahasa di dalam masyarakat bahasa. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(192, 0, 0);" lang="IN"&gt;b : menurut Nababan &lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;(1984 :82) , Perngkajian bahasa dengan dimensi kemasyarakatan . &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(192, 0, 0);" lang="IN"&gt;c : menurut Fishman&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;(1972) ,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sosiolinguistics is the study of the caracteristics of language varieties, the carakteristics of their functions,and the characteristics of their speakers as these three constlantly interact, change and change one another within a speech community,&lt;span style=""&gt;                  &lt;/span&gt;( Sosiolinguistik adalah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kajian tentang ciri khas variasi bahasa, fungsi–fungsi variasi bahasa, dan pemakai bahasa karena ketiga unsur ini selalu berinteraksi, berubah, dan saling mengubah satu sama lain dalam satu masyarakat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(192, 0, 0);" lang="IN"&gt;d: Sociolinguistyiek is de studie van tall en taalgebruik in de context van maatschapij en kultuur,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;(Sosiolimguistik adalah kajian mengenai bahasa dan pemakaiannya dalam konteks social dan kebudayaan. (Rene appel , Gerad Hubert , Greus Meijer 1976:10). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(192, 0, 0);" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;e : Sociolinguistiek is subdisiplin van de taalkunde , die bestudert welke social faktoren een rol nspelen in het taalgebruik er welke taal spelt in het social verkeer. ( Sosiolinguistik adalah subdisiplin ilmu bahasa yang mempelajari faktor-faktor social yang berperan dalam penggunaan bahasa dan pergaulan sosial. (G,E. Booij , J.G. Kersten, dan H.J Verkuyl 1975:139). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(192, 0, 0);" lang="IN"&gt;F : Sosiolinguistcs is the study of language operation, it’s purposeis to investigatehow the convention of the language &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;use relate to other aspects of social behavior. (Sosiolinguistik adalah kajian bahasa dalam penggunaannya , dengan tujuan untuk meneliti bagaimana konvevsi pemakaian bahasa berhubungan dengan aspek-aspek laindari timgkah laku sosial. (C.Criper dan &lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;H.G.Widdowson&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dalam J.P.B Allen dan S.Piet Corder 1975:156). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(192, 0, 0);" lang="IN"&gt;g. Sosiolinguistics is a developing subfield of linguistics which takes speech variation as it’s focus , viewing variation or it social context. Sociolinguistics is concerned with the correlation between such social factors and linguistics variation. ( Sosiolinguistik adalah pengembangan sub bidang yang memfokuskan penelitian pada variasi ujaran , serta mengkajinya dalam suatu konteks social . Sosiolinguistik meneliti korelasi antara factor-faktor social itu dengan variasi bahasa. (Nancy Parrot Hickerson 1980:81). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(192, 0, 0);" lang="IN"&gt;Dari definisi-definisi di atas maka dapat disimpulkan bahwa Sosiolimguistik adalah cabang ilmu linguistic yang bersifat interdisipliner dengan ilmu sosiologi , dengan objek penelitian hubungan antara bahasa dengan factor-faktor social di dalam suatu masyarakat tutur. Atau lebih secara operasional lagi seperti dikatakan Fishman (1972,1976) , …study of who speak what language to whom and when”. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(192, 0, 0);" lang="IN"&gt;Selain istilah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sosiolinguistik juga digunakan istilah sosiologi bahasa. Banyak orang yang menganggap hal itu sama, tapi banyak pula yang menganggapnya berbeda. Ada yang mengatakan digunakannya istilah sosiolinguistik karena penelitiannya dimasuki dari bidang linguistik , sedangakan istilah sosiologi bahasa digunakan kalau penelitian itu dimasuki dari bidang sosiologi. (Nababan 1884:3 juga brigh 1992:vol 4:9 ). J.A. Fishman , pakar sosiolinguistik yang andilnya sangat besar dalam kajian sosiolinguistik, mengatakan kajian sosiolinguistik lebih bersifat kualitatif,sedangkan kajian sosiologi bahasa bersifat kuantitatif. Jadi sosiolinguistik lebih berhubungan dengan perincian-perincian penggunaan bahasa yang sebernanya, seperti deskripsi pola-pola pemakaian bahasa atau diale dalam usaha tertentu. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(192, 0, 0);" lang="IN"&gt;Istilah sosiolinguistik muncul pada tahun 1952, dalam karya Haver C. Currie yang menyarankan perlu adanya &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;penelitian dengan hubungan antara perilaku ujaran dengan status social . Fishman sendiri dalam bukunya yang terbit tahun 1970, menggunakan nama sosiolinguistics , tapi pada tahun 1972 menggunakan nama sociology of language. Haliday seorang linguis inggris , yang banyak memperhatikan segi kemasyarakatan bahasa , dalam bukunya &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;The Linguistic s Science and Language Teacing , yang menggunakan istilah institutional, lintics Sciense and Language Teaching. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(192, 0, 0);" lang="IN"&gt;Bahasa adalah sebuah system , artinya bahasa itu dibentuk oleh sejumlah komponen yang berpola secara tetap, dan dapat dikaidahkan. Cirri dari hakikat bahasa adalah , bahwa bahasa itu adalah system lambang, berupa bunyi, bersifat arbitrer, produktif, dinamis, beragam, dean manusiawi. Dengan sistematis maksudnya , bahasa itu tersusun menurut suatu pola tertentu, tidak tersusun secara acak atau sembarangan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(192, 0, 0);" lang="IN"&gt;System bahasa yang digunakan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;berupa lambang-lambang dalam bentuk bunyi. Setiap lambang bahasa menggunakan lambang bahasa ya ng berbunyi [kuda], melambangkan konsep atau makna . Dalam bahasa Indonesia satuan bunyi [air], [kuda], dan [meja] adalah lambang ujaran karena memiliki makana , tetapi bunyi- bumyi [rai],&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;[akud], [ajem] bukanlah lambang ujarankarena tidak memiliki makna. Lambang bahasa itu bersifat arbitrer , artinya hubungan antara lambang dengan yang dilambangkannya, tidak bersifat wajib , bisa berubah , dan tidak dapat dijelaskan mengapa lambang itu mengonsepi makna tertentu. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(192, 0, 0);" lang="IN"&gt;Bagi sosiolinguistik konsep bahwa bahasa adalah alat yang berfungsi untuk menyampaikan pikiran dianggap terlalu sempit , sebab seperti dikemukakan Fishman bahwa yang menjadi persoalan sosiolinguistik adalah “who speak what language to whom, when and to what end. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(192, 0, 0);" lang="IN"&gt;Dari sudut penutur , bahasa itu personal atau pribadi. Salah satu fungsi bahasa&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yaitu komunokasi , maka ada 3 komponen yang harus ada dalam komunikasi, yaitu:&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ol style="margin-top: 0cm;" start="1" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: rgb(192, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="IN"&gt;Pihak      yang berkomunikasi, yakni pengirim dan penerima informasi yang      dikomunikasikan. Disebut&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;partisipan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: rgb(192, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="IN"&gt;Informasi      yang dikomunikasikan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: rgb(192, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="IN"&gt;Alatyang      digunakan dalam komunikasi itu.&lt;span style=""&gt;                                                     &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(192, 0, 0);" lang="IN"&gt;Setiap perbuaatan bisa di tafsirkan sesuai dengan kebiasaan budaya dalam suatu masyarakat. Suatu perbuatan bisa disebut bersifat komunikatif adalah kala perbuatan itu dilakukan dengan sadar dan ada pihak lain yang bertindak sebagai penerima pesan dari perbuatan itu. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(192, 0, 0);" lang="IN"&gt;Dalam setiap komunikasi ada dua pihak yang terlihat , yaitu pengirim pesan (sender), penerima pesan (receiver). Setiap proses komunikasi bahasa dimulai dengan si pengirim merumuskan terlebih dahulu apa yang akan diujarakan dalam bentuk suatu gagasan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(192, 0, 0);" lang="IN"&gt;Ada dua macam komunikasi bahasa , yaitu komunokasi sewarah dan komunikasi dua arah. Dalam komunikasi searah , si pengirim tetap sebagai pengirim dan si penerima tetap sebagai penerima. Bahasa itu dapat mempengaruhi perilaju manusia. Sebagai alat komunikasi , bahasa iyu terdiri dari dua aspek yaitu linguistik dan aspek non linguistik. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(192, 0, 0);" lang="IN"&gt;Aspek para linguistikk mencakup :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(192, 0, 0);" lang="IN"&gt;1. kualitas ujaran, yaitu pola ujaran seseorang seperi falseto&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(192, 0, 0);" lang="IN"&gt;2. unsur supra segmental , yaitu tekanan (stress)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(192, 0, 0);" lang="IN"&gt;3.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;jarak dan gerak-gerik tubuh, seperti gerakan anggota kepala , tangan dan sebagainya &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(192, 0, 0);" lang="IN"&gt;4.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;rabaan , yang berkenaan dengan &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;indra perasa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(192, 0, 0);" lang="IN"&gt;Aspek linguistik dan para linguistik , berfungsi sebagai alat komunikasi, bersama-sama dengan konteks situasi yang membangun situasi tertentudalam proses komunikasi. &lt;span style=""&gt;                                                                &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: rgb(192, 0, 0);" lang="IN"&gt;KLIK JUGA&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;a href="http://sigodang.blogspot.com"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;sigodang.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: rgb(192, 0, 0);" lang="IN"&gt;KLIK&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt; &lt;a href="http://ferdinan01.blogspot.com"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;ferdinan01.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: rgb(192, 0, 0);" lang="IN"&gt;KLIK&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt; &lt;a href="http://jajantambahan.blogspot.com"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;jajantambahan.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: rgb(192, 0, 0);" lang="IN"&gt;KLIK&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt; &lt;a href="http://mediarayasimalungun.blogspot.com"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;mediarayasimalungun.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="color: rgb(227, 108, 10);" lang="IN"&gt;LIHAT JUGA&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt; &lt;a href="http://www.google.com/search?ie=UTF-8&amp;amp;oe=UTF-8&amp;amp;sourceid=navclient&amp;amp;gfns=1&amp;amp;q=ferdinan+de+j+saragih"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: red;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(112, 48, 160);"&gt;Karya Ferdinan De J Saragih di Media&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; line-height: 115%; color: rgb(0, 176, 80);" lang="IN"&gt;Pergunakan blog, friendster, facebook anda untuk menghasilkan uang. klik dibawah ini..???&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: red;" lang="IN"&gt;KLIK&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt; &lt;a href="http://Kumpulblogger.com/signup.php?refid=39425"&gt;&lt;/span&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; line-height: 115%; color: rgb(148, 54, 52);" lang="IN"&gt;Kumpulblogger.com&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: red;" lang="IN"&gt;ATAU&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: red;" lang="IN"&gt;KLIK&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt; &lt;a href="http://www.meliaviral.com/?id=701"&gt;&lt;/span&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; line-height: 115%; color: rgb(148, 54, 52);" lang="IN"&gt;www.meliaviral.com&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1947223778409007338-6464992731598734337?l=ferdinan01.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ferdinan01.blogspot.com/feeds/6464992731598734337/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ferdinan01.blogspot.com/2009/02/pengertian-sosiolinguistik-ii.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1947223778409007338/posts/default/6464992731598734337'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1947223778409007338/posts/default/6464992731598734337'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ferdinan01.blogspot.com/2009/02/pengertian-sosiolinguistik-ii.html' title='Pengertian Sosiolinguistik II'/><author><name>Ferdinaen Saragih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14271143361651242849</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1947223778409007338.post-718244588193617398</id><published>2009-02-20T12:28:00.005-08:00</published><updated>2009-02-20T12:35:51.851-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Linguistik'/><title type='text'>Sosiolinguistik; Tipologi Bahasa</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; line-height: 150%; color: red;" lang="IN"&gt;Tipologi Bahasa&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0cm; text-align: justify; text-indent: 0cm; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;A.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;                &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Pengertian Tifologi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Tipologi yaitu pengelompokan bahasa berdasarkan cirri khas tat kata dan tat kalimatnya(Mallinson dan Blake,1981:1-3). Lebih jauh Mallinson mengemukakan bahwa bahasa-bahasa dapat dikelompokan berdasarkan batasan-batasan cirri khas strukturalnya. Kajian tipologi bahasa berusaha menetapkan pengelompokan secara luas berdasarkan sejumlah fitur gramatikal yang saling berhubungan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span class="fullpost"&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0cm; text-align: justify; text-indent: 0cm; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;A.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;                &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Tujuan Tipologi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Tipologi bertujuan untuk menentukan pola-pola lintas bahasa dan hubungan diantara pola-pola tersebut. Dengan demikian metodologi dan hasil-hasil penelitian tipologis pada dasrnya bersesuaian dengan teori tata bahasa apa saja. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Comrie (dalam newmeyer (ed.) 1988) menyatakan bahwa tujuan tipologi bahasa adalah untuk mengelompokan bahasa berdasarkan sifat perilaku structural bahasa-bahasa tersebut. Menurutnya ada dua asumsi pokok tipologi yaitu: (a) semua bahasa dapat dibandingkan berdasarkan strukturnya, (b) ada perbedaan diantara bahasa-hasa yang ada&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Ada tiga preposisi penting yang terkemas dalam pengertian tipologi yaitu; (a) tipologi memanfaatkan perbandingan lintas bahasa, (b) tipologi mengelompokan bahasa-bahasa atau aspek bahasa tersebut, (c) tipologi mencermati fitur-fitur lahiriah bahasa..&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Bahasa-bahasa dapat dikelompokan menjadi beberapa kelompok(tipologi) seperti tipologi akusatif, Tipologi ergative, tipologi aktif, dll.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; color: rgb(192, 0, 0);" lang="IN"&gt;KLIK JUGA&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="IN"&gt;&lt;a href="http://sigodang.blogspot.com"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;sigodang.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; color: rgb(192, 0, 0);" lang="IN"&gt;KLIK&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="IN"&gt; &lt;a href="http://ferdinan01.blogspot.com"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;ferdinan01.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; color: rgb(192, 0, 0);" lang="IN"&gt;KLIK&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="IN"&gt; &lt;a href="http://jajantambahan.blogspot.com"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;jajantambahan.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; color: rgb(192, 0, 0);" lang="IN"&gt;KLIK&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="IN"&gt; &lt;a href="http://mediarayasimalungun.blogspot.com"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;mediarayasimalungun.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; color: rgb(227, 108, 10);" lang="IN"&gt;LIHAT JUGA&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="IN"&gt; &lt;a href="http://www.google.com/search?ie=UTF-8&amp;amp;oe=UTF-8&amp;amp;sourceid=navclient&amp;amp;gfns=1&amp;amp;q=ferdinan+de+j+saragih"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: red;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(112, 48, 160);"&gt;Karya Ferdinan De J Saragih di Media&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; color: rgb(0, 176, 80);" lang="IN"&gt;Pergunakan blog, friendster, facebook anda untuk menghasilkan uang. klik dibawah ini..???&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; color: rgb(0, 176, 80);" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; color: red;" lang="IN"&gt;KLIK&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="IN"&gt; &lt;a href="http://Kumpulblogger.com/signup.php?refid=39425"&gt;&lt;/span&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; color: rgb(148, 54, 52);" lang="IN"&gt;Kumpulblogger.com&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="IN"&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; color: red;" lang="IN"&gt;ATAU&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; color: red;" lang="IN"&gt;KLIK&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="IN"&gt; &lt;a href="http://www.meliaviral.com/?id=701"&gt;&lt;/span&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; color: rgb(148, 54, 52);" lang="IN"&gt;www.meliaviral.com&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="IN"&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1947223778409007338-718244588193617398?l=ferdinan01.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ferdinan01.blogspot.com/feeds/718244588193617398/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ferdinan01.blogspot.com/2009/02/sosiolinguistik-tipologi-bahasa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1947223778409007338/posts/default/718244588193617398'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1947223778409007338/posts/default/718244588193617398'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ferdinan01.blogspot.com/2009/02/sosiolinguistik-tipologi-bahasa.html' title='Sosiolinguistik; Tipologi Bahasa'/><author><name>Ferdinaen Saragih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14271143361651242849</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1947223778409007338.post-611766759187466262</id><published>2009-02-20T12:28:00.004-08:00</published><updated>2009-02-20T12:34:42.795-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Linguistik'/><title type='text'>Hubungan Linguistik dan Sosiolunguistik</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; text-indent: 36pt; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span class="normal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; line-height: 150%; color: maroon;" lang="IN"&gt;Hubungan Linguistik dan Sosiolunguistik&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Sosiolinguistik jika ditinjau dari segi bahasa maka ilmu antardisiplin, yaitu sosiologi dan linguistik yang merupakan dua bidang ilmu yang berkaitan erat&lt;/span&gt;&lt;span class="normal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt; Sosiolinguistik adalah cabang linguistik yang mengkaji hubungan antara bahasa dan masyarakat penuturnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span class="normal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Ilmu ini merupakan kajian kontekstual terhadap variasi penggunaan bahasa masyarakat dalam sebuah komunikasi yang alami. Variasi dalam kajian ini merupakan masalah pokok yang dipengaruhi atau mempengaruhi perbedaan aspek sosiokultural dalam masyarakat. Kelahiran Sosiolinguistik merupakan buah dari perdebatan panjang dan melelahkan dari berbagai generasi dan aliran. Puncak ketidakpuasan kaum yang kemudian menamakan diri sosiolinguis ini sangat dirasakan ketika aliran Transformasional yang dipelopori Chomsky tidak mengakui realitas sosial yang sangat heterogen dalam masyarakat. Oleh Chomsky dan pengikutnya ini, heterogenitas berupa status sosial yang berbeda, umur, jenis kelamin, latar belakang suku bangsa, pendidikan, dan sebagainya diabaikan sebagai faktor yang sangat berpengaruh dalam menentukan pilihan-pilihan berbahasa. Berpijak dari paradigma ini Sosiolinguistik berkembang ke arah studi yang memandang bahwa bahasa tidak dapat dijelaskan secara memuaskan tanpa melibatkan aspek-aspek sosial yang mencirikan masyarakat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span class="normal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Hubungan antara Sosiologi dan Linguistik, mempuinyai peranan yang sama-sama mendukung. Di satu sisi Linguistik dibuthkan untuk meneliti perkembangan bahasa di masyarakat, dan disisi lain Sosiologi dibutuhkan untuk meniliti berbagai macam fenomena kehidupan masyarakat yang berjaitan dengan kehidupan bahasa. Oleh karena itu lahirlah Cabang ilmu Sisiolinguistik untuk meneliti hal tersebut.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span class="normal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Di dalam kehidupan masyarakat &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;fungsi bahasa secara tradisional dapat dikatakan scbagai alat komunikasi verbal yang digunakan oleh masyarakat untuk berkomunikasi. Akan tetapi, fungsi bahasa tidak hanya semata-mata sebagai alat komunikasi. Bagi Sosiolinguistik konsep bahasa adalah alat yang fungsinya menyampaikan pikiran saja dianggap terlalu sempit. Chaer (2004:15) berpendapat bahwa fungsi yang menjadi persoalan Sosiolingustik adalah dari segi penutur, pendengar, topik, kode, dan amanat pembicaraan. Maksud dari pernyataan tersebut pada intinya bahwa fungsi bahasa akan berbeda apabila ditinjau dari sudut pandang yang berbeda sebagaimana yang telah disebutkan di atas.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Adapun penjelasan tentang fungsi-fungsi bahasa tersebut adalah sebagai berikut:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Segi penutur &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Dilihat dari segi penutur maka bahasa itu berfungsi personal atau pribadi. Maksudnya, si penutur menyatakan sikap terhadap apa yang dituturkannya, bukan hanya menyatakan sikap lewat bahasa tetapi juga memperlihatkan sikap itu sewaktu menyampaikan tuturannya, baik sedang marah, sedih, ataupun gembira.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Segi pendengar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Dilihat dari segi pendengar maka bahasa itu berfungsi direktif, yaitu mengatur tingkah laku pendengar. Dalam hal ini, bahasa itu tidak hanya membuat si pendengar melakukan sesuatu, tetapi melakukan hal sesuai dengan keinginan si pembieara&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Segi topic&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Dilihat dari segi topik maka bahasa itu berfungsi referensial. Dalam hal ini bahasa itu berfungsi sebagai alat untuk membicarakan objek atau peristiwa yang ada di sekeliling penutur atau yang ada dalam budaya pada umumnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;4.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Segi kode&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Dilihat dari segi kode maka bahasa itu berfungsi metalingual atau metalinguistik, yaitu bahasa digunakan untuk membicarakan bahasa itu sendiri, seperti pada saat mengajarkan tentang kaidah-kaidah atau aturan-aturan bahasa yang dijelaskan dengan menggunakan bahasa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;5.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Segi amanat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Dilihat dari segi amanat yang disampaikan maka bahasa itu berfungsi imaginatif, yakni bahasa itu dapat digunakan untuk menyampaikan pikiran, gagasan, dan perasaan (baik sebenarnya maupun khayalan/rekaan).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Berdasarkan pendapat tersebut, dapat disimpulkan tentang fungsi bahasa. Fungsi bahasa dapat dilihat dari berbagai segi, yaitu segi penutur, segi pendengar, segi topik, segi kode, segi amanat. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Jika merunut pada berbagai ilmu yang diterapkan pada sosiolinguistik, maka dapat disimpulkan bahwa sosiologi dan linguistik membentuk sebuah hubungan yang saling mendukung satu sama lain. Di satu sisi linguistik diperlukan untuk mendukung penelitian sosiologi dan juga sebaliknya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; color: rgb(192, 0, 0);" lang="IN"&gt;KLIK JUGA&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="IN"&gt;&lt;a href="http://sigodang.blogspot.com"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;sigodang.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; color: rgb(192, 0, 0);" lang="IN"&gt;KLIK&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="IN"&gt; &lt;a href="http://ferdinan01.blogspot.com"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;ferdinan01.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; color: rgb(192, 0, 0);" lang="IN"&gt;KLIK&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="IN"&gt; &lt;a href="http://jajantambahan.blogspot.com"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;jajantambahan.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; color: rgb(192, 0, 0);" lang="IN"&gt;KLIK&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="IN"&gt; &lt;a href="http://mediarayasimalungun.blogspot.com"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;mediarayasimalungun.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; color: rgb(227, 108, 10);" lang="IN"&gt;LIHAT JUGA&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="IN"&gt; &lt;a href="http://www.google.com/search?ie=UTF-8&amp;amp;oe=UTF-8&amp;amp;sourceid=navclient&amp;amp;gfns=1&amp;amp;q=ferdinan+de+j+saragih"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: red;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(112, 48, 160);"&gt;Karya Ferdinan De J Saragih di Media&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; color: rgb(0, 176, 80);" lang="IN"&gt;Pergunakan blog, friendster, facebook anda untuk menghasilkan uang. klik dibawah ini..???&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; color: rgb(0, 176, 80);" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; color: red;" lang="IN"&gt;KLIK&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="IN"&gt; &lt;a href="http://Kumpulblogger.com/signup.php?refid=39425"&gt;&lt;/span&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; color: rgb(148, 54, 52);" lang="IN"&gt;Kumpulblogger.com&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="IN"&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; color: red;" lang="IN"&gt;ATAU&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; color: red;" lang="IN"&gt;KLIK&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="IN"&gt; &lt;a href="http://www.meliaviral.com/?id=701"&gt;&lt;/span&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; color: rgb(148, 54, 52);" lang="IN"&gt;www.meliaviral.com&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="IN"&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1947223778409007338-611766759187466262?l=ferdinan01.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ferdinan01.blogspot.com/feeds/611766759187466262/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ferdinan01.blogspot.com/2009/02/hubungan-linguistik-dan-sosiolunguistik.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1947223778409007338/posts/default/611766759187466262'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1947223778409007338/posts/default/611766759187466262'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ferdinan01.blogspot.com/2009/02/hubungan-linguistik-dan-sosiolunguistik.html' title='Hubungan Linguistik dan Sosiolunguistik'/><author><name>Ferdinaen Saragih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14271143361651242849</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1947223778409007338.post-2324851892770120175</id><published>2009-02-20T12:28:00.003-08:00</published><updated>2009-02-20T12:33:27.695-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Linguistik'/><title type='text'>Hubungan Linguistik dan Sosiologi</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; text-indent: 36pt; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span class="normal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; line-height: 150%; color: rgb(192, 0, 0);" lang="IN"&gt;Hubungan Linguistik dan Sosiologi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span class="normal"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Sosiolinguistik adalah cabang linguistik yang mengkaji hubungan antara bahasa dan masyarakat penuturnya. Ilmu ini merupakan kajian kontekstual terhadap variasi penggunaan bahasa masyarakat dalam sebuah komunikasi yang alami. Variasi dalam kajian ini merupakan masalah pokok yang dipengaruhi atau mempengaruhi perbedaan aspek sosiokultural dalam masyarakat. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span class="normal"&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Kelahiran Sosiolinguistik merupakan buah dari perdebatan panjang dan melelahkan dari berbagai generasi dan aliran. Puncak ketidakpuasan kaum yang kemudian menamakan diri sosiolinguis ini sangat dirasakan ketika aliran Transformasional yang dipelopori Chomsky tidak mengakui realitas sosial yang sangat heterogen dalam masyarakat. Oleh Chomsky dan pengikutnya ini, heterogenitas berupa status sosial yang berbeda, umur, jenis kelamin, latar belakang suku bangsa, pendidikan, dan sebagainya diabaikan sebagai faktor yang sangat berpengaruh dalam menentukan pilihan-pilihan berbahasa. Berpijak dari paradigma ini Sosiolinguistik berkembang ke arah studi yang memandang bahwa bahasa tidak dapat dijelaskan secara memuaskan tanpa melibatkan aspek-aspek sosial yang mencirikan masyarakat, dengan kata lain perkembangan suatu masyarakat dari segala aspek kehidupan mau tidak mau akan mempengaruhi bahasa yang mereka pakai sehari-hari &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span class="normal"&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Di dalam kehidupan masyarakat &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;fungsi bahasa secara tradisional dapat dikatakan sebagai alat komunikasi verbal yang digunakan oleh masyarakat untuk berkomunikasi. Akan tetapi, fungsi bahasa tidak hanya semata-mata sebagai alat komunikasi. Bagi Sosiolinguistik konsep bahasa adalah alat yang fungsinya menyampaikan pikiran saja dianggap terlalu sempit. Chaer (2004:15) berpendapat bahwa fungsi yang menjadi persoalan Sosiolingustik adalah dari segi penutur, pendengar, topik, kode, dan amanat pembicaraan. Maksud dari pernyataan tersebut pada intinya bahwa fungsi bahasa akan berbeda apabila ditinjau dari sudut pandang yang berbeda sebagaimana yang telah disebutkan di atas.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Adapun penjelasan tentang fungsi-fungsi bahasa tersebut adalah sebagai berikut:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Segi penutur &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Dilihat dari segi penutur maka bahasa itu berfungsi personal atau pribadi. Maksudnya, si penutur menyatakan sikap terhadap apa yang dituturkannya, bukan hanya menyatakan sikap lewat bahasa tetapi juga memperlihatkan sikap itu sewaktu menyampaikan tuturannya, baik sedang marah, sedih, ataupun gembira.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Segi pendengar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Dilihat dari segi pendengar maka bahasa itu berfungsi direktif, yaitu mengatur tingkah laku pendengar. Dalam hal ini, bahasa itu tidak hanya membuat si pendengar melakukan sesuatu, tetapi melakukan hal sesuai dengan keinginan si pembieara&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Segi topic&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Dilihat dari segi topik maka bahasa itu berfungsi referensial. Dalam hal ini bahasa itu berfungsi sebagai alat untuk membicarakan objek atau peristiwa yang ada di sekeliling penutur atau yang ada dalam budaya pada umumnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;4.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Segi kode&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Dilihat dari segi kode maka bahasa itu berfungsi metalingual atau metalinguistik, yaitu bahasa digunakan untuk membicarakan bahasa itu sendiri, seperti pada saat mengajarkan tentang kaidah-kaidah atau aturan-aturan bahasa yang dijelaskan dengan menggunakan bahasa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;5.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Segi amanat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Dilihat dari segi amanat yang disampaikan maka bahasa itu berfungsi imaginatif, yakni bahasa itu dapat digunakan untuk menyampaikan pikiran, gagasan, dan perasaan (baik sebenarnya maupun khayalan/rekaan).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Berdasarkan pendapat tersebut, dapat disimpulkan tentang fungsi bahasa. fungsi bahasa dapat dilihat dari berbagai segi, yaitu segi penutur, segi pendengar, segi topik, segi kode, segi amanat. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Ciri umum sebuah bahasa adalah adanya pemakai atau Komunikan. Hal inilah yang menyebabkan sebuah bahasa mempunyai sifat abitrer dan konvensional, dengan kata lain pemahaman bahasa yang berbeda-beda tiap masyarakat akan menyebabkan adanya variasi bahasa. Dalam hubungannya antara Linguistik dan Sosiologi akan membaha tentang variasi bahasa tersebut. Bila dideekripsikan, sosiologi akan mempelajari masalah hubungan variasi bahasa ditinjau dari tingkah laku masysrakat, sebaliknya Linguistik akan mempelajari variasi bahasa tersebut ditinjau dari aspek kebahasaan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Variasi Bahasa disebabkan oleh adanya kegiatan interaksi sosial yang dilakukan oleh masyarakat atau kelompok yang sangat beragam dan dikarenakan oleh para penuturnya yang tidak homogen. Dalam hal variasi bahasa ini ada dua pandangan. Pertama, variasi itu dilihat sebagai akibat adanya keragaman sosial penutur bahasa itu dan keragaman fungsi bahasa itu. Jadi variasi bahasa itu terjadi sebagai akibat dari adanya keragaman sosial dan keragaman fungsi bahasa. Kedua, variasi bahasa itu sudah ada untuk memenuhi fungsinya sebagai alat interaksi dalam kegiatan masyarakat yang beraneka ragam. Kedua pandangan ini dapat saja diterima ataupun ditolak. Yang jelas, variasi bahasa itu dapat diklasifikasikan berdasarkan adanya keragaman sosial dan fungsi kegiatan didalam masyarakat sosial. Namun Halliday membedakan variasi bahasa berdasarkan pemakai (dialek) dan pemakaian (register).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Berikut ini akan dibicarakan variasi-variasi bahasa tersebut, dimulai dari segi penutur ataupun dari segi penggunanya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ol style="margin-top: 0cm;" start="1" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: rgb(152, 72, 6); text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Variasi dari Segi Penutur&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: 18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Pertama, idiolek, merupakan variasi bahasa yang bersifat perseorangan. Setiap orang mempunyai idiolek masing-masing. Idiolek ini berkenaan dengan “warna” suara, pilihan kata, gaya bahasa, susunan kalimat, dsb. Yang paling dominan adalah warna suara, kita dapat mengenali suara seseorang yang kita kenal hanya dengan mendengar suara tersebut Idiolek melalui karya tulis pun juga bisa, tetapi disini membedakannya agak sulit.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: 18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Kedua, dialek, yaitu variasi bahasa dari sekelompok penutur yang jumlahnya relatif, yang berada di suatu tempat atau area tertentu. Bidang studi yang mempelajari tentang variasi bahasa ini adalah dialektologi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: 18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Ketiga, kronolek atau dialek temporal, yaitu variasi bahasa yang digunakan oleh kelompok sosial pada masa tertentu. Sebagai contoh, variasi bahasa Indonesia pada masa tahun tiga puluhan, lima puluhan, ataupun saat ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: 18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Keempat, sosiolek atau dialek sosial, yaitu variasi bahasa yang berkenaan dengan status, golongan dan kelas sosial para penuturnya. Dalam sosiolinguistik variasi inilah yang menyangkut semua masalah pribadi penuturnya, seperti usia, pendidikan, keadaan sosial ekonomi, pekerjaan, seks, dsb. Sehubungan dengan variasi bahasa yang berkenaan dengan tingkat, golongan, status, dan kelas sosial para penuturnya disebut dengan prokem.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ol style="margin-top: 0cm;" start="2" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: rgb(152, 72, 6); text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Variasi dari Segi Pemakaian&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Variasi bahasa berkenaan dengan penggunanya, pemakainya atau fungsinya disebut fungsiolek, ragam atau register. Variasi ini biasanya dibicarakan berdasarkan bidang penggunaan, gaya, atau tingkat keformalan dan sarana penggunaan. Variasi bahasa berdasarkan bidang pemakaian ini adalah menyangkut bahasa itu digunakan untuk keperluan atau bidang apa. Misalnya, bidang sastra, jurnalistik, pertanian, militer, pelayaran, pendidikan, dsb&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ol style="margin-top: 0cm;" start="3" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: rgb(152, 72, 6); text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Variasi dari Segi Keformalan&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Menurut Martin Joos, variasi bahasa dibagi menjadi lima macam gaya (ragam), yaitu ragam beku (frozen); ragam resmi (formal); ragam usaha (konsultatif); ragam santai (casual); ragam akrab (intimate).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Ragam beku adalah variasi bahasa yang paling formal, yang digunakan dalam situasi khidmat dan upacara resmi. Misalnya, dalam khotbah, undang-undang, akte notaris, sumpah, dsb.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Ragam resmi adalah variasi bahasa yang digunakan dalam pidato kenegaraan, rapat dinas, ceramah, buku pelajaran, dsb.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Ragam usaha adalah variasi bahasa yang lazim digunakan pembicaraan biasa di sekolah, rapat-rapat, ataupun pembicaraan yang berorientasi kepada hasil atau produksi. Wujud ragam ini berada diantara ragam formal dan ragam informal atau santai.&lt;br /&gt;Ragam santai adalah variasi bahasa yang digunakan dalam situasi tidak resmi untuk berbincang-bincang dangan keluarga atau teman pada waktu beristirahat, berolahraga, berekreasi, dsb. Ragam ini banyak menggunakan bentuk alegro, yakni bentuk ujaran yang dipendekkan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;Ragam akrab adalah variasi bahasa yang biasa digunakan oleh para penutur yang hubngannya sudah akrab, seperti antar anggota keluarga, atau teman karib. Ragam ini menggunakan bahasa yang tidak lengkap dengan artikulasi yang tidak jelas&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(152, 72, 6);" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Dari penjelasan di tas dapat disimpulkan bahwa b&lt;span class="normal"&gt;ubungan antara Sosiologi dan Linguistik, mempuinyai peranan yang sama-sama mendukung. Di satu sisi Linguistik dibutuhkan untuk meneliti perkembangan bahasa di masyarakat, dan disisi lain Sosiologi dibutuhkan untuk meneliti berbagai macam fenomena kehidupan masyarakat yang berkaitan dengan kehidupan bahasa. Oleh karena itu lahirlah Cabang ilmu Sosiolinguistik untuk meneliti hal tersebut.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; color: rgb(192, 0, 0);" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; color: rgb(192, 0, 0);" lang="IN"&gt;KLIK JUGA&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="IN"&gt;&lt;a href="http://sigodang.blogspot.com"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;sigodang.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; color: rgb(192, 0, 0);" lang="IN"&gt;KLIK&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="IN"&gt; &lt;a href="http://ferdinan01.blogspot.com"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;ferdinan01.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; color: rgb(192, 0, 0);" lang="IN"&gt;KLIK&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="IN"&gt; &lt;a href="http://jajantambahan.blogspot.com"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;jajantambahan.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; color: rgb(192, 0, 0);" lang="IN"&gt;KLIK&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="IN"&gt; &lt;a href="http://mediarayasimalungun.blogspot.com"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;mediarayasimalungun.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; color: rgb(227, 108, 10);" lang="IN"&gt;LIHAT JUGA&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="IN"&gt; &lt;a href="http://www.google.com/search?ie=UTF-8&amp;amp;oe=UTF-8&amp;amp;sourceid=navclient&amp;amp;gfns=1&amp;amp;q=ferdinan+de+j+saragih"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: red;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(112, 48, 160);"&gt;Karya Ferdinan De J Saragih di Media&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; color: rgb(0, 176, 80);" lang="IN"&gt;Pergunakan blog, friendster, facebook anda untuk menghasilkan uang. klik dibawah ini..???&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; color: rgb(0, 176, 80);" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; color: red;" lang="IN"&gt;KLIK&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="IN"&gt; &lt;a href="http://Kumpulblogger.com/signup.php?refid=39425"&gt;&lt;/span&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; color: rgb(148, 54, 52);" lang="IN"&gt;Kumpulblogger.com&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="IN"&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; color: red;" lang="IN"&gt;ATAU&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; color: red;" lang="IN"&gt;KLIK&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="IN"&gt; &lt;a href="http://www.meliaviral.com/?id=701"&gt;&lt;/span&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; color: rgb(148, 54, 52);" lang="IN"&gt;www.meliaviral.com&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="IN"&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1947223778409007338-2324851892770120175?l=ferdinan01.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ferdinan01.blogspot.com/feeds/2324851892770120175/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ferdinan01.blogspot.com/2009/02/hubungan-linguistik-dan-sosiologi.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1947223778409007338/posts/default/2324851892770120175'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1947223778409007338/posts/default/2324851892770120175'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ferdinan01.blogspot.com/2009/02/hubungan-linguistik-dan-sosiologi.html' title='Hubungan Linguistik dan Sosiologi'/><author><name>Ferdinaen Saragih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14271143361651242849</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1947223778409007338.post-6672995319456605534</id><published>2009-02-20T12:28:00.002-08:00</published><updated>2009-02-20T12:32:24.653-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Linguistik'/><title type='text'>Kedudukan Bahasa Indonesia</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNoSpacing" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; color: maroon;" lang="IN"&gt;Kedudukan Bahasa Indonesia&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;                &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(192, 0, 0);" lang="IN"&gt;Bahasa Indonesia ialah bahasa yang terpenting di kawasan republic kita. Pentingnya peranan bahasa itu antara lainbersumber pada ikrar Ketiga Sumpah Pemuda 1928 yang berbunyi: “Kami Poetera dan Poeteri menjunjung bahasa persatuan I ndonesia: dana pada Undang-undang Dasar 1945 kita yang didalamnya tercantum pasal khusus yang menyatakan bahwa “bahasa negara adalah bahasa Indonesia”. Namun, di samping itu masih ada beberapa alas an lain mengapa bahasa Indonesia menduduki tempat yang terkemuka di antara berates-ratus bahasa Nusanatara yang masing-masing amat penting bagi penuturnya patokan seperti jumlah penutur, luas penyebara, dan peranannya sebagai sarana ilmu, seni sastra, dan pengungkap budaya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span class="fullpost"&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(192, 0, 0);" lang="IN"&gt;Jika menggunakan patokan yang pertama, yakni jumlah penutur, maka bahasa Indonesia sebagai bahasa ibu, jumlah penuturnya mungkin tidak sebanyak bahasa Jawa atau Sunda. Akan tetapi, jika pada jumlah itu ditambahkan penutur dwibahasaan yang menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa pertama atau bahasa kedua, kedudukannya dalam dereratan jumlah penutur berbagai bahasa di Indonesia ada di peringkat kedua, lagi pula, hendaknya disadari bahwa jumlah penutur bahasa Indonesia lambat laun akan bertambah. Pertambahan itu disebabkan oleh berbagai hal. Pertama, arus pendah kekota besar, seperti Jakarta, yang meruapakan pumpunan pendatang yang berbeda-beda bahasa ibunya, menciptakan keperluan akan alat perhubungan bersama. Jika orang itu menetap, anak-anaknya tidak jarang akan dibesarkan dengan bahasa Indonesia sebagai bahasa Pertamanya. Kedua, perkawinan antar suku sering mendorong orang tua untuk berbahasa Indonesia dengan anaknya. Hal itu terjadi jika kedua bahasa daerah yang dipakainya banyak perbedaannya. Ketiga, yang berkaitan dengan patokan kedua di atas, generasi muda golongan warga Negara yang berketurunan asing ada yang tidak lagi merasa perlu menguasai bahasa leluhurnya. Anaknya akan dididik dengan bahasa Indonesia atau bahasa daerah yang dipakai di lingkungannya. Keempat orang tua masa kini, yang sama atau berbedalatar budayanya, ada yang mengambil keputusan &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;untuk menjadikan anaknya penutur asli bahasa Indonesia.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(192, 0, 0);" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;                &lt;/span&gt;Patokan yang kedua, yakni luas penyebaran, jelas menempatkan bahasa Indonesia di baris depan. Sebagai bahasa setempat, bahasa itu dipakai orang di daerah pantai timur Sumatra, di Kepulauan Riau dan Sumatra. Jenis Kreol bahasa Melayu-Indonesia, yakni Melayu-Indonesia yang bercampur dengan bahasa setempat, didapati di Jakarta dan sekitarnya, Manado, Ternate, Ambon, Banda, Larantuka, dan Kupang. Sebagai bahasa kedua, pemencarannya dapat disaksikan dari ujung barat&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sampai ujung timur dari dari pucuk utara samapi ke batas selatan negara kita. Sebagai bahasa asing, bahasa Indonesia dipelajari di luar negeri seperti, Amerika, Australia, Jepang, Belanda, Ceko China, India, Inggris, Singapore, dan lain-lain yang, jika ditinjau dari sudut ilmu bahasa, merupakan bahasa yang sama juga dengan bahasa Indonesia.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(192, 0, 0);" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;                &lt;/span&gt;Patokan yang ketiga, yakni perannya sebagai sarana ilmu, seni sastra, dan pengungkap budaya, menunjukkan bahwa bahasa Indonesia telah benar-benar menjadi satu-satunya wahana dalam penyampaian ilmu pengetahuan serta media untuk pengungkapkan seni sastra dan budaya bagi semua warga Indonesia dengan latar belakang budaya serta bahasa daerah yang berbeda-beda.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(192, 0, 0);" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;                &lt;/span&gt;Uraian di atas memberikan gambaran betapa pentingnya bahasa Indonesia bagi kita. Berdasarkan ketiga patokan itu, bahasa Indonesia mempunyai kedudukan yang lebih penting daripada bahasa daerah. Harus dicatat di sini bahwa kedudukannya yang penting itu sekali-kali bukan karena mutunya sebagai bahasa, bukan karena besar kecilnya jumlah kosakatanya atau keluwesan dalam kalimatnya, dan bukan pula karena kemampuan daya ungkapnya. Di dalam sejarah manusia pemilihan suatu bahasa sebagai &lt;i style=""&gt;lingua franca, &lt;/i&gt;yakni bahasa petrantara orang yang latar belakangnya berbeda, bahasa kebangsaan, atau bahasa internasional tidak pernah di bimbing oleh pertimbangan linguistik, logika, atau estetika, tetapi selalu oleh patokan politik, ekonomi, dan demografi. Dialek kota Athena, misalnya, yang menjadi pusat pemerintahan dan kebudayaan orang Yunani sebelum datangnya kekuasaan Romawi, menjadi bahasa umum bersama(koine) yang menggantikan dialek Yunani yang lain sebagai tolok ukur. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: rgb(192, 0, 0);" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: rgb(192, 0, 0);" lang="IN"&gt;KLIK JUGA&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;a href="http://sigodang.blogspot.com"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;sigodang.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: rgb(192, 0, 0);" lang="IN"&gt;KLIK&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="IN"&gt; &lt;a href="http://ferdinan01.blogspot.com"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;ferdinan01.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: rgb(192, 0, 0);" lang="IN"&gt;KLIK&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="IN"&gt; &lt;a href="http://jajantambahan.blogspot.com"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;jajantambahan.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: rgb(192, 0, 0);" lang="IN"&gt;KLIK&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="IN"&gt; &lt;a href="http://mediarayasimalungun.blogspot.com"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;mediarayasimalungun.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="color: rgb(227, 108, 10);" lang="IN"&gt;LIHAT JUGA&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt; &lt;a href="http://www.google.com/search?ie=UTF-8&amp;amp;oe=UTF-8&amp;amp;sourceid=navclient&amp;amp;gfns=1&amp;amp;q=ferdinan+de+j+saragih"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: red;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(112, 48, 160);"&gt;Karya Ferdinan De J Saragih di Media&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; line-height: 115%; color: rgb(0, 176, 80);" lang="IN"&gt;Pergunakan blog, friendster, facebook anda untuk menghasilkan uang. klik dibawah ini..???&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: red;" lang="IN"&gt;KLIK&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="IN"&gt; &lt;a href="http://Kumpulblogger.com/signup.php?refid=39425"&gt;&lt;/span&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; line-height: 115%; color: rgb(148, 54, 52);" lang="IN"&gt;Kumpulblogger.com&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: red;" lang="IN"&gt;ATAU&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: red;" lang="IN"&gt;KLIK&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="IN"&gt; &lt;a href="http://www.meliaviral.com/?id=701"&gt;&lt;/span&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; line-height: 115%; color: rgb(148, 54, 52);" lang="IN"&gt;www.meliaviral.com&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1947223778409007338-6672995319456605534?l=ferdinan01.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ferdinan01.blogspot.com/feeds/6672995319456605534/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ferdinan01.blogspot.com/2009/02/kedudukan-bahasa-indonesia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1947223778409007338/posts/default/6672995319456605534'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1947223778409007338/posts/default/6672995319456605534'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ferdinan01.blogspot.com/2009/02/kedudukan-bahasa-indonesia.html' title='Kedudukan Bahasa Indonesia'/><author><name>Ferdinaen Saragih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14271143361651242849</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1947223778409007338.post-4234191588268971052</id><published>2009-02-20T12:28:00.001-08:00</published><updated>2009-02-20T12:31:24.736-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sajak'/><title type='text'>Kerinduan Untuk Seseorang</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; font-family: &amp;quot;Kristen ITC&amp;quot;; color: rgb(192, 0, 0);" lang="SV"&gt;Kekasih&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 112, 192);" lang="FI"&gt;Kekasih…&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 112, 192);" lang="FI"&gt;Aku tau kau sangat mencintaiku&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 112, 192);" lang="FI"&gt;Kau selalu beri yang terbaik bagiku&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 112, 192);" lang="FI"&gt;Aku juga begitu aku sangat mencintaimu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 112, 192);" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span class="fullpost"&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 112, 192);" lang="FI"&gt;Kekasih…&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 112, 192);" lang="FI"&gt;Kau sekarang sudah tiada&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 112, 192);" lang="SV"&gt;Kau pergi tinggalkanku saja&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 112, 192);" lang="FI"&gt;Untuk menghadap yang Maha Kuasa&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 112, 192);" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 112, 192);" lang="FI"&gt;Kekasih…&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 112, 192);" lang="FI"&gt;Walaupun kau sudah tiada &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 112, 192);" lang="FI"&gt;Kau tetap kekasihku yang pertama&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 112, 192);" lang="FI"&gt;Dan terakhir untuk selamanya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 112, 192);" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 112, 192);" lang="FI"&gt;Kekasih…&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 112, 192);" lang="SV"&gt;Tetaplah rindukan aku disana&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 112, 192);" lang="SV"&gt;Dan jangan pergi entah kemana&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 112, 192);" lang="SV"&gt;Karna aku juga akan datang untuk bersama&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 112, 192);" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 112, 192);" lang="NO-BOK"&gt;Bandung, September 2007&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="NO-BOK"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; font-family: &amp;quot;Kristen ITC&amp;quot;; color: rgb(192, 0, 0);" lang="SV"&gt;Kembalilah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 112, 192);" lang="SV"&gt;Sedih perih &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 112, 192);" lang="SV"&gt;Tak dapat aku hindari&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 112, 192);" lang="SV"&gt;Ketika harus jauh darimu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 112, 192);" lang="SV"&gt;Walaupun itu sudah takdir bagiku&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 112, 192);" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 112, 192);" lang="SV"&gt;Wahai sayang dan cintaku &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 112, 192);" lang="SV"&gt;Kembalilah kepelukanku&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 112, 192);" lang="SV"&gt;Aku selalu merindukanmu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;
